MOM'S LIFE

Takut Hadapi Musim Hujan, Donita Pancing Tawa Netizen

Asri Ediyati Rabu, 05 Des 2018 - 18.02 WIB
Takut Hadapi Musim Hujan, Donita Pancing Tawa Netizen/ Foto: Donita dan Adi Nugroho (Hanif/detikHOT) Takut Hadapi Musim Hujan, Donita Pancing Tawa Netizen/ Foto: Donita dan Adi Nugroho (Hanif/detikHOT)
Jakarta - Memasuki akhir tahun, saatnya menyambut musim hujan. Itu artinya, Bunda harus lebih ekstra menjaga kesehatan keluarga biar nggak mudah terserang pilek, batuk dan lainnya. Berbeda dengan kebanyakan Bunda yang takut sakit, artis cantik Donita justu menakutkan hal lain saat musim hujan tiba.

Melalui unggahan di Instagram, istri Adi Nugroho itu memancing tawa netizen. Diungkap ibu dua anak itu, ada dua hal yang membuatnya takut saat musim hujan. Salah satunya, Donita mengungkap takut hujan karena takut hamil.

"Masuk musim hujan itu biasanya dibarengi juga dengan musim gendut dan musim hamil. Suka deg-degan kalau musim hujan gini tuh. Hujan-hujan gini kan enaknya minum hangat-hangat sambil nyemil yang dapat menghasilkan pipi bulat serupa bakpau," tulis Donita di caption Instgram.

Masih dengan nada bercanda, Donita berharap hanya pipinya saja yang menggendut. Jangan sampai, perut, tangan dan lain-lain ikut membengkak. Bahkan Donita sempat bercanda kalau dia ingin jauh-jauh dari suaminya. Sebab, sangsuami selalu berhasil memaksanya makan dan membuatnya jadi bulat bagaikan 'paus'.

Beberapa warganet menanggapinya dengan positif dan penuh canda. 'Biar bulat tetap aja cantik', 'Ha-ha-ha, abis lahiran mah gendut pasti, naik 17 kg, anaknya cuma 3 kg sisanya lemak emaknya'.

[Gambas:Instagram]


Bunda juga berpikiran sama dengan Donita? Peluang kehamilan memang lebih tinggi terjadi saat musim hujan. Dilansir Telegraph, menurut data statistik dari Harvard 11 Desember, dikatakan sebagai hari paling subur.

Manusia, secara teknis, akan melakukan seks sepanjang tahun. Tapi mengapa banyak wanita cenderung hamil di akhir tahun? Karena banyak hari libur sehingga beban kerja berkurang, cuaca dingin dan basah. Faktor eksternal tersebut yang membuat pasangan untuk melakukan hubungan intim.

Sementara itu, menurut Dr Frank Vandekerckhove, kepala klinis dari departemen kedokteran reproduksi Ghent University, ketika lebih banyak sinar matahari, sedikit hujan, maka parameter kehamilan menjadi lebih baik.

Studi yang dilakukan Ghent University sebelumnya telah menunjukkan bahwa hormon melatonin, yang dipicu oleh paparan cahaya, dapat memengaruhi kesuburan, merangsang ovarium untuk menghasilkan sel telur.

Terlepas dari itu, jika Bunda dan pasangan berencana ingin hamil lagi, jangan lupa untuk persiapkan kondisi fisik yang prima ya!

(aci/rap)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi