sign up SIGN UP search


menyusui

Bunda Perlu Tahu, 5 Trik Meningkatkan Produksi ASI Saat Harus Rutin Memompa

Kinan Senin, 22 Jun 2020 17:08 WIB
Ilustrasi alat pompa ASI dan botol berisi ASI perah caption
Jakarta -

Dalam beberapa kondisi tertentu, seorang ibu perlu lebih banyak memompa ASI dibandingkan menyusui langsung. Salah satunya ketika bayi sedang berada dalam perawatan Neonatal Intensive Care Unit (NICU)

Seperti diketahui, ASI yang dikeluarkan melalui pemompaan seringkali tidak sebanyak saat ibu menyusui secara langsung. Oleh sebab itu, ada beberapa trik yang bisa Bunda lakukan guna menjaga kestabilan produksi ASI.

Dirangkum dari Very Well Family, berikut triknya:


1. Perbanyak sesi pemompaan

Produksi ASI bergantung pada prinsip supply and demand. Ini berarti selama jadwal pengeluaran ASI tetap teratur, maka suplainya pun akan tetap terjaga. Jika perlu, tambahkan sesi rutin pemompaan dari yang awalnya 4 jam sekali menjadi 2 jam sekali.

2. Lakukan pijat payudara

Pijat payudara terutama sebelum dan sesi pemompaan telah terbukti dapat meningkatkan pasokan ASI. Lakukan dengan perlahan menggunakan jari tangan agar lebih efektif ya, Bunda.

3. Tetap rileks dan hindari stres

Saat stres, sistem hormonal dalam tubuh dapat memengaruhi kelancaran produksi ASI. Pada umumnya, suplai ASI rentan mengalami penurunan jika ada beberapa masalah yang bisa memicu stres, misalnya saat bayi sakit atau ada masalah ekonomi yang tengah dihadapi.

Jika saat ini si Kecil tengah dalam perawatan NICU, pastikan Bunda juga tetap cukup istirahat, selalu makan makanan sehat, dan rutin olahraga guna meminimalkan risiko stres.

Closeup of young woman holding cute little baby in her hands, lulling him in bed. Panorama with free spaceIlustrasi menyusui. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Prostock-Studio)


4. Pertimbangkan pemompaan di dekat bayi

Apabila memang situasinya memungkinkan, Bunda bisa coba melakukan sesi pemompaan di ruang NICU alias di dekat bayi. Reaksi sistem hormonal dalam tubuh Bunda bisa secara alami meningkatkan suplai ASI.

"Pastikan Bunda sudah meminta izin dengan petugas medis setempat dan lakukan secara berkala," ujar konsultan Cheryl Bird, RN, BSN.

5. Manfaatkan ASI booster atau obat sesuai anjuran dokter

Beberapa ASI booster seperti biskuit laktasi, jamu, obat-obatan sesuai resep dokter atau dari nutrisi makanan tertentu dapat Bunda pertimbangkan untuk membantu menjaga suplai ASI.

Ini bisa dilakukan terutama jika persediaan ASI Bunda terus mengalami penurunan. Jangan lupa, supaya lebih aman pastikan untuk tetap berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu, ya.

Simak juga tips memperbanyak ASI saat sedang menstruasi dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(som/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi