menyusui

Bagaimana Pemberian ASI Perah Ketika Rumah Bunda Kebanjiran?

Radian Nyi Sukmasari Jumat, 03 Jan 2020 12:14 WIB
Bagaimana Pemberian ASI Perah Ketika Rumah Bunda Kebanjiran?
Jakarta - Musim hujan telah tiba. Beberapa daerah pun ada yang tak lepas dari ancaman banjir. Ketika situasi ini terjadi, bagaimana pemberian ASI perah buat si kecil.

Sebab, seperti kita tahu bila menyusui bayi langsung pastinya para Bunda bisa melakukannya. Tapi, bagaimana jika Bunda mesti memerah ASI? Menanggapi hal ini, dr.Wiyarni Pambudi, SpA., IBCLC, menegaskan syarat memerah ASI.




Yaitu, ada air bersih untuk cuci tangan dan alat pompa. Di saat bencana, Bun, lebih dianjurkan menyusui langsung ke payudara. Ingat, Bunda. ASI beku yang disimpan, kalau telanjur mencair hanya bisa dikonsumsi dalam 24 jam.

"ASI perah tanpa dimasukkan kulkas cuma tahan 4-6 jam," ujar wanita yang akrab disapa Wi ini saat dihubungi HaiBunda, Jumat (3/1/2020).

Sementara itu, konselor laktasi dari RS Sari Asoh Ciputat, dr.Hikmah Kurniasari, MKM, CIMI, intinya ketika menyiapkan ASI perah untuk bayi, saat banjir, pastikan higienitasnya. Hikmah bilang, kalau air banjir mengenai botol ASIP sampai menutupi botol-botolnya, itu tidak bisa dipakai lagi, Bun.

ilustrasi asi perah saat banjirilustrasi asi perah saat banjir/ Foto: Facebook/ Elisabeth Ketuah Anderson-Sierra
Hikmah menambahkan, pada saat banjir biasanya listrik dipadamkan dalam beberapa jam. Nah, hal-hal yang bisa dilakukan untuk memperlambat proses pencairan, kata Hikmah:

1. Jaga kulkas dalam kondisi tertutup rapat dan jangan sering dibuka tutup.
2. Apabila memungkinkan dan tersedia ice gel atau es batu, dapat diletakkan di sekitar botol atau plastik ASIP.
3. Bungkus masing-masing botol ASIP dengan koran dan letakkan berdekatan
4. Jaga kebersihan botol ASIP



"Bila ASIP sudah mencair tapi masih ada bekuan, dapat dibekukan lagi dan digunakan lebih dulu dibanding yang masih beku. Kalau sudah mencair semua segera gunakan ASIP tersebut dalam 24 jam. Bisa diberikan pada bayi untuk langsung diminum atau dimanfaatkan untuk membuat cemilan seperti puding susu atau MPASI seperti sup cream susu," kata Hikmah.

Merelakan ASIP-nya karena kebanjiran juga dialami presenter Maya Septha, Bun. Rumahnya juga kebanjiran. Taman rumah, pagar pun terendam air sampai sepaha orang dewasa. Kulkas di lantai bawah rumah Maya Septha juga terendam dan engak bisa dibuka.

"Oh ASI bekuku byebye. Cuma bisa pasrah. Dan bingung anak anakku pada makan apa ni kalo nggak bisa buka kulkas. Untung baru beli telur nggak dikulkasin. Makan telor deh nih sampe surut," kata Maya di Instagram-nya.

Simak drama ASI Eriska Rein di video berikut. 

[Gambas:Video Haibunda]

(rdn/rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi