MENYUSUI
Mengenal Breast Lifting, Prosedur untuk Bantu Membentuk Kembali Payudara setelah Menyusui
Tim HaiBunda | HaiBunda
Minggu, 02 Aug 2026 20:50 WIBSetelah selesai menyusui, Bunda mungkin menyadari adanya perubahan pada bentuk payudara. Kondisi ini merupakan hal yang umum terjadi setelah kehamilan dan menyusui.
Perubahan tersebut dapat berbeda pada setiap perempuan. Bagi Bunda yang ingin memahami lebih jauh mengenai pilihan untuk membantu memperbaiki bentuk payudara, salah satu prosedur yang dapat dipertimbangkan adalah breast lifting. Namun, sebelum memutuskan menjalani prosedur ini, pastikan Bunda memahami manfaat dan risikonya, serta berkonsultasi dengan dokter agar tindakan yang dipilih sesuai dengan kondisi tubuh.
Mengenal breast lifting dan tujuannya
Dijelaskan oleh dr. Beta Subakti Nata Atmadja, Sp.B.P.R.E., Subsp. E.L.(K), dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan dan Surabaya, breast Lifting atau Mastopeksi adalah prosedur yang berfokus pada mengangkat dan membentuk kembali payudara yang kendur, menempatkannya pada posisi yang lebih tinggi dan lebih proporsional di dada.
Menurutnya, keputusan menjalani breast lifting berawal dari perubahan bentuk payudara yang dirasa sudah mengganggu, seperti payudara tampak lebih kendur, kehilangan bentuk, atau posisi puting yang turun.
"Pada dasarnya, breast lifting bertujuan mengembalikan bentuk payudara agar tampak lebih proporsional tanpa mengubah ukurannya," ujar dr. Beta yang pernah menempuh pendidikan kedokteran di Universitas Airlangga dan melanjutkan pelatihan (fellowship) di Seoul National University-Bundang Hospital, Korea Selatan dan sampai saat ini aktif menjadi pembicara dalam acara-acara kongres kedokteran yang diadakan di Korea Selatan.
Bagaimana prosedur breast lifting dilakukan?
Untuk memberikan gambaran terkait prosedur breast lifting, dr. Beta menjelaskan, prosedur dilakukan dengan mengangkat dan membentuk kembali jaringan payudara serta menyesuaikan posisi puting agar lebih proporsional. Teknik dan jenis sayatan akan disesuaikan dengan kondisi setiap pasien.
"Jika diperlukan, prosedur ini dapat dikombinasikan dengan breast augmentation untuk menambah volume payudara, sesuai hasil evaluasi," ungkap dr. Beta yang juga berpengalaman melakukan tindakan breast augmentation dan breast reduction (pengecilan) dan masih banyak prosedur bedah plastik advanced lainnya, seperti blepharoplasty, abdominoplasty/tummy tuck, face lift, dan jam terbang tinggi dalam melakukan operasi hidung atau rhinoplasty.
Bunda juga perlu mengetahui kapan waktu yang tepat untuk menjalani prosedur ini. Dokter Beta menjelaskan, idealnya, breast lifting dilakukan setelah masa menyusui dan bentuk payudara sudah stabil.
"Hal ini penting agar dokter dapat mengevaluasi bentuk dan volume payudara secara lebih akurat. Jika masih berencana hamil dalam waktu dekat, sebaiknya diskusikan terlebih dahulu dengan dokter karena kehamilan berikutnya dapat kembali memengaruhi bentuk payudara," tuturnya.
Dengan memahami informasi di atas, Bunda dapat mempertimbangkan waktu yang tepat, sekaligus memilih dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetika yang berpengalaman, serta rumah sakit dengan fasilitas memadai agar prosedur dilakukan secara aman sesuai kondisi dan kebutuhan. Aesthetic Center Mayapada Hospital memiliki layanan komprehensif, mulai dari konsultasi, tindakan, hingga perawatan pascaoperasi, didukung fasilitas bedah modern, serta standar pelayanan internasional sesuai akreditasi Joint Commission International (JCI) yang berfokus pada keselamatan (patient safety) dan kenyamanan pasien (patient-centered care).
Selain breast lifting, Aesthetic Center Mayapada Hospital juga menyediakan berbagai prosedur bedah plastik estetika lainnya, seperti Mommy Makeover mulai dari tummy tuck (abdominoplasti), breast augmentation, Rib Cartilage Rhinoplasty, Blepharoplasty, dan Buccal Fat Removal, yang disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi masing-masing pasien.
Untuk melakukan penjadwalan konsultasi bersama dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetika di Aesthetic Center Mayapada Hospital dapat melalui call center 150770, WhatsApp 0817-17-150770, atau melalui aplikasi MyCare. Informasi layanan lainnya di Mayapada Hospital dapat ditemukan dalam fitur Health Articles & Tips di MyCare, serta fitur Personal Health yang terhubung dengan Google Fit dan Health Access untuk memantau detak jantung, kalori, langkah, dan Body Mass Index (BMI).
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)