menyusui
Sepatu Hak Tinggi Bisa Sebabkan Mastitis pada Busui? Simak Faktanya
HaiBunda
Jumat, 17 Apr 2026 09:10 WIB
Daftar Isi
Mastitis merupakan kondisi yang cukup umum pada ibu menyusui, terutama pada minggu-minggu awal usai melahirkan. Meskipun tidak berbahaya, mastitis sangat menghambat proses menyusui, Bunda.
Kondisi ini juga dialami oleh selebritas asal Amerika, Kourtney Kardashian. Tidak ada yang menduga bahwa ia akan mengungkapkan dirinya mengalami mastitis setelah mengenakan korset dan sepatu hak tinggi saat pemotretan untuk brand miliknya.
"Mengenakan korset dan sepatu hak 6 inci...akhirnya terkena mastitis," tulis Kourtney Kardashian dalam Instagram pribadinya @kourtneykardash dalam laman People.
Pada foto yang diunggahnya tersebut, Kourtney terlihat sedang mengenakan outfit yang terinspirasi dari santa. Topi Sinterklas, korset, serta rok merah menyalanya sangat menarik perhatian. Tak lupa, heels setinggi 6 cm itu juga terpatri dengan indah di kakinya.
Bintang The Kardashians ini pun mengingatkan para pengikutnya agar tidak memakai sepatu hak tinggi dan korset saat menyusui, “Jangan coba ini saat menyusui.” Namun, apakah mastitis benar dapat disebabkan oleh kedua hal tersebut, Bunda?
Mengenal mastitis yang membuat payudara bengkak
Mastitis merupakan peradangan pada jaringan payudara yang dapat menyebabkan berbagai keluhan, seperti bengkak, nyeri hebat, hingga infeksi bakteri. Kondisi ini dapat mengganggu proses menyusui dan membuat ibu merasa tidak nyaman.
Sementara itu, kondisi payudara yang sangat penuh dan bengkak disebut sebagai mastitis inflamasi. Bila tidak segera ditangani, kondisi ini dapat berkembang menjadi infeksi hingga menyebabkan mastitis bakteri, Bunda.
Beberapa tanda payudara terkena mastitis di antara lain sebagai berikut:
- Nyeri payudara dan sensasi terbakar saat menyusui
- Terdapat benjolan keras di payudara
- Gejala mirip flu, seperti demam dan menggigil bila mengalami infeksi
- Pembengkakan payudara
Penyebab mastitis
Dari pengalaman Kourtney Kardashian, mastitis bisa saja dipicu oleh penggunaan heels dan korset, Bunda. Meski begitu, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa sepatu hak tinggi atau heels menjadi penyebab langsung mastitis.
Sementara itu, penggunaan korset terlalu ketat dapat meningkatkan risiko terjadinya mastitis. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tekanan pada payudara dapat menghambat aliran ASI, sehingga meningkatkan risiko terjadinya mastitis.
Penyebab mastitis yang paling umum sebenarnya adalah hiperlaktasi atau kelebihan jumlah produksi ASI. Saat terjadi hiperlaktasi, jaringan di sekitar saluran susu akan lebih menekan sehingga saluran susu akan menyempit.
Melansir dari laman Health Direct, penyebab pasti mastitis belum diketahui. Namun, terdapat beberapa faktor risiko lainnya yang meningkatkan kemungkinan terjadinya mastitis, di antaranya sebagai berikut:
- Pelekatan yang buruk saat menyusui
- Kerusakan puting
- Pembengkakan payudara
- Jeda yang panjang saat menyusui
- Menghentikan pemberian ASI (menyapih) terlalu cepat
- Mengenakan bra atau pakaian yang terlalu ketat
Cara mengobati mastitis
Cara mengobati mastitis yang paling sederhana untuk dilakukan adalah dengan mengompres panas payudara, pijat, ataupun pumping. Selain itu, terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan Bunda untuk mengurangi keluhan saat mastitis.
- Hangatkan payudara: Sebelum menyusui, Bunda dapat menghangatkan payudara terlebih dahulu untuk memicu refleks mengeluarkan ASI, jangan gunakan kompres yang terlalu panas karena dapat memperburuk peradangan.
- Kompres air dingin: Saat jeda menyusui, gunakan kompres air dingin untuk membantu meredakan nyeri dan pembengkakan
- Tetap lanjutkan menyusui: Jika payudara bermasalah tidak mampu mengeluarkan ASI dengan baik, Bunda dapat melakukan pumping. Hindari untuk menghentikan pengeluaran ASI karena akan memperburuk kondisi.
- Minum ibuprofen: Nyeri yang menyerang dapat Bunda redakan dengan ibuprofen dan parasetamol. Bunda dapat berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya.
- Istirahat: Atur waktu untuk beristirahat dan pastikan Bunda mendapatkan istirahat yang cukup.
- Penuhi cairan harian: Minumlah banyak air mineral dan konsumsi makanan sehat dengan baik.
Demikian penjelasan mengenai mastitis pada busui serta penyebabnya. Semoga informasi ini bermanfaat, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Menyusui
3 Cara Jitu Gritte Agatha Atasi ASI Tersumbat saat Pertama Kali Alami Mastitis
Menyusui
Bunda yang Tidak Menyusui Ternyata Bisa Alami Mastitis, Simak Penyebabnya
Menyusui
Apakah Bunda Mastitis saat Menyusui Perlu Konsumsi Antibiotik?
Menyusui
3 Cara agar Si Kakak Tetap Anteng saat Bunda Menyusui Si Kecil
Menyusui
5 Penyebab Mastitis & Tips Menyusui saat Bunda Terinfeksi, Tak Perlu Menyapih
7 Foto
Menyusui
7 Potret Terbaru Aurel Hermansyah, Sukses Turunkan BB hingga 15 Kg saat Menyusui Anak Kedua
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Hambatan Menyusui Paling Sering Terjadi di 3 Bulan Awal, Ini Cara Mengatasinya Bun
7 Penyebab Munculnya Benjolan di Payudara Ibu Menyusui, Baik Kiri Maupun Kanan
Kisah Bunda Alami 3 Kali Mastitis dalam 2 Bulan, Penyebabnya Ternyata..