menyusui

Penting Nih, Buat Ibu Menyusui yang Ingin Makan Daging Kambing

Asri Ediyati 01 Sep 2017
Ilustrasi olahan daging kambing/ Foto: thinkstock Ilustrasi olahan daging kambing/ Foto: thinkstock
Jakarta - Saat Idul Adha tiba, kita masyarakat Indonesia memiliki kebiasaan masak daging qurban, entah daging sapi ataupun daging kambing. Diolah jadi gulai, kari, sate atau semur, hmm... sama-sama sedap ya, Bun. Tapi, gimana kalau kita makan daging kambing pas kebetulan lagi menyusui ya?

Menurut dr Juwalita Surapsari MGz SpGK, kandungan ASI yang esensial adalah asam lemak dan mikronutrien yaitu vitamin dan mineral. Jadi, makanan yang bunda makan sangat berpengaruh pada komposisi asam lemak yang ada di ASI. Nah biasanya kalau hidangan dari daging kambing pas Idul Adha kan kaya akan santan ya, Bun. Kata dr Juwalita, santan sumber dari asam lemak jenuh.

dr Juwalita bilang, yang dikhawatirkan adalah pertama, komposisi ASI bisa jadi asam lemak jenuh. Padahal, yang baik adalah asam lemak tidak jenuh. Kemudian, sesuai rekomendasi, idealnya tambahan asupan makanan ibu hamil dan menyusui sekitar 330-400 kkal per hari.

"Kalau dikonversikan ke makanan misalnya 1 porsi itu terdiri dari susu, lemak hewani sama buah. Daging kambing kan makanan yang mengandung lemak hewani, yang lebih diperhatikan itu olahannya yang kaya akan santan," kata dr Juwalita dalam acara Media Gathering Happy Breastfeeding bersama Lactamil di Plataran Menteng, Jakarta, baru-baru ini.

Baca juga: Sedang Hamil? Jangan Lupa Konsumsi 5 Bahan Makanan Sehat Ini

dr Juwalita menambahkan, kadang-kadang kita mikir 'Ya udah deh Lebaran cuma 1 hari ini bebas, kemudian besoknya baru diatur lagi.' Nah ada tipsnya nih, Bun. Kata dr Juwalita, saat kita mengonsumsi makanan hari raya, jangan lupa pendampingnya. Misalkan nih, kita makan kari daging kambing atau opor, umumnya ada acar.

Nah acar ini bisa jadi sumber asupan serat penyeimbang asupan lemak hewani dari kari atau opor. Jadi serat di sayur dan buah bisa menurunkan penyerapan lemak.

"Setidaknya harus diimbangkan, habis makan daging kambing kemudian banyak makan buah-buahan supaya meningkatkan asupan serat. Jadi intinya kembali lagi ke panduan rekomendasi makan yakni tambahan asupan sebesar 330-400 kkal," ujar dr Juwalita.

Baca juga: Pasien Hipertensi Mesti Pantang Makan Daging Kambing? Ini Kata Dokter

Jadi bisa disimpulkan ya Bun, kalau makan daging kambing saat Lebaran itu boleh-boleh aja. Asal sesuai dengan panduan rekomendasi makan untuk ibu menyusui. Terus, harus diseimbangkan dengan banyak mengonsumsi makanan berserat. Selain itu, kita juga perlu mempertimbangkan lagi apakah kita punya riwayat penyakit yang membuat daging kambing jadi salah satu makanan yang mesti dibatasi atau dipantang.

"Cara masak daging juga harus menjadi perhatian, sebenarnya ibu hamil dan menyusui itu paling baik mengonsumsi daging dengan cara di-steam. Tapi kalau memang hidangan Lebarannya dimasak dengan menggunakan santan, jangan lupa tambah acar dan jangan makan terlalu banyak," tutup dr Juwalita. (aci/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi