MENYUSUI
Kenali 3 Gen yang Memengaruhi Jumlah ASI Ibu Menyusui
Indah Ramadhani | HaiBunda
Minggu, 08 Feb 2026 09:10 WIBTiap Bunda yang mengASIhi, mungkin pernah merasa overthinking memikirkan berbagai usaha yang dilakukan demi memperbaiki jumlah produksi ASI untuk Si Kecil. Namun, penelitian terbaru menunjukkan adanya gen ibu menyusui yang ikut berperan penting, lho.
Studi yang dilakukan oleh sejumlah peneliti ini dilakukan untuk memastikan adanya faktor lain dalam produksi ASI. Sejauh ini kita hanya mengetahui bahwa produksi ASI dipengaruhi dari faktor hormonal, stres, teknik menyusui, hingga pola hidup sehat.
Nah, penemuan ini akan membahas faktor lain yang memengaruhi jumlah ASI ibu menyusui. Yuk, simak penjelasan lebih lengkapnya berikut ini, Bunda.
Temuan peneliti tentang 3 gen ibu menyusui
Melansir dari Jurnal Science Advance, sejumlah peneliti telah menemukan tiga gen yang berbeda dalam ketiga jenis sampel ASI segar. Penelitian ini menggunakan 9 sampel ASI dengan produksi rendah, 7 sampel ASI dengan produksi tinggi, dan 14 sampel ASI dengan produksi normal.
Fokus para peneliti adalah mengamati dan menganalisis susunan genetik dari gumpalan lemak susu dan sel-sel yang berasal dari lapisan saluran susu. Hasilnya, ditemukan ketiga gen ibu menyusui yang berbeda dan dapat mempengaruhi jumlah ASI, sebagai berikut.
1. GLP1R (Gen yang berkaitan dengan gula darah dan energi)
Gen GLP1R ini ditemukan pada ibu yang memiliki jumlah produksi ASI rendah. GLP1R sendiri erat kaitannya dengan cara tubuh mengatur gula darah dan respons insulin. Nah, jika proses tersebut tidak optimal, maka sel payudara ibu akan sulit menghasilkan jumlah produksi ASI yang cukup.
2. PLIN4 (Gen pengatur lemak)
Selain gen GLP1R, gen PLIN4 juga ditemukan pada ibu dengan jumlah produksi ASI rendah. Gen ini diketahui berperan dalam penyimpanan lemak di dalam sel, Bunda. Aktivitas gen PLIN4 yang terlalu tinggi diduga membuat lemak terjebak di sel, alih-alih diolah menjadi bagian dari ASI.
3. KLF10 (Gen pendukung produksi ASI yang tinggi)
Berbeda dengan dua gen sebelumnya, gen KLF10 justru ditemukan pada ibu yang memiliki jumlah produksi aksi yang tinggi. Gen ini diketahui berperan dalam mengembangkan fungsi jaringan payudara, sehingga membantu proses produksi ASI berjalan lebih lancar dan optimal.
|
|
Bagaimana pengaruh gen yang berkaitan produksi ASI dengan kesehatan usus bayi?
Seperti yang kita tahu, ASI dapat menyalurkan bakteri baik dari ibu ke bayi melalui usus. Bakteri baik yang terdapat pada usus bayi ini memiliki sejumlah peran yang sangat penting, seperti meningkatkan sistem imun, sistem metabolisme, dan sistem saraf.
Temuan gen ibu menyusui yang mempengaruhi produksi ASI ini menjadi pertanyaan, apakah gen tersebut juga dapat mempengaruhi kesehatan serta variasi bakteri pada usus bayi? Peneliti menjawab, sebenarnya volume atau jumlah produksi ASI tidak berdampak pada bakteri atau mikrobioma di usus bayi,
"Temuan ini semakin menegaskan bahwa ibu dengan jumlah produksi ASI rendah tetap harus memberikan ASI kepada bayinya, meskipun terbatas, karena pemberian ASI tetap berperan penting dalam mendukung perkembangan mikrobioma bayi yang sehat,” kata para peneliti, dikutip dari laman Reuters.
Arti penemuan 3 gen ibu menyusui
Hasil temuan 3 gen ibu menyusui ini menegaskan bahwa produksi ASI tidak selalu mencerminkan usaha seorang ibu. Ada faktor biologis dan genetik yang berperan besar dan tidak bisa dikendalikan, sehingga penting bagi Bunda untuk tetap bersikap lembut dan tidak menyalahkan diri sendiri.
Penelitian ini seolah menjadi gerbang untuk penemuan lain di bidang produksi ASI. Selain itu, temuan ini diharapkan mendorong pendekatan yang lebih personal dalam dunia medis. Dengan begitu, langkah ini dapat membantu meningkatkan pemahaman, ketepatan diagnosis, serta pengobatan pada ibu yang mengalami kesulitan menyusui.
Demikian informasi mengenai 3 gen ibu menyusui yang dapat mempengaruhi jumlah ASI, berdasarkan studi yang telah dikemukakan oleh para ahli. Semoga bermanfaat ya, Bunda!
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)