menyusui
Tips Self Care untuk Ibu Menyusui yang Wajib Dicoba, Biar Nggak Burnout Bun
HaiBunda
Senin, 13 Apr 2026 08:30 WIB
Daftar Isi
Memperhatikan produksi ASI, posisi menyusui, serta pelekatan yang baik memanglah penting bagi Bunda yang sedang mengASIhi. Namun, ada satu hal yang juga tidak kalah penting tapi seringkali diabaikan oleh para Bunda, yakni kesejahteraan mental.
Menurut ahli laktasi dari Cloudnine Group of Hospitals, Dr. Vidhi Mehta, kesejahteraan mental sangat berpengaruh terhadap pengalaman menyusui seorang ibu. Nantinya, kondisi tersebut akan menentukan baik atau buruknya pengalaman menyusui yang didapat.
Tak sedikit juga ibu yang mengalami burnout dan merasa overwhelmed saat menyusui. Hal ini terjadi karena ekspektasi tentang menyusui yang terlihat menyenangkan, justru berbanding terbalik dan malah mengganggu kesejahteraan mental dan fisik Bunda.
“Merasa sedih, mudah menangis, atau cemas di beberapa minggu pertama adalah hal yang umum. Ini sering disebut sebagai 'baby blues'. Bagi sebagian perempuan, perasaan ini tidak hanya memengaruhi perasaan seorang ibu, tetapi juga bagaimana ikatan bayi selama proses menyusui," jelas Dr. Mehta, dikutip dari laman MSN.
Oleh karena itu, para ahli memberikan sejumlah tips perawatan saat menyusui agar meminimalisasi burnout. Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini, Bunda.
Pentingnya pengaruh kesehatan mental saat menyusui
Saat Bunda merasa bahagia, aman, dan nyaman, maka tubuh akan melepaskan hormon oksitosin atau hormon cinta. Nantinya, hormon inilah yang akan membantu produksi ASI Bunda mengalir lebih lancar. Namun, apabila Bunda merasa stres, cemas, atau sedih, kondisi ini dapat menghambat produksi ASI dan membuatnya lebih sulit untuk dikeluarkan.
Selain itu, dukungan emosional dari pasangan, anggota keluarga, dan teman juga dapat memberikan perbedaan yang cukup besar. Pada Bunda yang mendapatkan cukup perhatian, beban yang diterima tentu jauh lebih ringan. Sementara itu, pada Bunda yang sedikit mendapatkan perhatian, tentunya menyusui akan terasa jauh lebih berat.
“Dukungan sederhana seperti kata-kata penyemangat atau kehadiran orang-orang tersayang sangat membantu meringankan beban ibu menyusui. Jika Bunda merasakan tekanan yang begitu besar, janganlah ragu untuk menerima bantuan profesional seperti konselor atau konsultan laktasi,” kata Dr. Mehta.
Kapan harus menerima bantuan profesional?
Seperti yang telah disampaikan Dr. Mehta, konseling atau bantuan yang diberikan para ahli dapat membantu meringankan beban, terutama dalam mengatasi kecemasan selama menyusui. Nantinya, konselor akan menyarankan berbagai tips untuk belajar mengelola kesehatan mental serta penguasaan diri yang baik.
Bunda dapat mulai mengunjungi konsultan saat merasa hilangnya kepercayaan diri atau merasa sering terpuruk. Mintalah untuk ditemani pasangan atau kerabat dekat agar mereka juga memahami kondisi mental Bunda. Dengan begitu, Bunda dapat memperoleh berbagai perspektif baru sekaligus lebih percaya diri terhadap pilihan yang diambil.
Tips perawatan diri selama menyusui
Perawatan diri tidak hanya sekadar pergi ke spa atau pergi ke salon, Bunda. Sejumlah perawatan sederhana juga dapat dilakukan agar proses menyusui menjadi lebih bahagia. Nah, berikut ini beberapa tips perawatan diri yang direkomendasikan para ahli untuk ibu menyusui:
- Ambil waktu senggang untuk istirahat: Saat bayi tertidur, Bunda juga bisa mengambil kesempatan ini untuk tidur siang agar waktu tidur tercukupi.
- Penuhi kebutuhan tubuh: Bunda bisa minum air mineral yang cukup dan konsumsi makanan bergizi agar kebutuhan nutrisi dan gizi dapat terpenuhi dengan baik.
- Me-time: Tidak apa-apa jika sesekali Bunda menolak kunjungan tamu saat butuh istirahat. Ini penting agar menjaga tubuh Bunda tetap fit dan terjaga.
- Refreshing: Lakukan hal-hal yang Bunda sukai, seperti mendengarkan musik, berjalan-jalan sebentar, atau melakukan meditasi ringan dengan menarik napas dalam-dalam sebanyak 10 kali.
- Hubungi kerabat: Saat Bunda membutuhkan bantuan, jangan sungkan untuk memintanya.
Demikian penjelasan mengenai sejumlah tips perawatan diri selama proses menyusui demi menjaga kesejahteraan mental dan fisik yang baik. Semoga informasi ini bermanfaat dan membantu para Bunda yang sedang berjuang dalam proses mengASIhi.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Menyusui
Curhat Hillary Duff Kenang Masa Menyusui, Menyesal Dulu Terlalu Perfeksionis
Menyusui
Nita Vior Ungkap Alami Baby Blues, Jujur Sempat Takut Menyusui Putri Kecilnya
Menyusui
Kanker Payudara Sembuh, Tapi Luka Psikologisnya Bisa Bertahan Lama
Menyusui
Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental Busui agar MengASIhi Berjalan Lancar
Menyusui
DMER, Perasaan Sedih saat Menyusui yang Sering Dikira Gangguan Mental
5 Foto
Menyusui
5 Potret Nola Be3 Galau Menyapih Nakeya meski Telah Menyusui Lebih dari 2 Th
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Mengapa Kontak Skin to Skin Penting untuk Memulai Menyusui? Ini Temuan Peneliti
Ini Cara Baru Skrining Kanker Payudara, Bukan Lagi Berdasarkan Usia
Fenny Bauty Bersyukur ASI Zaskia Sungkar Lancar, Bisa Sekaligus Menyusui Baby Urwah & Humaira