MOM'S LIFE

Apa Jadinya Jika Kakek Nenek Diberi Daftar Instruksi Mengasuh Cucu?

Melly Febrida Senin, 10 Sep 2018 - 18.58 WIB
Apa Jadinya Jika Kakek Nenek Diberi Daftar Instruksi Mengasuh Cucu?/ Foto: Instagram/@ivetteivens Apa Jadinya Jika Kakek Nenek Diberi Daftar Instruksi Mengasuh Cucu?/ Foto: Instagram/@ivetteivens
Jakarta - Menitipkan anak ke baby sitter (pengasuh) atau ke kakak neneknya tentu berbeda ya, Bun. Kalau anak dititipkan ke pengasuh, umumnya orang tua akan memberi daftar instruksi atau yang boleh dan tidak boleh dilakukan pada anak. Kondisinya pasti berbeda saat anak dititipkan ke kakek atau neneknya.

Mungkin kita berpikir untuk apa memberi daftar, toh kakek neneknya sudah berpengalaman. Sementara pengasuh terkadang ada yang belum punya anak. Nah, penulis buku 'Strong as a Mother: How to Stay Healthy, Happy, and (Most Importantly) Sane from Pregnancy to Parenthood' sekaligus ibu dua anak Kate Rope punya pengalaman membuat daftar instruksi saat menitipkan anak ke si kakek dan nenek.

"Istilah tepatnya daftar instruksi manual untuk merawat cucu. Saya memberi orang tua saya dokumen yang diketik. Saat melihat detailnya dan itu memalukan serta menggurui," kata Rope seperti dilansir Washington Post.

Misalnya, Kate menulis si kakek dan nenek harus cuci tangan sebelum menyiapkan susu. Dari situ, Kate merasa memperlakukan orang tuanya seperti orang yang tidak bisa merawat diri sendiri apalagi seorang bayi. Kate menyadari orang tua dan mertuanya tentu sudah berpengalaman bertahun-tahun dalam merawat keluarga terutama anak-anak. Tapi, seperti kita tahu zaman kan sudah berubah ya, Bun.

Jadi, nggak heran beberapa orang tua 'jaman now' merasa perlu membuat daftar ketika meninggalkan anak-anak dengan kakek neneknya. Untuk itu, Kate tetap mengingatkan orang tuanya untuk hati-hati dan nggak memberi anaknya produk kacang-kacangan. Lalu, gimana tanggapan orang tua Kate?

"Reaksi pertama saya terhadap instruksi ketat Kate adalah lucu. Tapi saya ingin cucu saya nyaman dan bahagia. Kate sudah menulis pemikiran dan persyaratan yang sangat rinci, tetapi semuanya ditulis dengan cara yang sangat tenang dan hormat," kata ibunda Kate, Priscilla Rope.

Instruksi Kate yang rinci menurut Priscilla lebih baik ketimbang Kate nggak memberi saran apapun. Makanya Priscilla nggak merasa dihina dengan diberi instruksi itu. Saat mengasuh cucunya, Prisicilla mengikuti sebagian besar instruksi Kate. Walaupun kadang ada 'aturan' yang dilanggar misalnya Priscilla mengajak cucunya nonton tayangan berita padahal kata Kate nggak ada screen time untuk si kecil.

"Instruksi Kate tepat, tetapi saya tidak merasa saya harus mengikutinya dengan tepat," ujar Priscilla. Beberapa aturan kata Priscilla juga tepat, Bun. Karena sebagai seorang nenek Priscilla juga sadar bila zaman sudah berubah dan bagaimana cara dia mengasuh Kate dan anak Kate pastinya berbeda.

Apa Jadinya Jika Kakek Nenek Diberi Daftar Instruksi Mengasuh Cucu?Apa Jadinya Jika Kakek Nenek Diberi Daftar Instruksi Mengasuh Cucu?/ Foto: Instagram/@ivetteivens


Bicara tentang Pengasuhan Anak dengan Kakek dan Nenek


Namun, bagaimanapun soal mengasuh anak pasti akan berbeda ketika si kecil dititipkan ke kakek nenek [https://www.haibunda.com/infografis/d-4114797/lebih-baik-mana-anak-dititipkan-ke-kakek-nenek-atau-pengasuh] atau anggota keluarga yang lain dan pengasuh. Ini karena orang tua tak ingin menyinggung atau membuat keluarganya merasa dihakimi, terutama ketika menyangkut masalah kesehatan dan keselamatan anak. Sebuah penelitian menemukan cara orang tua 40 tahun yang lalu dengan zaman sekarang nggak up to date.

"Banyak dari kakek-nenek ini yang butuh pembaruan informasi untuk memastikan keamanan dan keselamatan cucunya," kata Dr Andrew Adesma, chief of developmental and behavioral pediatrics di Cohen Children's Medical, dikutip dari CNN.

Lantas bagaimana cara kita memberitahu tanpa menyinggung kakek nenek? Shona Gore, associate editor International Journal of Birth and Parent Education mengatakan saat cucu dititipkan ke kakek neneknya, orang tua perlu mendiskusikan dan mengklarifikasi mana yang menjadi dealbreaker sebenarnya.

Tapi kata Shona, percakapan ini bisa menjadi aneh karena orang tua mencoba untuk menyeimbangkan antara mengekspresikan masalah keamanan anak-anak dan risiko menyakiti perasaan si kakek dan nenek. Selain itu mencoba memaksakan cara pengasuhan kita untuk dilakukan oleh kakek nenek bukan nggak mungkin memicu pertengkaran yang berlangsung selama bertahun-tahun.

"Pada akhirnya akan merugikan kehidupan anak. Untuk itu, saya menyarankan agar keluarga mengatasi masalah ini sejak awal tetapi dengan cara bijaksana. Buatlah diskusi terbuka tentang cara kita membesarkan anak-anak dengan orang tua dan mertua. Baiknya bicarakan itu sedini mungkin bahkan sebelum si kecil lahir," kata Shona. (rdn/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi