MENYUSUI
Begini Perubahan pada Produksi ASI saat Bunda Sedang Haid
Dwi Indah Nurcahyani | HaiBunda
Minggu, 31 May 2026 10:30 WIBKatanya siklus haid bisa memengaruhi fluktuasi produksi ASI seseorang. Bagaimana sebenarnya fakta terkait hal tersebut? Ternyata, begini perubahan pada produksi ASI saat Bunda sedang haid.
Banyak ibu menyusui yang mengeluhkan kalau pasokan ASI-nya justru menurun ketika dirinya sedang haid. Sebenarnya, apakah memang ada kaitan dari siklus haid terhadap produksi ASI seorang ibu atau tidak ya?
Haid dan menyusui
Setelah kehamilan usai, fase nifas terlalu, kehadiran tamu bulanan pun kembali ya, Bunda. Namun, seringnya memang tidak langsung normal seperti biasanya sehingga kerap membingungkan dan menimbulkan banyak pertanyaan.
Salah satu yang paling umum ialah apakah haid yang dialami ibu dapat memengaruhi pasokan ASI mereka. Sebab, banyak ibu yang memperhatikan adanya perubahan di sekitar waktu siklus haid dialaminya. Mereka pun jadi bertanya-tanya, apakah memang itu hanya perasaan mereka sendiri atau sesuatu yang nyata.
Menurut Dr. Vyshali HR, Konsultan Obstetri dan Ginekologi di Rainbow Children Hospital, Hebbal bahwa banyak ibu menyusui memang memperhatikan adanya penurunan volume ASI sesaat sebelum haid dimulai, atau selama periode yang sama.
Dikatakan Dr Vyshali bahwa penurunan tersebut memang cenderung bertepatan dengan siklus haid ibu karena perubahan hormon yang terjadi saat itu terutama naik turunnya estrogen dan progesteron dapat sedikit memengaruhi produksi ASI.
Ia juga mencatat bahwa, "Kadar kalsium dan magnesium juga dapat berubah selama haid, yang diduga berperan dalam seberapa terasa perubahan ini." Karenanya, kemunculan fluktuasi hormonal dan mineral gabungan inilah yang menyebabkan beberapa perempuan merasakan perbedaannya lebih dari yang lain.
Menurut The Australian Breastfeeding Association, sebagian besar iu tidak mengalami haid selama beberapa bulan setelah melahirkan, dengan rata-rata di Australia sekitar 9 hingga 10 bulan.
Ketika haid mereka kembali, beberapa bayi mungkin menyusu dengan cara yang berbeda. Mereka mungkin tampak rewel, ingin menyusu lebih sering, atau terkadang menolak payudara. Hal ini diduga terkait dengan perubahan sementara pada aliran dan rasa ASI, bukan penurunan produksi ASI seperti dikutip dari laman Onlymyhealth.
Apa saja tanda-tanda yang harus diperhatikan?
Perubahan pada produksi ASI ketika perempuan menyusui biasanya terlihat halus tetapi terlihat jelas. Dr Vyshali menunjukkan bahwa beberapa ibu akan mengalami hal seperti payudara tidak sepenuh biasanya dan bayi lebih rewel atau gelisah setelah menyusu. Selain itu, bayi jadi lebih sering ingin menyusu dan puting terasa sakit atau meningkat sensitivitasnya selama atau sebelum haid.
Meski demikian, Bunda tak perlu khawatir terkait kondisi ini. Karena, tanda-tanda ini biasanya berlangsung singkat dan akan datang dan pergi seiring dengan naik turunnya siklus haid yang Bunda alami.
Bagaimana cara mempertahankan produksi ASI selama haid?
Beberapa langkah sederhana sebenarnya bisa membantu seorang ibu dalam mempertahankan produksi ASI mereka. Dr Vyshali merekomendasikan beberapa hal berikut ini yang bisa dicoba ya, Bunda:
1. Minum banyak air sepanjang hari
2. Guna membantu produksi ASI, konsumsi makanan yang seimbang nutrisinya
3. Tidur cukup karena kelelahan dapat memengaruhi produksi ASI
4. Konsisten dengan rutinitas memompa ASI
Haruskah berhenti menyusui ketika haid?
Menyusui dan kekhawatiran produksi ASI yang menurun tidak menjadi halangan bahwa Bunda harus berhenti menyusui. Dikatakan Dr Vyshali bahwa haid selama menyusui tidak berarti menyusui harus dihentikan.
"Tubuh setiap orang berbeda, dan banyak ibu dapat terus menyusui dengan sukses setelah haid mereka kembali," katanya.
Seperti halnya penurunan produksi ASI lainnya, kondisi tersebut sifatnya hanyalah sementara ya, Bunda. Bagi kebanyakan perempuan, semuanya akan kembali normal dalam beberapa hari, dan tidak diperlukan penyesuaian besar.
Bunda juga tidak perlu khawatir, karena biasanya penurunan produksi ASI hanya berlangsung beberapa hari di sekitar waktu menstruasi. Selepas menstruasi berlalu, produksi ASI Bunda biasanya kembali normal.
Nah, tidak perlu khawatir lagi ya, Bunda, ketika produksi ASI Bunda terganggu saat tamu bulanan datang. Ternyata, hal itu normal terjadi pada perempuan dan seiring siklus haid berakhir, permasalahan pun kembali normal. Tetap semangat mengASI-hi Si Kecil ya, Bunda. Semoga sehat selalu dan semoga bermanfaat informasi terkait fenomena perubahan produksi ASI saat perempuan sedang haid, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)