menyusui
Tidur Kurang dari 6 Jam dan Sering Mendengkur, Studi Ungkap Kaitannya dengan Kanker Payudara
HaiBunda
Senin, 21 Sep 2026 09:10 WIB
Memenuhi kebutuhan tidur harian dengan baik menjadi kunci yang penting dalam menunjang kesehatan perempuan. Sebab, tidur kurang dari 6 jam dan sering mendengkur, studi ungkap kaitannya dengan kanker payudara.
Istirahat cukup di era moderen ini memang sering kali tak terpenuhi dengan baik. Padahal, para ahli menyarankan orang dewasa untuk tidur setidaknya tujuh jam setiap malam.Â
"Bagi kebanyakan orang dewasa, kebutuhan tidur rata-rata adalah tujuh hingga sembilan jam, namun kebutuhan tidur setiap orang berbeda-beda," ujar seorang Sleep Disorders Specialist, Michelle Drerup, PsyD.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan, dibandingkan dengan laki-laki, sebenarnya perempuan membutuhkan waktu tidur lebih lama, seperti dikutip dari laman Cleveland Clinic.
"Perempuan biasanya menghadapi lebih banyak masalah yang memengaruhi tidur mereka, sehingga mereka mungkin membutuhkan waktu tidur sedikit lebih lama untuk mengimbangi gangguan tidur atau kualitas tidur yang buruk," jelas Dr. Drerup.
Apakah Bunda sudah tidur cukup saat menyusui Si Kecil?
Sedianya, kebutuhan tidur setiap individu memang berbeda satu sama lain. Mungkin, seseorang perlu bereksperimen untuk mengetahui durasi tidur yang tepat bagi diri sendiri.
"Waktu terbaik untuk menilai apakah kamu sudah cukup tidur biasanya bukan tepat setelah bangun tidur," ujar Dr. Drerup.Â
"Sebaliknya, perhatikan bagaimana perasaan kamu di kemudian hari, misalnya menjelang siang. Bagaimana tingkat energi kamu? Apakah kamu bisa tetap fokus dan menyelesaikan semua tugas yang perlu dilakukan?"
Meski demikian, jangan menunggu terlalu lama hingga hari beranjak siang untuk mengevaluasi energi diri sendiri. Dikatakan Dr Drerup bahwa merasa lelah di awal siang hari adalah hal wajar untuk mendapatkan gambaran paling akurat mengenai kondisi diri sendiri. Sehingga, cobalah memantaunya sebelum makan siang.
Agar kualitas tidur optimal, disarankan untuk menghindari alkohol dan kafein, membangun rutinitas yang mendukung tidur serta menciptakan lingkungan yang gelap, sejuk, dan bebas perangkat elektronik.
Kemudian, lakukan olahraga setiap hari lebih awal dan di luar ruangan, serta menetapkan jadwal jam tidur dan menjaganya agar tetap konsisten. Tak lupa, jaga kesehatan mental dengan cara meditasi, menulis jurnal, atau berkonsultasi dengan tenaga profesional di bidang kesehatan mental.
Kurang tidur dan sering mendengkur pada perempuan dikaitkan dengan risiko kanker payudara
Menurut sebuah studi baru yang dipimpin Amanda Phipps, asisten profesor epidemiologi di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Washington, bahwa perempuan yang kurang tidur dan sering mendengkur sebelum didiagnosis menderita kanker payudara memiliki tingkat kelangsungan hidup yang jauh lebih rendah.
"Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa durasi tidur merupakan faktor penting bagi kelangsungan hidup pasien kanker payudara, terutama pada perempuan yang mendengkur," ujar Phipps.
Phipps dan rekan-rekannya menganalisis data dari lebih dari 18 ribu pasien kanker yang dipantau melalui Women Health Initiative, sebuah studi kesehatan nasional jangka panjang yang berfokus pada strategi pencegahan penyakit jantung, kanker payudara dan kolorektal, serta patah tulang pada perempuan pascamenopause. Para peserta memberikan informasi mengenai durasi tidur, kebiasaan mendengkur, dan insomnia.
Para peneliti kemudian menemukan bahwa perempuan penderita kanker payudara yang sering mendengkur dan tidur kurang dari enam jam memiliki risiko kematian lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan perempuan penderita kanker payudara yang tidur selama tujuh hingga delapan jam setiap malam (durasi yang disarankan).
Hubungan serupa juga ditemukan pada perempuan penderita kanker paru-paru, namun tidak sekuat pada kasus kanker payudara, demikian dilaporkan oleh para peneliti.
Mengutip dari laman Respiratorytherapy bahwa dalam sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Sleep Medicine bahwa perempuan yang memiliki durasi tidur lebih singkat dan sering mendengkur sebelum didiagnosis menderita kanker payudara mungkin memiliki prognosis yang lebih buruk.
Dalam temuannya, studi merilis bahwa dibandingkan dengan penderita kanker payudara yang jarang mendengkur dan tidur selama 7–8 jam setiap malam, mereka yang mendengkur lebih dari 5 malam dalam seminggu dan tidur kurang dari 6 jam setiap malam memiliki risiko setidaknya dua kali lebih tinggi untuk meninggal akibat penyakit tersebut.
Wah, demi menjaga kesehatan diri, ada baiknya jangan pernah begadang terus menerus ya, agar risiko kesehatan yang buruk tersebut bisa dihindari. Semoga informasinya membantu, Bun.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Menyusui
Kasus Kanker Payudara Diprediksi Tembus 3,5 Juta pada 2050, Ini Penyebab Utamanya
Menyusui
Lingerie Bisa Picu Kanker Payudara pada Perempuan Muda, Benarkah? Ini Kata Pakar
Menyusui
Amankah Penderita Kanker Payudara Menyusui Bayi? Ini Kata Dokter
Menyusui
4 Jenis Tes Kesehatan Payudara dan Kisaran Biayanya, Simak Bun
Menyusui
Cara Bedakan Benjolan Payudara Akibat Masalah Menyusui dan Kanker
5 Foto
Menyusui
5 Potret Indah Permatasari saat Menyusui, Curhat Ingin Berteman dengan Sang Anak Kelak
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Atlet Olimpiade Ungkap Beratnya Proses Berhenti Menyusui, Ternyata...
Amankah Bunda Tidur Pisah Ranjang dengan Bayi di Kamar saat Menyusui?
Trik Shenina Cinnamon agar Lancar DBF Meski Sudah Bekerja Kembali