sign up SIGN UP search


menyusui

Pompa ASI, Perlukah Digunakan Setiap Kali Bunda Menyusui Si Kecil?

Nanie Wardhani Sabtu, 10 Jul 2021 16:28 WIB
Manual breast pump, mothers breast milk is the most healthy food for newborn baby caption

Jika Bunda adalah seorang ibu menyusui, tentunya Bunda tidak ingin membeli terlalu banyak peralatan pendukung yang tidak penting. Bunda tahu Bunda akan membutuhkan beberapa hal, tetapi juga ingin sebisa mungkin tetap menghemat uang. 

Iklan dan rekomendasi dari teman mungkin membanjiri Bunda dengan saran untuk berbagai produk yang tampaknya bermanfaat. Tapi bagaimana caranya Bunda tahu apa yang benar-benar Bunda butuhkan dan apa yang sebenarnya akan berguna? Salah satu hal yang sering menjadi perdebatan dalam batin seorang Bunda adalah perlukah Bunda membeli pompa ASI

Seperti dilansir dari Healthline, ada beberapa kondisi tertentu yang pada akhirnya mungkin memaksa Bunda untuk menggunakan pompa ASI. Beberapa kondisi itu diantaranya adalah:


1. Bayi membutuhkan waktu lebih lama di NICU.

Pemisahan ibu dan bayi bisa jadi terasa sulit bagi Bunda, tetapi pemompaan ASI dapat membantu untuk mendapatkan dan menjaga ASI tetap mengalir untuk Si Kecil.

2. Bunda kembali bekerja

Jika Bunda bekerja penuh waktu atau paruh waktu di luar rumah, Bunda mungkin membutuhkan pompa ASI yang berkualitas.

3. Pilihan Pribadi

Beberapa orang tua ingin memberikan ASI untuk bayi mereka tetapi tidak ingin menyusui secara langsung, karena berbagai alasan yang hanya mereka sendiri yang paham.

4. Bayi mengalami kesulitan menempel dan mengisap pada puting

Kesulitan ini tidak hanya dapat menghambat suplai ASI Bunda mengalir sesuai kebutuhan Si Kecil, tetapi ini juga dapat mengganggu proses Si Kecil mendapatkan cukup ASI langsung dari payudara Bunda, yang akhirnya mengharuskan Bunda untuk melengkapi sesi menyusui mereka dengan botol.

5. Butuh istirahat dari menyusui

Mungkin saja puting Bunda sedang sakit atau lecet, atau Bunda hanya sedang perlu beberapa jam untuk diri sendiri. Apa pun alasannya, jika Bunda perlu istirahat dari menyusui dan ingin tetap memberikan ASI kepada Si Kecil, maka Bunda harus memompa atau memerah ASI Bunda.

Kondisi setiap Bunda pun bisa berbeda-beda, tidak ada yang persis sama, sehingga pemilihan pompa ASI yang cocok pun baru akan dapat diketahui setelah Bunda sendiri menjalani proses menyusui dan menyesuaikan dengan kebutuhan yang dijalankan oleh Bunda.

Lalu kira-kira Bunda yang seperti apa sih yang sangat membutuhkan pompa ASI untuk membantunya menyusui anaknya? Simak lengkapnya berikut ini seperti dilansir dari Parents.

1. Ibu berisiko tinggi

Ibu berisiko tinggi yang tahu mereka akan melahirkan lebih awal harus membeli pompa ASI listrik terlebih dahulu, atau berencana menyewa pompa kelas rumah sakit. "Dia mungkin membutuhkan sesuatu dengan sedikit lebih 'keuletan' ketika bayi tidak menyusu dengan baik," kata Denise Altman, perawat terdaftar dan Konsultan Laktasi Bersertifikat Dewan Internasional di Columbia, Carolina Selatan

2. Bunda yang bekerja

Bunda yang bekerja harus mempertimbangkan memakai pompa ASI elektrik ganda, yang memungkinkan kecepatan, kenyamanan, dan portabilitas saat bekerja. "Kebanyakan atasan tidak akan memberi Bunda waktu yang lama untuk memompa, dan pompa yang lebih kecil, bagi sebagian besar Bunda, tidak bekerja cukup efektif untuk mendapatkan produksi ASI maksimum selama hari kerja atau mempertahankan produksi maksimum selama hari kerja, serta untuk merangsang pelepasan ASI," jelas Altman.

3. Ibu dengan anak kembar

Altman mengatakan bahwa anak kembar cenderung lahir prematur dan mungkin akan menghadapi beberapa tantangan saat mulai belajar makan. Dengan ini maka memompa ASI dapat membantu memberi mereka nutrisi yang mereka butuhkan.

Banyak Bunda yang lebih memilih pompa ASI elektrik, tetapi ada beberapa orang lain yang akan mendapat manfaat dari metode lainnya. Altman mengatakan mereka termasuk yang berikut:

  • Wanita tanpa batasan waktu yang ketat. Ibu rumah tangga, atau ibu wiraswasta dengan jadwal yang lebih fleksibel dapat fokus hanya pada menyusui secara langsung dan menghindari pompa listrik sepenuhnya.
  • Ibu dengan aliran ASI yang deras. Setiap Bunda menyusui secara berbeda, dan mereka yang memiliki aliran ASI yang deras mungkin tidak memerlukan kecepatan yang lebih tinggi dan hisapan yang lebih kuat dari pompa ASI listrik ganda yang mahal. "Mereka mungkin akan mulai dengan pompa kelas bawah, itu cukup bagi mereka untuk mempertahankan pasokan mereka," kata Altman.

Nah, jadi apakah Bunda merasa membutuhkan pompa ASI untuk memaksimalkan suplai ASI bagi Si Kecil, Bun? Jika dirasa butuh, yuk mulai hunting pompa ASI yang terbaik yang cocok bagi Bunda.

(som/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi