HaiBunda

MOM'S LIFE

Setelah Lahirkan Anak Keempat, Zaskia Mecca Lebih Betah di Rumah

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Minggu, 01 Apr 2018 14:04 WIB
Setelah Lahirkan Anak Keempat, Zaskia Mecca Lebih Betah di Rumah/ Foto: Desi Puspasari/detikHOT
Jakarta - Beberapa waktu lalu, Zaskia Adya Mecca menyambut kelahiran anaknya yang keempat, Bhre Kata Bramantyo. Lewat Instagram-nya, Zaskia curhat sekarang ia lebih fokus untuk merawat anak-anaknya ketimbang bekerja.

"Memutuskan benar-benar urus anak sendiri kali ini karena kayaknya cukup hamil dan ngelahirin 4 anak kalo Allah izinin. Aku menikmati banget setiap harinya, sampai nggak kerasa anteng di rumah udah tujuh hari," tulis Zaskia Adya Mecca di caption Instagram-nya.

Biasanya setelah melahirkan, Zaskia mengaku tetap curi-curi waktu untuk keluar rumah sebentar. Bagi Zaskia, kali ini beda banget, Bun. Iya, karena dia nggak bisa nitip bayinya ke siapa-siapa. Maklum Zaskia nggak punya pengasuh untuk Kata.


"Masya Allah sih nikmatnya, jadi sekalian quality time juga sama para kakak. Walaupun karena teler tadi pagi sempet lupa kalo anaknya sudah empat. Sybil Kala bilang 'Biaa, dicariin Kabab' trus karena aku lagi gantiin baju Bhre, aku jawab 'iya niih dari tadi sama Bia kok'. Terus abis pakaikan popok langsung ingat 'Eh! Ini kan bukan Kaba!'. Aku langsung keluar kamar, ada Kaba lagi celingak celinguk," ujar Zaskia Adya Mecca.

Namanya juga baru melahirkan anak keempat ya, Bun, pasti Zaskia merasakan kembali nikmatnya jadi seorang ibu dengan bayi yang baru lahir. Lelah, tapi super menyenangkan, he-he-he. Lalu, benar juga nih Bun, Zaskia memilih untuk fokus merawat Bhre sehingga bisa quality time dengan anak-anaknya yang lain. Belum lagi, Kaba masih nempel banget sama Zaskia.


Soalnya, kalau cuma fokus merawat si kecil aja dikhawatirkan ada kecemburuan antar kakak dan adik, lho. Psikolog Ratih Ibrahim MM bilang, anak-anak di umur berapapun mereka sangat peka dengan prinsip-prinsip keadilan. Jadi kalau merasa diperlakukan beda mereka akan protes.

"Bahkan diperlakukan sama saja, mereka tetap berpersepsi bahwa perlakuan kita ada yang berbeda. Terkadang anak-anak merasa ibunya lebih sayang pada adik atau kakaknya," ujar Ratih.

Menurut Ratih, sibling rivalry tetap ada. Ya karena sibling rivalry adalah sebuah mekanisme yang sangat natural dan sangat bisa dipahami untuk hubungan kakak adik. Nah, sekarang yang bisa dilakukan orang tua adalah kita seadil mungkin memberikan kasih sayang pada semua anak. Tapi perlu diingat juga nih, harus disesuaikan juga sama kebutuhan.

"Yang paling penting anak-anak terus diberi pengertian dan itu diulang terus bahwa kita sayangnya sama. Hal ini untuk menetralkan pembentukan persepsi yang keliru tentang cintanya orang tua ke anak," tutup Ratih.



(rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Cara Mengenali Orang yang Kesepian Secara Mental dan Emosional dari Obrolan Sehari-hari

Mom's Life Amira Salsabila

Anak Jatuh dan Kepala Terbentur? Jangan Panik, Lakukan Ini Bun

Parenting Tiara Jasmine & Khaerul Anwar Mujtaba

Perempuan dengan Endometriosis Disarankan Segera Hamil, Ini Alasan di Baliknya

Kehamilan Melly Febrida

Tak Asal Bicara, Ini 7 Kalimat yang Dihindari Orang dengan EQ Tinggi

Mom's Life Annisa Karnesyia

Bayi Usia 8 Bulan Disebut Sudah Mulai Bisa Berbohong, Normalkah?

Parenting Kinan

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Cara Membuat Bola Ubi Kopong Anti Gagal, Renyah di Luar Lembut di Dalam

Sejarah Respon Internasional terhadap Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Perempuan dengan Endometriosis Disarankan Segera Hamil, Ini Alasan di Baliknya

Anak Jatuh dan Kepala Terbentur? Jangan Panik, Lakukan Ini Bun

Serunya Belajar Dapat Cuan dari Affiliate di Gathering Sister at Home

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK