MENYUSUI
Benarkah Ibu yang Hamil lewat IVF Sulit Menyusui? Simak Faktanya
Melly Febrida | HaiBunda
Senin, 17 Aug 2026 18:30 WIBTak sedikit ibu yang berhasil hamil melalui program bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF) merasa khawatir menjelang persalinan. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah, apakah ibu yang hamil lewat IVF lebih sulit menyusui dibandingkan ibu yang hamil secara alami?
Kekhawatiran ini tentu bukan tanpa alasan. Selama program IVF, ibu biasanya menjalani terapi hormon sebagai bagian dari proses pengobatan. Karena itu, sebagian ibu khawatir terapi tersebut dapat memengaruhi produksi ASI setelah melahirkan.
Apakah ibu yang hamil lewat IVF sulit menyusui?
Menurut para ahli, metode pembuahan tidak secara langsung menentukan keberhasilan menyusui. Dokter spesialis IVF, Dr. Sutapa Sen, mengatakan bahwa sebagian besar perempuan yang hamil melalui IVF tetap dapat menyusui dengan baik, sama seperti ibu yang hamil secara alami, asalkan mendapatkan dukungan dan pendampingan yang tepat setelah melahirkan.
"Cara bayi dikandung tidak menentukan apakah seorang ibu akan mampu menyusui," kata Dr. Sen, dikutip dari Times of India.
Ia menjelaskan bahwa obat-obatan yang digunakan selama program IVF biasanya dihentikan pada awal kehamilan dan tidak lagi aktif saat bayi lahir. Karena itu, terapi tersebut tidak merusak jaringan payudara maupun mengganggu kelenjar penghasil ASI.
Produksi ASI setelah persalinan lebih dipengaruhi oleh hormon prolaktin dan oksitosin. Kedua hormon ini bekerja sebagai respons terhadap isapan bayi dan frekuensi menyusui.
Menurut Dr. Sen, keberhasilan menyusui justru lebih banyak ditentukan oleh kondisi dan dukungan yang diterima ibu setelah melahirkan daripada metode pembuahan yang digunakan selama kehamilan.
Mengapa ada penelitian yang menemukan ibu IVF lebih jarang menyusui?
Meski IVF tidak secara langsung menghambat produksi ASI, beberapa penelitian menemukan bahwa ibu yang hamil melalui teknologi reproduksi berbantu (assisted reproductive technology/ART), termasuk IVF, memiliki angka menyusui eksklusif yang lebih rendah dibandingkan ibu yang hamil secara spontan.
Salah satu penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Acta Paediatrica menemukan bahwa beberapa faktor lain kemungkinan turut berperan, seperti:
- Usia ibu yang lebih tua
- Persalinan dengan operasi caesar
- Operasi caesar yang dilakukan sebelum proses persalinan alami dimulai
- Kekhawatiran yang lebih besar terhadap kondisi bayi setelah melalui perjalanan panjang untuk mendapatkan kehamilan
Peneliti menduga bahwa tidak adanya proses persalinan alami pada sebagian ibu dapat menyebabkan produksi ASI sedikit lebih lambat dimulai. Kondisi ini dapat memicu kecemasan sehingga sebagian ibu lebih cepat memberikan susu formula ketika merasa ASI belum keluar dengan cukup.
Namun, hal ini bukan berarti semua ibu yang hamil melalui IVF pasti mengalami kesulitan menyusui.
Penulis utama penelitian, Profesor Jane Fisher, Jean Hailes Professor of Women's Health di Monash University, mengatakan bahwa tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam membantu membangun kepercayaan diri ibu untuk menyusui, terutama pada perempuan yang menjalani teknologi reproduksi berbantu dan operasi caesar sebelum persalinan alami.
"Kami berharap data baru ini akan mendorong bidan, konsultan laktasi, dan dokter untuk memberikan bantuan tambahan kepada wanita dalam situasi ini guna membantu mereka memulai dan mempertahankan pemberian ASI," ujar Profesor Fisher, dikutip dari MedicalXpress.
Menurut Fisher, ibu yang hamil melalui teknologi reproduksi berbantu dan menjalani operasi caesar sebelum persalinan mungkin membutuhkan dukungan ekstra pada masa awal setelah melahirkan agar proses menyusui dapat berjalan lebih optimal.
Dalam penelitian tersebut, lebih dari 95 persen perempuan menyatakan ingin menyusui setidaknya selama enam bulan. Namun, saat keluar dari rumah sakit, angka pemberian ASI eksklusif pada ibu yang hamil melalui ART tercatat lebih rendah dibandingkan ibu yang hamil secara spontan.
Empat bulan setelah melahirkan, perbedaan tersebut masih terlihat pada kedua kelompok. Ini menunjukkan bahwa niat untuk menyusui tidak selalu berbanding lurus dengan keberhasilan menyusui, terutama jika ibu menghadapi berbagai tantangan pada masa awal setelah persalinan.
Meski beberapa penelitian menemukan angka menyusui eksklusif yang lebih rendah pada ibu yang hamil melalui teknologi reproduksi berbantu, hal ini bukan berarti IVF secara langsung menyebabkan kesulitan menyusui.
Para ahli menegaskan bahwa sebagian besar ibu yang hamil melalui IVF tetap dapat menyusui dengan baik. Dukungan tenaga kesehatan dan pendampingan sejak awal setelah persalinan menjadi salah satu faktor penting untuk membantu ibu mencapai target menyusuinya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Blind Ranking, Seberapa Challenging Jadi Bunda Menyusui
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
3 Cara agar Si Kakak Tetap Anteng saat Bunda Menyusui Si Kecil
9 Fakta Mengejutkan Ibu Menyusui, Apa Saja?
Menyusui Bisa Menghemat Rp 37 Juta dalam 6 Bulan Lho
Ibu Menyusui Makan Pedas Bisa Picu Bayi Diare?
TERPOPULER
Potret Kebersamaan Lesti Kejora & Rizky Billar Bareng Tiga Anak, Didoakan Bahagia selalu
Sekolah di Jakarta Diizinkan PJJ 18 Agustus 2026, Simak Ketentuan Lengkapnya Bun!
10 Doa agar Bayi Tidak Menangis, Rewel, dan Tidur Nyenyak, Bisa Diamalkan saat Maghrib
Cara Membuat Bubur Sumsum yang Enak dan Super Lembut
Pesona Deretan Artis Perempuan Rayakan Kemerdekaan, Berkebaya hingga Nuansa Merah Putih
REKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Reed Diffuser Lokal yang Wanginya Enak & Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Pasta Gigi Bayi 1 Tahun ke Atas yang Aman Jika Tak Sengaja Tertelan, Pilih Terbaik Cegah Karies
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Selang Gas yang Bagus dan Aman, Miliki 3 Lapis Pengaman
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Potret Kebersamaan Lesti Kejora & Rizky Billar Bareng Tiga Anak, Didoakan Bahagia selalu
10 Doa agar Bayi Tidak Menangis, Rewel, dan Tidur Nyenyak, Bisa Diamalkan saat Maghrib
Benarkah Ibu yang Hamil lewat IVF Sulit Menyusui? Simak Faktanya
Cara Membuat Bubur Sumsum yang Enak dan Super Lembut
Sekolah di Jakarta Diizinkan PJJ 18 Agustus 2026, Simak Ketentuan Lengkapnya Bun!
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Air Cooler 3-in-1 Ini Nggak Cuma Dinginkan Ruangan, Tapi Juga Saring Udara buat Keluarga
-
Beautynesia
10 Tradisi Perayaan Hari Kemerdekaan di Berbagai Negara, Ada yang Memakan Es Krim!
-
Female Daily
Nespresso Hadirkan Vertuo World, Perkenalkan Mesin Terbaru Vertuo Up untuk Kreasikan Kopi
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Georgina Pakai Gucci di Hari Pernikahan dengan Ronaldo, Ini Makna Spesialnya
-
Mommies Daily
Jangan Langsung Marah! 7 Cara Menegur Anak Remaja Tanpa Memicu Pertengkaran di Rumah