MOM'S LIFE

Alasan Menyentuh Ibu yang Berpenampilan Seperti Bapak-bapak

Nurvita Indarini 13 Sep 2017
Kisah ibu yang rela berpenampilan seperti bapak-bapak (Foto: Facebook) Kisah ibu yang rela berpenampilan seperti bapak-bapak (Foto: Facebook)
Queensland, Australia - Suatu kali ibu ini tampil beda. Dia bernampilan seperti bapak-bapak sebelum datang ke sekolah anaknya. Hmm, memangnya kenapa sih harus berpenampilan seperti itu?

Ternyata itu dilakukan Shan Collins saat sekolah anaknya menggelar kegiatan dalam rangka Hari Ayah. Mengingat dirinya adalah ibu tunggal, maka Shan memutuskan untuk berdandan seperti bapak-bapak. Dia ingin menjadi bapak dalam momen tersebut sehingga anaknya tidak bersedih.

Jadi Bunda Shan menyembunyikan rambut blondenya yang panjang di balik topi baseball. Agar semakin mirip dengan bapak-bapak, Shan juga melukis jenggot di wajahnya.

"Saya tidak ingin mereka merasa tersisih. Bukan salah mereka kalau nggak ada ayahnya saat ini, jadi saya nggak mau mereka melewatkan perayaan ini," ujar Shan yang merupakan ibu dari empat anak ini, dikutip dari Daily Mail.

Baca juga: Kata Chelsea Olivia, Ini Pentingnya Jadi Ibu yang Bahagia

Lalu bagaimana reaksi anak-anaknya saat melhat penampilan Shan? Mulanya mereka shock, tapi kemudian mereka memeluk ibunya sambil tertawa-tawa. Bagi mereka hal itu terasa sangat emosional.

Shan bahagia anak-anaknya yang berusia 7 dan 8 tahun senang melihat usahanya tampil menggantikan sosok ayah. Bahkan anak-anaknya tidak malu ibunya sudah bertingkah konyol seperti itu. Beberapa guru yang ada dalam kegiatan tersebut rupanya tidak mengenali Shan, lho. Beberapa ayah murid yang datang tertawa kepadanya, tapi tidak ada yang memberikan respons negatif.

Ibu yang rela berpenampilan seperti bapak-bapak/Ibu yang rela berpenampilan seperti bapak-bapak/ Foto: Facebook


"Ketimbang anak punya kenangan buruk soal ini, lebih baik menjadikan hari ini sebagai hari di mana kita bisa tertawa," sambung Shan, dikutip dari www.dailymercury.com.au

Ibu yang berusia 28 tahun ini mengaku sudah menjadi ibu tunggal sejak 18 bulan terakhir. Selama itu pula dia dan anak-anaknya mengalami banyak tantangan emosional. Mulai dari mereka yang kehilangan tempat tinggal, sampai akhirnya bisa bangkit dan memulai kehidupan yang baru. Ya, tidak mudah, namun Shan bersemangat menjalani kerasnya hidup demi keempat buah hatinya.

"Saya tahu saya tidak bisa menggantikan ayah mereka, saya tidak berusaha melakukan itu. Tapi jika saya bisa membuat anak-anak saya bahagia apapun caranya, saya akan melakukan apapun yang bisa saya lakukan," tambah Shan.

Baca juga: Kisah Ibu dan Anak yang Bertemu Setelah 46 Tahun Terpisah

Anak-anak Shan mungkin kurang beruntung karena saat ini tidak memiliki sosok ayah. Namun anak-anak lain ada yang tidak punya sosok penting di hidupnya, misalnya sosok ibu, sosok nenek, ataupun sosok kakek. Karena tidak semua hal di dunia ini berjalan seperti yang kita inginkan, maka bagi Shan yang terpenting adalah mengajarkan pada anak untuk bisa menghadapi situasi yang ada.

"Beri mereka hal positif yang membuat mereka bisa melakukannya, maka mereka akan menghargainya dengan cara mereka sendiri," sambung Shan.

Oh iya, meskipun penampilannya sebagai sosok ayah membahagiakan anak-anaknya, tapi Shan tidak mau lagi berdandan seperti itu. Kata dia, cukup sekali saja berdandan ala bapak-bapak.

Ya, anak-anak adalah alasan yang bisa menjadikan ibu menjadi sosok yang lebih kuat. Karena bagi ibu, kebahagian anak adalah segala-galanya. (vit/rdn)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi