MENYUSUI
ASI Eksklusif 3 Bulan Ubah Gen Bayi jadi Lebih Kuat Bertahun-tahun
Melly Febrida | HaiBunda
Rabu, 29 Apr 2026 09:10 WIBBunda mungkin pernah mendengar klaim bahwa ASI eksklusif 3 bulan dapat mengubah gen bayi menjadi lebih kuat bertahun-tahun. Kedengarannya luar biasa, namun seperti apa faktanya?
Peran ASI untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi sehingga kesehatan dan daya tahan tubuhnya tetap terjaga. Dilansir dari American Pregnancy, ASI mengandung berbagai jenis nutrisi yang penting bagi si kecil seperti protein untuk mencegah virus dan bakteri, lemak untuk perkembangan otak, karbohidrat untuk memberi energi kepada anak, serta vitamin A, D, E, dan K yang semuanya penting untuk mereka.
Seperti yang diketahui, sistem imun bayi di masa awal kehidupanya belum matang. Di sinilah peran ASI dalam membantu memperkuat daya tahan tubuhnya sehingga ia tak mudah terserang penyakit.
Benarkah ASI eksklusif 3 bulan ubah gen bayi jadi lebih kuat?
Para peneliti dari Institut Kesehatan Global Barcelona (ISGlobal), Universitas Exeter, dan Universitas Bristol meneliti tentang ASI ini. Studi ini melibatkan lebih dari 3.400 anak dari 11 negara.
Peneliti menganalisis darah anak-anak ini dan menemukan bahwa anak-anak yang disusui secara eksklusif selama tiga bulan atau lebih, meninggalkan tanda epigenetik spesifik pada gen yang terkait dengan kekebalan dan perkembangan. Anak-anak tersebut memiliki pola metilasi DNA yang berbeda.
Ini pada dasarnya adalah penanda kimia yang bekerja pada DNA kita seperti pengatur volume, menaikkan atau menurunkan aktivitas genetik tanpa benar-benar mengubah kode dasarnya. Perubahan ini tetap terdeteksi bertahun-tahun kemudian dan pada dasarnya memprogram sistem kekebalan bayi untuk masa depan.
"Temuan kami menunjukkan bahwa bayi yang disusui secara eksklusif membawa perubahan epigenetik yang terkait dengan pengalaman tersebut. Gen yang dipengaruhi oleh penanda ini terlibat dalam proses perkembangan dan kekebalan, tetapi kami tidak dapat mengatakan dari penelitian kami apakah ini memengaruhi proses yang sangat kompleks tersebut secara langsung," kata salah satu pemimpin studi, Dr. Doretta Caramaschi, dari Universitas Exeter dilansir dari laman MSN.
Untuk memastikan bahwa tanda-tanda ini bukan hanya sesuatu yang dimiliki bayi sejak lahir, tim memeriksa darah tali pusat yang diambil saat lahir. Hasilnya, tidak ada tanda epigenetik yang hadir sejak awal.
Tanda-tanda tersebut baru muncul kemudian. Ini menunjukkan bahwa tindakan menyusui itu sendiri (atau lingkungan biologis unik yang diciptakannya) sebagai pemicu perubahan tersebut.
Apa yang terjadi pada tubuh bayi yang mendapat ASI?
ASI bukan hanya makanan untuk bayi. Tapi ASI seperti paket biologis lengkap yang berisi:
- Antibodi (IgA) untuk melawan infeksi
- Hormon dan enzim untuk perkembangan organ
- Prebiotik alami untuk mikrobioma usus
- Komponen bioaktif yang mendukung sistem imun
Sebuah meta-analisis oleh WHO dan berbagai studi kohort besar menunjukkan bahwa bayi yang mendapatkan ASI berisiko lebih rendah mengalami infeksi, diare, dan gangguan pernapasan di awal kehidupan.
Apa fungsi perubahan gen pada bayi?
Para peneliti ternyata belum yakin sepenuhnya apa fungsi perubahan ini. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa menyusui dapat memberikan manfaat, terutama dalam hal kekebalan tubuh, tetapi peran pasti metilasi DNA ini masih belum jelas saat ini.
DNA bukanlah cetak biru statis. Lebih tepatnya, DNA seperti perpustakaan besar berisi buku panduan. Setiap sel dalam tubuh memiliki perpustakaan yang sama, tetapi sel kulit tidak perlu tahu bagaimana bertindak seperti sel jantung.
Di situlah epigenetika berperan. Epigenetika menambahkan penanda spesifik yang memberi tahu sel instruksi mana yang harus dibaca dan mana yang harus diabaikan.
Ketika gugus metil menempel pada gen, biasanya akan mengurangi aktivitas gen tersebut. Selama bertahun-tahun, para ilmuwan menduga bahwa campuran unik hormon, antibodi, dan nutrisi dalam ASI mungkin berperan dalam hal ini, tetapi ini adalah bukti paling jelas hingga saat ini.
Dengan memberikan sinyal epigenetik ini, ASI mungkin memberikan sedikit dorongan pada sistem kekebalan tubuh bayi.
Studi tersebut menemukan tanda-tanda kimiawi ini pada anak-anak hingga usia 12 tahun. Itu adalah rentang waktu yang sangat panjang dalam kehidupan seorang anak muda.
Ini menunjukkan bahwa keputusan yang dibuat dalam beberapa bulan pertama berdampak jangka panjang.
Namun, epigenom bukanlah sesuatu yang tetap. Ini adalah sistem yang hidup dan berubah yang bereaksi terhadap diet, olahraga, dan polusi. Meskipun menyusui mungkin memberi anak keuntungan di awal, itu hanyalah bab pertama dari sebuah buku yang sangat panjang.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Payudara Ketiga Muncul Usai Melahirkan?
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Apakah Khasiat ASI akan Berkurang Setelah Menyusui 2 Tahun? Simak Penjelasan Dokter
Produksi ASI-nya Banyak, Greysia Polii Bertekad Berikan ASI Eksklusif untuk Baby Jessia
Bayinya Dipuji Montok di Usia 4 Bulan, Indah Permatasari Bagikan Rahasia Menyusui
Apakah Benar ASI yang Kental Ampuh Bikin Badan Bayi Jadi Gemuk?
TERPOPULER
Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf A
Potret Baby Kian, Anak Hanggini & Luthfi Aulia yang Wajahnya Masih Dirahasiakan
Banyak yang Salah Kaprah! Ini Mitos dan Fakta soal Alat Kontrasepsi yang Perlu Bunda Tahu
Anak Suka Meniru Orang Tua? Ternyata Bukan Sekadar Iseng, Ini Alasannya
Kasus Keguguran di Tahanan Perempuan Terungkap, Ini Temuan Terbaru
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Merk Baju Bayi Perempuan Baru Lahir yang Lucu dan Unik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Produk Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Lengkap dari Sabun Cuci Wajah-Suncreen
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Jet Cleaner Terbaik, Ampuh & Cepat Bersihkan Noda
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Alat Tes Kolesterol, Gula Darah & Asam Urat yang Bagus & Mudah Digunakan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Kado untuk Ibu Hamil yang Ulang Tahun, Lengkap dari Mewah-Pasti Berguna
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Bolehkah Sengaja Menanam Tanaman di Atas Kuburan?
Potret Baby Kian, Anak Hanggini & Luthfi Aulia yang Wajahnya Masih Dirahasiakan
Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf A
Anak Suka Meniru Orang Tua? Ternyata Bukan Sekadar Iseng, Ini Alasannya
Banyak yang Salah Kaprah! Ini Mitos dan Fakta soal Alat Kontrasepsi yang Perlu Bunda Tahu
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Skintific Peptide Lip Serum Rilis Shade Baru, Ini Bedanya dari Formula Lama
-
Beautynesia
4 Ciri Kepribadian Anak yang Sering Diremehkan oleh Orang Tuanya Semasa Kecil Menurut Psikolog
-
Female Daily
Pipi Chubby Bikin Kamu Nggak Pede? Ini 7 Cara Bikin Wajah Terlihat Lebih Tirus!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Aktor Ungkap Kisah Cinta dengan Istri Baru yang Lebih Muda 40 Tahun
-
Mommies Daily
Sontek Warna Hijab Nikita Willy, Ini 7 Warna yang Bikin Wajah Terlihat Cerah!