moms-life

Hal-hal yang 'Bunda Banget' di Film Expect When You're Expecting

Amelia Sewaka Minggu, 08 Oct 2017 13:03 WIB
Hal-hal yang 'Bunda Banget' di Film Expect When You're Expecting
Jakarta - Masing-masing pasangan punya ekspektasi berbeda soal memiliki keturunan. Nah, dalam film 'What to Expect When You're Expecting', ada nih, Bun, hal-hal seputar kehamilan dan punya anak yang bisa jadi 'bunda banget'.

Di film yang mengisahkan lima pasangan berbeda cerita ini bisa bikin kita senyum sendiri dan kadang merasa ada sesuatu yang 'ih ini aku banget!'. Film yang diangkat dari novel terlaris ini adalah salah satu dari 25 buku paling populer di Amerika dan paling banyak dibaca para ibu hamil maupun orang tua.

Film ini dibintangi Cameron Diaz, Jennifer Lopez, Elizabeth Banks dan lainnya. Dikisahkan, ada lima pasangan yang sama-sama ingin punya anak, namun mereka melewati fase yang berbeda-beda.


Kalau Bunda nonton film ini, bisa didapat gambaran dari berbagai sudut pandang mengenai kehamilan dan beragam informasi terkait kehamilan, lho. Misalnya, tanda-tanda hamil, info pengaruh hormon terhadap tubuh dan emosi, serta dinamika hubungan dengan pasangan ketika kita hamil, melahirkan, hingga mengurus anak.

Baca juga: Sejumlah Film yang Mengangkat Karakter dengan Gangguan Pendengaran

Nah, ada lima hal dari film ini yang bisa jadi 'bunda banget' karena mewakili apa yang dirasa para bunda.

1. Jadi Lebih Parno akan Segala Hal

Ilustrasi takut/Ilustrasi takut/ Foto: ilustrasi/thinkstock

Kalau lagi hamil, wajar kita khawatir sama kondisi si calon bayi. Ditambah lagi nasihat dari kiri-kanan yang kadang terdengar menakutkan padahal belum tentu benar. Duh, tambah bikin pusing ya. He-he-he.

Nah, inilah yang dirasakan oleh pasangan Wendy dan Gery. Dalam film ini, Wendy dan Gery adalah pasangan yang menjaga semuanya dan menjauhi larangan saat istri hamil. Pokoknya pasangan yang 'ikut aturan' banget.

Wendy adalah seorang penulis buku anak yang punya nilai-nilai sendiri tentang bagaimana menjadi seorang ibu yang baik. Ia juga merupakan pribadi yang mandiri, perfeksionis, teratur dan tenang.

Tapi apa daya. Saat hamil Wendi juga merasakan 'kejamnya' pengaruh hormon saat hamil. Ia berubah jadi orang yang hobi menuntut, menggerutu, dan cepat marah.

Nggak hanya dari psikis, dari segi fisik Wendy juga mengalami banyak keluhan seperti sakit pinggang dan kaki, sering kepanasan dan gatal. Ia juga merasa nggak bisa mengontrol tubuhnya dan merasa hamil itu menyebalkan. Bahkan, ia sampai ingin memukul wajah sang suami. Waduh.

Kira-kira Bunda pernah merasakan hal ini?

2. Santai Saja Saat Hamil

Ilustrasi hamil/Ilustrasi hamil/ Foto: Ari Saputra

Pernah merasa nggak, Bun, proses kehamilan lancar-lancar aja? Nggak mengalami keluhan berarti, bisa beraktivitas seperti biasa dan ibaratnya kayak lagi 'nggak hamil' karena semua berjalan normal.

Ini yang terjadi pada pasangan, Jules dan Evan. Jules adalah instruktur fitness di sebuah acara televisi sementara Evan adalah bintang acara dansa. Mereka sama-sama sibuk. Nah, tokoh Jules adalah wanita yang sangat mandiri. Jadi nggak masalah kalau harus pergi sendiri. Bahkan, kadang Jules masih melakukan olahraga berat ketika hamil besar.

Jules tipe orang yang sangat positif sehingga berpikir semua akan baik-baik aja kok selama hamil asal menjalani hidup sehat. Namun nyatanya tidak semudah itu.

Jules dan Evan sering banget berselisih paham tentang masalah kehamilan dan mengurus anak nantinya. Termasuk berselisih karena Jules yang 'gila' olahraga, tetap aja berlatih meski Evan melarangnya.

Jules memang terlihat sehat dan bugar, namun tetap saja ia tidak tahu apa yang terjadi dengan rahimnya hingga akhirnya ia mengalami kontraksi dini. Ketika proses melahirkan terjadi, Jules benar-benar di luar karakter kesehariannya.

Yang tadinya positif dan tenang, Jules jadi cepat menyerah dan merasa tidak sanggup untuk melahirkan bayi yang ada di perutnya.

Baca juga: Ide Weekend: Mager di Rumah Sambil Nonton 3 Film Seru Ini

3. Nikmati Aja Segala Prosesnya

Menjadi elegan dan cantik ketika hamil bisa jadi hal yang sangat diimpikan para ibu hamil. Nah, di film ini ada pasangan bernama Skylar dan Ramsey yang beda usianya cukup jauh. Waktu Skylar hamil, dia tetap elegan, cantik, tenang. Bahkan, saat melahirkan empat anak kembar, Skylar tenang banget, Bun.

Skyler adalah tipikal wanita yang mengerti perannya sebagai seorang wanita karier dan ibu rumah tangga. Di film ini, digambarkan kalau Skylar nggak mengalami kenaikan bobot yang drastis saat hamil. Dari tokoh Skylar, kita bisa belajar untuk berpikir positif karena itu pasti akan berdampak baik buat diri kita ya, Bun.

4. Terkadang Tak Semuanya Lancar

Ilustrasi test pack/Ilustrasi test pack/ Foto: thinkstock


Menikah dan didiagnosis nggak bisa punya membuat Holly dan Alex di film ini putus asa. Tapi, keduanya nggak patah arang untuk berusaha bisa punya anak hingga mereka mengadopsi anak.

Akan tetapi, semua nggak berjalan mulus. Holly dan Alex harus menghadapi keinginan satu sama lain yang berlawanan tentang anak. Apalagi, sebenarnya Alex belum mau punya anak tapi karena sayang sama Holly, Alex pun menuruti kemauan Holly.

Nggak cuma itu, Alex juga ikut kelas ayah sebagai persiapan punya anak nanti, Bun. Banyak banget hal yang ditemui Alex dan pelajaran-pelajaran 'aneh' dari ikut perkumpulan para ayah.

5. Kejutan yang Tidak Diinginkan

Dalam film ini, ada tokoh Rosie dan Marco yang menjalin hubungan hingga akhirnya Rosie hamil. Marco senang, tapi Rosie nggak, karena dia merasa usianya masih terlalu muda untuk punya anak. Tapi sayang, Rosie keguguran dan dia berusaha menghindar dari Marco.

Hmm, gimana akhir dari kisah Marco sama Rosie ya? Nah, buat Bunda dan Ayah yang lagi santai di akhir pekan ini, siapa tahu tertarik nonton film ini untuk mengisi waktu luang. Jangan lupa, ditilik lagi mana sih cerita di film ini yang 'bunda banget' ya.

Baca juga: Ide Weekend: 5 Film Kartun Keren yang Sarat Makna (aml/rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi