HaiBunda

MOM'S LIFE

Cara Cerdas Agar Alat Sekolah Anak Nggak Ketinggalan

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Selasa, 16 Jan 2018 12:00 WIB
Cara Cerdas Agar Alat Sekolah Anak Nggak Ketinggalan/ Foto: Jessica-Louise Groves
Ballina, Australia - Jadi ibu lima anak dengan usia di bawah sembilan tahun, bisa kebayang nggak sibuknya kayak apa saat mereka berangkat ke sekolah? Pastinya sibuk banget dan seringkali ada drama dulu ya, Bun, sebelum mereka berangkat sekolah. Nah, ini juga yang dialami ibu asal Ballina, Australia nih.

Jessica Louise-Groves sering banget berhadapan sama drama barang anak-anaknya yang ketinggalan saat akan berangkat sekolah. Makanya, dia mencoba sebuah 'hack' untuk mengatasi drama tersebut. Dan ternyata berhasil, Bun. Jessica pun sukses membuatnya menghemat waktu dan nggak stres karena menghadapi drama yang terjadi. Nah, hack yang dilakukan Jessica adalah membuat 'stasiun tas sekolah'.

"Saya merasa sangat penting untuk tetap teratur dan disiplin ketika memiliki lima anak. Dengan stasiun tas ini anak-anak akan belajar menyimpan barang-barang sekolahnya," kata Jessica dikutip dari Daily Mail.


Stasiun tas sekolah yang Jessica buat merupakan area untuk masing-masing anak-anak menyimpan tas, sepatu dan buku. Setiap pagi, untuk menghemat waktu mereka menuju tempat yang sama untuk mencari barang-barang bawaan sekolah. Jessica mengunggah 'hack'-nya di Facebook dan mendapat respons positif dari netizen. Dia membeli masing-masing komponen secara terpisah dari sebuah toko swalayan lokal. Kemudian mengumpulkannya di rumah.

"Biayahack saya sekitar Rp 1,3 juta termasuk kait, keranjang dan rak. Saya dan suami selalu mencari trik untuk membuat hidup sedikit lebih mudah bagi kelima anak kami," jelasnya.
Keluarga Groves Foto: Facebook/ Jessica-Louise Groves


Meski si kecil Ruby (8), Harlan (7), Nate (5), Theo (3) dan Luna (2) bersekolah, mereka tetap membutuhkan tempat untuk barang-barang lainnya. Saat ini, Theo dan Luna masih berbagi tempat karena masih belum sekolah. Tapi saat mereka sudah masuk sekolah, mereka akan butuh tempat menyimpan barang pribadinya. Hack ini cukup sederhana untuk diikuti, Bun. Selain itu sangat bermanfaat untuk melatih kemandirian anak.

Memang, kalau ngomongin drama di rumah kadang bisa membuat ibu stres. Soal ini, Dr Janet Taylor, seorang psikiater yang berbasis di New York mengatakan bahwa stres yang dialami ibu sebenarnya adalah masalah yang ia lihat dan alami setiap hari.

"Para ibu sadar betul tentang adanya fakta bahwa mereka tak punya waktu untuk mengurus kebutuhan mereka sendiri. Banyak yang lupa membaca buku favoritnya, berolahraga atau melakukan hobi mereka, bahkan beberapa ibu tak punya waktu untuk mandi dan hal tersebut kadang membuatnya stres," terang Taylor dikutip dari Today.

Lalu, katanya semakin banyak anak, tingkat stres semakin bertambah, apa iya? Kalau menurut Taylor, semakin banyak anak yang kita miliki, semakin tinggi tingkat kepercayaan diri kita, terutama dengan kemampuan pola asuh yang kita gunakan selama ini. Pada akhirnya kita hanya harus melepaskan semua beban dan otomatis stres itu akan berkurang dengan sendirinya.
(rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Gen Z Kini Makin Jarang Posting di Medsos, Ternyata Ini Alasannya

Mom's Life Amira Salsabila

Potret Terbaru Zahra Mariam Bolkiah Anak Pangeran Mateen, Wajah Menggemaskan Curi Perhatian

Parenting Annisa Karnesyia

Dea Annisa Tampil Cantik Berhijab saat Honeymoon usai Nikah

Mom's Life Amira Salsabila

Apa Itu COVID-19 PQ.16.1.1, Varian Baru yang Dipantau WHO

Mom's Life Amira Salsabila

Nyeri Punggung dan Panggul saat Hamil, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kehamilan Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Gen Z Kini Makin Jarang Posting di Medsos, Ternyata Ini Alasannya

Nyeri Punggung dan Panggul saat Hamil, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Potret Terbaru Zahra Mariam Bolkiah Anak Pangeran Mateen, Wajah Menggemaskan Curi Perhatian

Apa Itu COVID-19 PQ.16.1.1, Varian Baru yang Dipantau WHO

Dea Annisa Tampil Cantik Berhijab saat Honeymoon usai Nikah

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK