MOM'S LIFE

Lihat, Bun, Ibu dan Anak Ini Berani Banget Lakukan Pose Ekstrem

Amelia Sewaka 17 Jan 2018
Gasya dan keluarga/ Foto: Instagram/gasya Gasya dan keluarga/ Foto: Instagram/gasya
Las Vegas, Nevada - Banyak yang mengatakan bahwa katanya merawat anak itu seperti menyeimbangkan kehidupan. Hmm keseimbangan ya... Keseimbangan memang nyata benar harus diusahakan seorang ibu bernama Gasya Akhmetova-Atherton.

Iya, ini keseimbangan yang sebenarnya, Bun. Keseimbangan yang konkret. Soalnya Gasya dan putrinya memang harus menjaga keseimbangan saat melakukan pose-pose ekstrem nan menantang. Bermain dengan keseimbangan memang bukan hal baru bagu Gasya karena sejak berusia 17 tahun dirinya sudah bergabung dengan kelompok sirkus.
Lihat, Bun, Ibu dan Anak Ini Berani Banget Lakukan Pose EkstremKamilia bersama sang ibu. Foto: Instagram/gasya


Pose-pose Gasya bersama putrinya menjadi viral karena memang posenya nggak biasa. Menantang banget. Bayangkan, Bun, si anak berdiri tegak di atas telapak tangan ibunya. Itu kan butuh menjaga keseimbangan banget.

Kalau Bunda penasaran dengan pose-posenya bisa langsung cek ke akun Instagram-nya, @gasya. Tahan napas ya, Bun. Soalnya memang sih beberapa posenya butuh keterampilan tingkat tinggi.

Wanita kelahiran Kazakhstan ini memang punya bakat alami dan unggul dalam olahraga yang melibatkan kelenturan dan kecepatan. Ia berkompetisi secara internasional, bahkan mendapat peringkat pertama di negaranya. Saat itulah ia diberi kesempatan untuk bergabung dengan kelompok sirkus yang terkenal.

Dilansir Cosmopolitan, Gasya saat ini menikah dengan mantan pesenam dari Inggris, Andrew Antherton. Kini ia telah menjadi ibu dari dua anak bernama Kamali yang berusia 3 tahun dan Kaysen yang berusia 1 tahun. Gasya sendiri memutuskan keluar dari kelompok sirkus setelah anak keduanya lahir.

Walaupun sudah nggak lagi bergabung dengan kelompok sirkus, namun ia masih rajin berlatih senam hingga saat ini bersama keluarganya. Dua anaknya yang menggemaskan pun mengikuti jejaknya dan sang suami. Bahkan sang suami juga mendukung anak-anaknya dan membantu mendokumentasikan aksi mereka yang luar biasa.

"Saya sudah melewati banyak pengalaman dari olahraga akrobatik, jadi buat saya untuk melakukan beberapa trik ini sangat mudah. Mereka (anak-anak) sangatlah luar biasa, Kamali sepertinya sudah menunjukkan tanda-tanda akan mengikuti jejak saya dan suami," kata Gasya pada Daily Mail.

Gasya melanjutkan, anak pertamanya tersebut sangat suka menari dan selalu ikut saat Gasya latihan. "Saya bukan ibu yang suka memaksa. Jika Kamali senang, saya juga akan membuat segala sesuatu yang kita lakukan bersama secara menyenangkan," paparnya.

[Gambas:Instagram]


Sudah banyak prestasi yang Gasya torehkan selama hidupnya. Misalnya dirinya ditawari kontrak untuk tur bersama kelompok sirkus kenamaan, Cirque du Soleil's Varekai. Ia menjalani kegiatan itu selama 5 tahun. Nah, di situ pulalah ia bertemu sang suami.

Pada 2010 Gasya meninggalkan Varekai dan bergabung dengan IRIS, sebuah pertunjukkan penduduk di Dolby Theatre Hollywood, Los Angeles. Di situ ia mendapat bagian untuk The Bungee Act, di mana ia harus melompat, jungkir balik dan terbang di udara, di atas kepala penonton setiap malam.

"Itu sangat menakjubkan. Saya juga harus melakukan penyeimbangan tangan saya dalam acara Academy Awards ke-84," papar Gasya.

Meski sangat menyukai pekerjaannya, namun anak-anak masih lebih menarik baginya. Gasya ingin fokus merawat anak-anaknya, sehingga rehat dulu dari pekerjaannya.

Mendukung Kegiatan yang Disukai Anak

Mengetahui anak sudah punya kesukaan sejak usianya dini itu berarti kita sangat beruntung, karena kita tinggal mengarahkan dan mendukung atas apa yang anak suka. Namun, kalau merasa anak masih belum tahu suka apa dan kita sebagai orang tua ingin cepat anak belajar sehingga memasukkan anak les ini itu juga nggak dibenarkan juga, Bun.

Kata psikolog anak Dr Rose Mini MPsi, atau akrab disapa Bunda Romi, ketika anak dipaksa ikut les ini dan itu, anak jadi nggak niat untuk les. Lama-lama, anak bisa 'rontok' pertahanannya.

"Dalam artian nanti dia nggak mau lagi ikut les. Ngambek, nggak mau ikut les, disuruh les ada aja alasannya," kata Bunda Romi

Makanya, kata Bunda Romi, sebaiknya kita kalau mau ikutkan anak les, ajak dulu dia ke tempat lesnya. Di sana, kita bisa lihat kira-kira anak mau nggak ya les di situ dan dia senang nggak sih. Karena, berkenalan atau melihat tempat lesnya bisa menimbulkan ketertarikan sendiri buat anak.

Dan satu hal lagi, jangan bandingkan anak kita dengan anak orang lain ya, Bun. Karena tanpa disadari, dengan suka membanding-bandingkan anak, orang tua juga bisa disebut membully anak lho. (vit/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi