sign up SIGN UP search


menyusui

Tips Sukses Menyusui Bayi Kembar Secara Bersamaan

Yuni Ayu Amida Jumat, 26 Jun 2020 07:34 WIB
Portrait of happy mom resting with babies on bed at home caption
Jakarta -

Menyusui adalah momen yang sangat berharga bagi setiap wanita dan bayinya. Hanya saja, kadang momen menyusui ini bisa terasa sulit jika dilakukan dengan tidak tepat, terutama saat menyusui bayi kembar.

Memiliki bayi kembar artinya Bunda membutuhkan tenaga dan waktu yang lebih untuk mengurus keduanya. Begitu pula saat menyusui bayi, jika menyusui satu-satu, maka Bunda akan menghabiskan waktu yang lama. Alangkah lebih baik jika Bunda bisa menyusui keduanya di saat bersamaan bukan?

Nah, jika Bunda ingin mencoba menyusui bayi kembar di saat bersamaan, coba ikuti tips yang HaiBunda rangkum dari What To Expect ini ya.


1. Pertimbangkan bantal menyusui

Untuk memudahkan Bunda menyusui bayi kembar, cobalah gunakan bantal menyusui. Bahkan saat ini sudah tersedia bantal menyusui khusus bayi kembar lho. Bantal ini dapat memudahkan posisi Bunda ketika menyusui si buah hati.

2. Temukan posisi menyusui yang tepat

Salah satu posisi menyusui yang disarankan pakar laktasi, dr.Ameetha Drupadi, CIMI untuk bayi kembar adalah posisi football, yakni posisi Bunda duduk di mana satu bayi di satu payudara dengan kepala bayi masing-masing saling berlawanan. Sementara kedua kaki bayi mengarah ke belakang tubuh Bunda.

"Bunda duduk bersandar di kursi dengan nyaman, di bawah lengan disanggah dengan bantal atau guling, sehingga dua bayi bisa disusui bersamaan," jelasnya, dikutip dari YouTube channel Ameetha Drupadi.

Kata Ameetha, posisi football ini bisa Bunda lakukan mulai bayi baru lahir hingga usia tiga bulan. Jika usia si kembar sudah lebih besar dan tidak memungkinkan disusui bersamaan, tak perlu dipaksakan.

"Satu bayi di satu payudara dulu, selanjutnya baru bayi yang satu lagi," saran Ameetha.

High angle view of mother holding adorable twin kids on bedHigh angle view of mother holding adorable twin kids on bed/ Foto: iStock

3. Fokus pada pelekatan

Menyusui yang tepat seharusnya tidak menyebabkan puting lecet atau nyeri. Jadi sebaiknya perhatikan pelekatan saat menyusui. Apakah bayi sudah nyaman saat mengisap puting, dan apakah Bunda juga merasa nyaman saat mereka melakukannya.

4. Minta bantuan

Jangan sungkan untuk meminta bantuan pada pasangan atau keluarga saat Bunda akan menyusui si kembar. Minta mereka untuk membantu memposisikan bantal menyusui atau memposisikan si bayi. Bunda juga bisa minta tolong untuk dilayani, misalnya saat menyusui Bunda kehausan atau lapar, minta tolong pasangan untuk mengambilkan minuman atau camilan.

5. Latihan rutin

Jangan khawatir jika pada tahap awal Bunda merasa kesulitan menyusui bayi kembar secara bersamaan. Yang perlu Bunda lakukan hanya terus latihan dan jangan menyerah. Dengan terbiasa lambat laun Bunda akan berhasil melaluinya.

Simak juga cara aman cegah kehamilan untuk ibu menyusui dalam video ini:

[Gambas:Video Haibunda]



(yun/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi