MENYUSUI
Sering Menyusui Bisa Bikin Produksi ASI Melimpah, Mitos atau Fakta?
Dwi Indah Nurcahyani | HaiBunda
Minggu, 23 Mar 2025 08:50 WIBMemaksimalkan produksi ASI katanya harus lebih sering meningkatkan frekuensi menyusui. Apakah memang sering menyusui bisa bikin produksi ASI melimpah?
Umumnya, semakin banyak bayi menyusu, semakin banyak ASI yang akan diproduksi. Namun, jika Bunda khawatir bayi tidak mendapatkan cukup ASI, bicarakan dengan bidan, petugas kesehatan, atau spesialis menyusui sesegera mungkin. Dengan bantuan dan saran mereka, Bunda akan dapat mengidentifikasi masalah apa pun dan mencari cara terbaik untuk mengatasinya.
Hal-hal yang dapat memengaruhi pasokan ASI
Berbicara soal produksi ASI, rumus penting yang perlu diingat para ibu menyusui yakni semakin sering Bunda menyusui bayi maka semakin banyak ASI yang dihasilkan.
Mengatur pasokan ASI sendiri bergantung pada siklus supply & demand. Sehingga, semakin sering bayi menyusui, semakin banyak juga ASI yang Bunda hasilkan. Selain itu, menyusui setiap kali bayi lapar adalah kunci untuk menghasilkan ASI yang cukup seperti dikutip dari laman Breastmilkcounts.
Supply & demand
Karena setiap ibu dan bayi berbeda, menyusui dapat berbeda untuk setiap pasangan ibu dan bayi. Jam-jam, hari-hari, dan minggu-minggu pertama menyusui menentukan berapa banyak ASI yang akan diproduksi tubuh.
Hal ini seperti seolah-olah bayi memesan jumlah ASI yang dibutuhkannya untuk tumbuh. Sehingga, setiap kali Bunda menyusui, itu artinya Bunda memberi tahu tubuh untuk memproduksi lebih banyak ASI.
Faktor yang memengaruhi produksi ASI
Produksi ASI sedianya bergantung pada beberapa faktor ya, Bunda. Berikut ini beberapa di antaranya yang perlu Bunda ketahui:
1. Menyusui sesuai waktu
Biarkan bayi membimbing Bunda tentang seberapa sering menyusui, terutama di hari-hari awal, daripada terpaku pada waktu yang ditentukan. Ini dikenal sebagai 'menyusui sesuai permintaan' dan akan memastikan Bunda mempertahankan produksi ASI yang baik.
2. Menambah susu formula pertama
Bayi mungkin ingin menyusu lebih sedikit jika Bunda menambah susu formula pertama (karena perutnya lebih kenyang lebih lama). Semakin jarang Bunda menyusu, semakin sedikit ASI yang Bunda hasilkan. Karenanya, jika Bunda berencana menambah susu formula, sebaiknya tunggu hingga menyusui benar-benar berhasil.
3. Empeng
Jika memungkinkan, hindari menggunakan empeng hingga Bunda dan bayi merasa senang dengan menyusui (biasanya setelah bayi berusia minimal 1 bulan).
Jika bayi Bunda terbiasa menggunakan empeng sebelum menyusui benar-benar berhasil, hal itu dapat mengganggu pembelajaran cara menyusu dengan benar. Ini karena bayi mengisap empeng dengan cara yang berbeda dengan cara mereka menyusu seperti dikutip dari laman Nhs.
4. Jauh dari bayi
Jika Bunda harus menghabiskan waktu terpisah dari bayi dan Bunda tidak dapat menyusui, hal ini akan memengaruhi jumlah ASI yang Bunda hasilkan. Memerah ASI secara teratur akan membantu menjaga pasokan ASI tetap maksimal.
Bagaimana cara meningkatkan produksi ASI?
Produksi ASI ibu sangatlah bergantung pada seberapa sering ibu menyusui atau memompa payudara. Semakin sering Bunda menyusui atau memompa, semakin banyak ASI yang diproduksi tubuh. Jadi, jika Bunda tampaknya memproduksi lebih sedikit ASI dari biasanya, susui bayi lebih sering. Selain itu, Bunda juga dapat memompa setelah menyusui untuk membantu merangsang produksi ASI yang lebih banyak.
Beberapa hal, seperti stres, penyakit, dan beberapa obat-obatan, diketahui dapat menurunkan produksi ASI untuk sementara. Namun, minum banyak air dan makan makanan bergizi dapat membantu. Cobalah juga untuk meluangkan waktu untuk diri sendiri setiap hari, meskipun hanya selama 15–30 menit.
Jika bayi berusia di bawah 6 bulan dan Bunda berjauhan satu sama lain untuk waktu yang lama di siang hari, pompa atau perah dengan tangan setiap 3 jam untuk menjaga produksi ASI Bunda seperti dikutip dari laman Kidshealth. Kemudian, jika produksi ASI masih tampak rendah dan Bunda khawatir, konsultasikan dengan dokter atau konsultan laktasi.
Penting diingat bahwa menunda terlalu lama untuk menyusui atau memompa ASI dapat mengurangi produksi ASI secara perlahan. Semakin Bunda menunda menyusui atau memompa, semakin sedikit ASI yang akan diproduksi oleh tubuh. Itu karena payudara yang terlalu penuh (bengkak) mengirimkan sinyal ke otak bahwa Bunda perlu memproduksi lebih sedikit ASI.
Semoga informasinya membantu ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak video di bawah ini, Bun:
Mommy Wrist: Nyeri Pergelangan Tangan saat Menyusui
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
10 Cara Memperbanyak ASI untuk Ibu Menyusui agar Mencukupi Kebutuhan Bayi
Sampai Usia Berapakah Tubuh Wanita Bisa Menghasilkan ASI?
Bunda Perlu Tahu, Serba-serbi Penggunaan Bra Tidur yang Tepat Saat Menyusui
Penyebab ASI Tak Lancar yang Sering Diabaikan Ibu Menyusui
TERPOPULER
Potret Hangat Haldy Sabri Ajak Irish Bella yang Tengah Hamil Berlibur Bersama Ketiga Anak
Tak Punya Gelar Kerajaan, 12 Keturunan Ratu Elizabeth II Ternyata Masih Pewaris Takhta Inggris
Cara Mengenali Anak yang Kerap Dijadikan Kambing Hitam dalam Keluarga Menurut Psikolog
Studi Ungkap Perempuan dengan Autoimun Lebih Sering Dikira Alami Gangguan Psikologis
Lahir dengan Jantung di Luar Dada, Perjuangan Bayi Ini Bikin Haru
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Dry Bag Waterproof yang Praktis untuk Musim Hujan dan Aktivitas Outdoor
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Curl Cream untuk Rambut Keriting agar Lebih Mudah Diatur
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Cushion yang Bagus untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Spatula Silikon yang Bagus Tahan Lama & Aman
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Sejumlah Negara Imbau Warga Siapkan Stok Makanan, Ini 5 Pilihan yang Awet & Enak
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Cara Mengenali Orang IQ Tinggi dari Barang-barang yang Ada di Rumah
Potret Hangat Haldy Sabri Ajak Irish Bella yang Tengah Hamil Berlibur Bersama Ketiga Anak
Cara Mengenali Anak yang Kerap Dijadikan Kambing Hitam dalam Keluarga Menurut Psikolog
Tak Punya Gelar Kerajaan, 12 Keturunan Ratu Elizabeth II Ternyata Masih Pewaris Takhta Inggris
Studi Ungkap Perempuan dengan Autoimun Lebih Sering Dikira Alami Gangguan Psikologis
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Mau Ikut Melestarikan Batik? Mulai dari Cara Memilih Atasan Batik Ini
-
Beautynesia
Fakta Menarik di Balik Banyaknya Vending Machine di Jepang
-
Female Daily
4 Penyebab Kulit Kepala Bau yang Perlu Kamu Ketahui, Bukan Cuma karena Jarang Keramas!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Foto: Gaya Gusti Sura Berkebaya Bordir Emas saat Kirab dan Resepsi Dhaup Ageng
-
Mommies Daily
Baru di Minggu Ini: Pokémon RUN 30 Indonesia hingga Laptop Terbaru HP Omnibook 5