MOM'S LIFE

Manfaat Pendampingan Orang Tua dalam Mendidik Anak

Yuni Ayu Amida Kamis, 25 Okt 2018 - 20.37 WIB
Manfaat Pendampingan Orang Tua dalam Mendidik Anak (Foto: thinkstock) Manfaat Pendampingan Orang Tua dalam Mendidik Anak (Foto: thinkstock)
Jakarta - Mungkin selama ini orang tua merasa tenang jika sudah menyerahkan anaknya ke sekolah. Padahal seharusnya, proses pendidikan anak tidak hanya di sekolah, Bun. Mereka butuh pendampingan orang tua juga lho. Simak manfaat orang tua mendampingi dalam mendidik anak dari pakar ini.

Menurut Fiona Handayani, Co-founder and Director di Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK), sebetulnya tidak butuh banyak uang untuk mendapatkan pendidikan anak yang baik, karena parenting itu dasarnya cinta kasih. Semua orang tua pastinya punya cinta kasih. Yang terpenting adalah orang tua yang selalu mendampingi anaknya selama proses pendidikan tersebut.

"Selama kita bisa membangun hubungan yang baik dengan anak, mendengarkan anak, membina anak, mendampingi, itu sebetulnya sudah sangat positif sekali. Daripada punya banyak uang, anaknya ditaruh di bimbel aja tapi nggak dipedulikan. Karena anak ini bukan cuma otak saja lho, punya hati dan perasaan juga," kata Fiona kepada HaiBunda, di sela-sela acara TEDx Talks Indika Energy, di Motion Blue, Hotel Fairmont, Jl Asia Afrika, Jakarta, Kamis (25/10/2018).



Fiona menjelaskan dalam hal mendidik dan menyekolahkan anak, orang tua tidak bisa menyalahkan guru ketika ada sesuatu yang salah dalam pendidikan anak, begitu pula sebaliknya. Orang tua maupun guru adalah orang yang berperan penting dalam pendidikan anak, harus ada kolaborasi di dalamnya.

Fiona pun menggarisbawahi bahwa selama ini sebenarnya banyak terjadi kesalahan terkait hubungan orang tua dan anak dalam hal pendidikan, yaitu kadang orang tua terlalu menggurui dan merasa lebih pintar dari anak-anak. Padahal harusnya hubungan orang tua dan anak itu adalah sama-sama belajar.

"Kita ingin anak tumbuh jadi baik, bahagia. Tapi kadang kita mengatur mereka pengennya apa, kita mendikte. Nah seharusnya bukan seperti itu, tapi ada hubungan yang positif antara orang tua dan anak, yaitu kita juga belajar bersama-sama," kata Fiona yang juga penggagas Jaringan Semua Murid Semua Guru.



Selain itu, orang tua juga mesti jeli terhadap kecerdasan yang dimiliki anaknya. Karena kecerdasan tidak hanya diukur dari satu parameter saja, tapi dari berbagai tipe kecerdasan.

"Penting sekali anak itu merasa dia bisa mengembangkan potensinya, baik itu potensi seni, olahraga, dan lainnya. Saya rasa, mendukung anak dalam hal yang jadi kekuasaannya itu sangat penting," tutur Fiona.

Untuk Bunda yang merasa kadang sulit menasihati anak dan mendapati anak malas belajar atau ke sekolah, Fiona menyarankan untuk terlebih dahulu membuat hubungan positif dengan sang anak dan jangan menghakimi. Mendisiplinkan itu boleh, hanya dalam bentuk yang positif.

"Perlu diingat, bahwa yang salah itu perilakunya bukan anaknya. Jadi penting banget untuk dibina hubungan yang positif dengan anak dan anak ini harus tetap tahu bahwa dia kita sayang, bahwa kita punya kasih," ucap Fiona. (nwy/nwy)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi