sign up SIGN UP search


menyusui

Bunda Perlu Tahu, Serba-serbi Penggunaan Bra Tidur yang Tepat Saat Menyusui

Kinan Senin, 15 Jun 2020 19:09 WIB
young mother breastfeeding caption
Jakarta -

Saat menyusui, menjaga kesehatan payudara menjadi hal penting yang tak boleh diabaikan Bunda. Nah, termasuk dengan tepat memilih dan memakai bra untuk tidur.

Menurut konselor laktasi Rebecca Agi, MS, IBCLC, tak sedikit ibu menyusui yang memilih untuk tidak memakai bra ketika tidur. Semua bergantung pada kenyamanan masing-masing ya, Bunda.

"Jika ukuran payudara termasuk besar, penggunaan bra saat tidur mungkin diperlukan untuk menyangga. Nyaman atau tidak memengaruhi kualitas istirahat ibu menyusui," ujar Agi, dikutip dari Very Well Family.


Pastikan Bunda memilih bra tidur yang nyaman dan ukurannya pas. Hindari memakai bra yang terlalu ketat karena justru memberi tekanan pada payudara. Hal ini bisa menyebabkan saluran susu tersumbat atau mastitis.

Gunakan juga bra dan tank top khusus untuk memudahkan akses menyusui sepanjang tidur malam ya, Bunda. Saat ini sudah banyak produk sejenis yang dijual di pasaran.

"Pemilihan tank top juga sebaiknya yang berbahan lembut, nyaman dan dirancang untuk mengakomodasi fluktuasi payudara terutama pada malam hari," pesan Agi.

Portrait of a loving mother in sofa breastfeeding baby girl. Newborn child fed with breast milk by mom.Ilustrasi menyusui. (Foto: iStock)

Benarkah tidur dengan bra berkawat bisa mencegah payudara kendur?

Mengenai hal ini, Agi menjelaskan bahwa mengenakan bra saat tidur (tidak hanya pada masa menyusui), dipercaya dapat membantu mencegah payudara kendur. Bra yang tepat dapat membantu mendukung struktur payudara, terutama pada bagian ligamen Cooper.

Ligamen-ligamen ini membentuk payudara. Namun adanya berat tambahan yang dari suplai ASI selama menyusui dapat menarik dan meregangkan ligamen Cooper.

"Penggunaan bra saat tidur dapat membantu, namun tidak dapat sepenuhnya mencegah payudara kendur. Payudara yang kendur merupakan kombinasi faktor termasuk berat badan dan keturunan," katanya.

Melansir dari Australian Breastfeeding Association, bra berkawat memang tidak disarankan untuk ibu menyusui. Cairan yang tertahan di akhir kehamilan dapat menyebabkan payudara membengkak.

Meskipun hanya sedikit perubahan ukuran yang terjadi, bra kawat yang kaku dapat memberikan tekanan pada payudara saat terasa penuh. Tekanan semacam itu dapat meningkatkan risiko mastitis.

Bunda dapat menggunakan bra khusus yang dirancang untuk ibu hamil dan digunakan saat menyusui. Saat memilih bra, ingatlah untuk membuka dan menutup cup bra. Sebagian besarĀ bra mudah digunakan untuk menyusui.

Simak juga tutorial penggunaan bra elektrik untuk pumping ASI dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(som/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi