mom-life

Memilih Antara Anak Diasuh ART atau Dititipkan di Daycare

Radian Nyi Sukmasari Jumat, 04 Aug 2017 08:07 WIB
Memilih Antara Anak Diasuh ART atau Dititipkan di Daycare
Jakarta - Kondisi jauh dari orang tua dan sanak saudara, kadang menimbulkan dilema untuk orang tua yang anaknya masih balita bahkan bayi ya, Bun. Lebih baik pakai jasa si mbak asisten rumah tangga (ART) atau titipkan aja si kecil ke daycare?

Seorang bunda bernama Sheila mengaku lebih memilih menitipkan anaknya yang berumur 3 tahun di daycare. Padahal, Sheila punya ART. Cuma, sehari-hari memang si mbak ART yang jemput putra Sheila di daycare.

"Abis kalau anakku di rumah sama mbaknya nanti takut 'dicekokin' TV terus," kata Sheila.


Bunda pernah merasakan kebingungan waktu memilih lebih baik menitipkan si kecil di daycare atau biarin aja dia diasuh mbak pengasuh? Nah, buat Bunda yang ngerasain dilema semacam ini, psikolog anak Dr Rose Mini, M.Psi., atau akrab disapa Bunda Romi menyarankan kalau memang memungkinkan, sebaiknya kita cari daycare.

Kenapa? Kata Bunda Romi, biasanya di daycare kita bisa berharap kalau di sana anak mendapat stimulasi yang lebih baik. Apalagi, kita kan tahu ya kalau pembimbing dan pendamping anak di daycare pastinya nggak sembarangan. Tapi, sebelum memilih daycare Bunda Romi nyaranin para bunda dan ayah untuk shoping daycare dulu nih.

"Menitipkan anak di daycare memang ada plus minusnya, tapi daripada kita bingung. Nggak apa-apa pilih saja daycare," kata Bunda Romi di Parenting Class 'Stimulasi Multiple Intelligence untuk Batita' bersama Klinik dr Tiwi dan Merries di Casa Grande, Kasablanka, Jakarta, Kamis (3/8/2017).

Terus gimana kalau orang tua mau pakai jasa ART, Bunda Romi? Nggak apa-apa, tapi tetap ya kita pilih ART yang memang bisa ngasih kasih sayang, penuh cinta, dan ngemong ke si kecil deh. Nah, kalau ada mbak pengasuh, ingat kalau kitalah yang tetap wajib bikin program untuk anak.

Kayak ceritanya Bunda Romi nih, Bun. Saat anaknya kecil, Bunda Romi juga bekerja. Nah, di rumah pas malam hari Bunda Romi bikin program. Misalnya, besok waktunya si kecil belajar warna. Untuk itu, Bunda Romi menyiapkan tempelan warna hijau, kuning, dan biru di dinding juga kaset soal warna.

"Jadi si mbak ART nggak bikin program sendiri. Pas kita pulang, kita cek nih anaknya gimana. Kalau belum bisa, kita buat lagi program yang mirip, minta si mbak ART ulangi lagi. Kalau bisa diarahkan begitu mbaknya, aman," kata Bunda Romi.

Kalau Bunda gimana menghadapi situasi kayak gini? Lebih memilih menitipkan anak di daycare atau cari mbak pengasuh aja? Bagikan yuk ceritanya di kolom komentar.

(rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi