mom-life

Lepas IUD yang Dipakai 7 Tahun, Bunda Ini Hamil 'Bertubi-tubi'

Amelia Sewaka Jumat, 29 Sep 2017 10:01 WIB
Lepas IUD yang Dipakai 7 Tahun, Bunda Ini Hamil 'Bertubi-tubi'
Jakarta - Menikah di usia muda, blogger kecantikan, Linda Kayhz, beruntung langsung mendapat momongan. Ia dan suami pun lantas memutuskan untuk menggunakan alat kontrasepsi karena ingin fokus pada anaknya.

"Habis nikah, punya anak satu, karena merasa masih terlalu muda jadi mutusin untuk kasih jarak dan langsung pakai IUD. Selama pakai IUD itu nggak ada kendala apa-apa sih, sangat nyaman," ungkap ibu empat anak ini pada acara #ThanksToBirthControl, di Carroll Tea House, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Saking nyamannya, IUD yang harusnya digunakan paling maksimal adalah 5 tahun, malah baru ia lepas setelah 7 tahun pakai. Hmm, soal ini tidak disarankan untuk Bunda sekalian ya.


Baca juga: Ini 9 Hal yang Harus Wanita Ketahui Soal Alat Kontrasepsi

"Merasa setelah 7 tahun udah siap punya anak lagi, saya lepaslah itu IUD. Begitu lepas, nggak lama saya hamil lagi tapi sehabis itu langsung berentet tuh kehamilan saya," tutur Linda.
Lepas IUD yang Dipakai 7 Tahun, Bunda Ini Hamil 'Bertubi-tubi'Lepas IUD yang Dipakai 7 Tahun, Bunda Ini Hamil 'Bertubi-tubi' (Foto: Instagram/lindakayhz)

Linda bercerita, saat anak kedua baru berusia 3 bulan, ia hamil lagi. Selanjutnya ketika anak ketiga belum berumur dua tahun, dirinya kembali hamil lagi. Sekarang anak pertamanya yang berusia 11 tahun, mempunyai adik-adik berusia 4 tahun, 3 tahun dan yang paling kecil 6 bulan.

"Pas anak udah 3 bulan dan udah dibilang hamil lagi itu, dokter udah saranin untuk steril aja. Cuma sayanya masih bandel dan nggak berani. Karena waktu itu usia saya juga belum 30 tahun," ungkap ibu dari Kayla, Kaisha, Almer dan Kia ini.

"Jadi saya pikir, duh masa umur segini udah steril aja. Karena takut, jadi saya nunda-nunda, berencana mau pakai KB aja eh malah hamil lagi. Akhirnya baru deh yang sekarang dokternya udah mantap banget bilang harus disteril kalau memang masih mau urus anak," lanjutnya.

Baca juga: Ini Lho, Bun, Pentingnya Memakai Alat Kontrasepsi

Belajar dari pengalaman Linda nih, Bun, kalau kita memang merencanakan punya anak lagi, maka tidak perlu menggunakan alat kontrasepsi. Tapi kalau belum siap punya anak lagi atau ingin memberi jarak kelahiran anak yang satu dengan yang selanjutnya, maka alat kontrasepsi bisa menjadi pilihan.

"Biasanya kalau takut pasti kan curhatnya ke suami tuh. Kalau suami merasa udah punya pengetahuan yang oke ya sudah gak apa jelasin aja ke istri. Tapi memang ada baiknya ke petugas kesehatan yang terkait biar lebih jelas," ujar dr Tirsa Verani, Sp.OG yang ditemui pada kesempatan yang sama.

Dibanding memiliki pemahaman yang salah, dr Tirsa menyarankan suami mengajak istri ke dokter atau bidan supaya semua jelas. Bahkan ia menyarankan untuk menulis semua pertanyaan plus soal 'katanya-katanya orang' yang sering bikin kita khawatir.

"Karena banyak orang bilang, duh kebobolan nih, tapi begitu ditanya pakai KB nggak jawabannya malah nggak. Itu mah bukan kebobolan tapi direncanakan," sambung dr Tirsa.

Menurut dr Tirsa sendiri jika tidak ingin 'kebobolan' maka tiap alat kontrasepsi punya aturannya sendiri seperti:

1. Jika Bunda pakai alat kontrasepsi ini kuncinya adalah disiplin, jangan telat atau ditunda-tunda atau minum semau kita untuk pil KB-nya.
2. Jika pemakaian spiral atau IUD harus kontrol teratur ke dokter atau bidan terkait.
3. Jika ingin disteril, konsultasikan ke dokter terkait.

dr Tirsa juga menambahkan peran suami itu sangat penting dalam pemakaian alat kontrasepsi. "Ketika istri mau pakai kontrasepsi jangan malah dihalang-halangi atau ditakuti. Dukungan suami paling penting," tutup dr Tirsa.

Baca juga: 6 Hal tentang Alat Kontrasepsi yang Sering Dikhawatirkan Ibu-ibu

(aml)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi