MENYUSUI
Menyusui Lebih dari 6 Bulan Bikin Anak Lebih Pandai dalam Membaca & Berhitung
Indah Ramadhani | HaiBunda
Minggu, 10 May 2026 08:50 WIBBunda, selama ini kita sepakat bahwa ASI merupakan nutrisi terbaik untuk tumbuh kembang Si Kecil. Bahkan, manfaatnya diketahui dapat mencakup hingga kemampuan anak dalam membaca dan menghitung.
Untuk memperoleh manfaat tersebut, para ahli melakukan pengujian terhadap durasi menyusui yang dilakukan tiap ibu. Durasi ideal dalam memberikan ASI dipercaya dapat memengaruhi berbagai manfaat yang akan diperoleh oleh Si Kecil.
Mungkin Bunda pernah mendengar perdebatan di kalangan orang tua terkait durasi menyusui. Ada yang mengatakan pemberian ASI cukup sampai 6 bulan, ada pula yang percaya menyusui 1 tahun atau lebih manfaatnya jauh lebih optimal.
Itu semua akan dianalisis melalui studi yang dikemukakan peneliti asal Tiongkok. Penelitian terbaru dari 'Negeri Tirai Bambu' ini memberi gambaran yang jelas, terutama terkait manfaat jangka panjang bagi kemampuan belajar anak.
Studi terkait kemampuan membaca dan berhitung anak
Melansir dari New York Post, penelitian ini melibatkan survei keluarga nasional sekaligus penilaian kemampuan kognitif tiap anak. Para ahli pun menguji kemampuan matematika dan bahasa anak-anak yang berusia 10 hingga 15 tahun di Tiongkok.
Hasilnya, mereka menunjukkan bahwa anak yang mendapatkan ASI lebih lama saat bayi cenderung memiliki kemampuan membaca dan berhitung yang lebih baik. Kondisi ini bahkan didominasi oleh anak-anak sekolah yang memiliki status sosial ekonomi rendah.
Menurut ahli pediatri dari Northwell Cohen Children's Medical Center, Dr. Andrew Adesman, perkembangan kognitif anak tidak hanya ditentukan dari diberikan atau tidaknya ASI pada anak. Ia menekankan bahwa durasi berapa lama ASI diberikan juga dapat memengaruhinya.
“Hasil jangka panjang yang menguntungkan ini juga menyoroti sesuatu yang sering diabaikan atau disalahpahami. Ini bukan hanya tentang apakah menyusui lebih baik daripada tidak menyusui, tetapi lebih kepada pentingnya menyusui dalam jangka waktu yang lebih lama,” katanya.
Perbedaan pola menyusui dengan negara maju
Namun, pola pemberian ASI di Tiongkok ternyata cukup berbeda jika dibandingkan dengan di Amerika Serikat. Beberapa negara maju, termasuk AS, ibu yang memiliki status sosial ekonomi lebih tinggi justru lebih lama dan sering memberikan ASI, Bunda.
Hal ini kemudian memunculkan kekhawatiran, Bunda. Pasalnya, faktor tumbuh kembang anak dapat menjadi bias karena dapat dipengaruhi oleh faktor lain di luar ASI, seperti pola makan, akses layanan kesehatan, tingkat pendidikan orang tua, serta lingkungan.
Tapi menariknya, penelitian yang dilakukan di Tiongkok dinilai jauh lebih nyata karena para ahli menganggap hasilnya “murni” dan tidak dipengaruhi oleh faktor gaya hidup lainnya, Bunda. Maka dari itu, manfaat ASI terhadap kognitif anak terbukti jelas dan nyata.
Manfaat ASI dalam jangka panjang bagi anak
Meskipun penelitian lain telah menemukan hal serupa, penelitian ini berfokus pada manfaat menyusui yang didapatkan selama lebih dari enam bulan. Selain bermanfaat untuk perkembangan kognitif anak, ASI yang diberikan lebih dari enam bulan juga berperan penting dalam membentuk perilaku Si Kecil di kemudian hari, Bunda.
Hal ini pun diakui oleh presiden Academy of Breastfeeding Medicine, Dr. Julie Ware, yang menyebut bahwa ASI memiliki nutrisi yang tidak tertandingi. Ia juga mengatakan ASI adalah pengobatan personal karena kandungannya sangat sesuai dengan kebutuhan bayi.
Demikian penjelasan mengenai bagaimana pemberian ASI lebih dari enam bulan mampu membuat perkembangan kognitif anak jauh lebih optimal, termasuk pada kemampuan membaca dan menghitungnya. Semoga informasi ini bermanfaat, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)