HaiBunda

MOM'S LIFE

4 Tips Menyikapi Mertua yang Menyebalkan

Amelia Sewaka   |   HaiBunda

Rabu, 03 Oct 2018 18:02 WIB
4 Tips Menyikapi Mertua yang Menyebalkan/ Foto: Thinkstock
Jakarta - Bagi sebagian besar suami atau istri, hubungan dengan mertua adalah suatu 'negoisasi' selama seumur hidup. Hubungan dengan mertua bukan nggak mungkin jadi penyebab konflik pernikahan.

Misalnya, mertua sering membuat masalah hingga diri ini dibuat kesal. Ya, karena apa yang dilakukan mertua bukan nggak mungkin berimbas pada rumah tangga kita. Saat mertua tersandung suatu kasus, pasti kita sebagai menantu juga kena dampaknya kan, Bun?

Contoh lain, ketika istri kesal dengan ibu mertua dan suami, baiknya yang dilakukan lebih ke validasi emosi. Berusaha mengerti istri misal dengan bilang 'Iya ya sayang, mama emang orangnya begitu. Wajar kalau kamu kesal'.


"Kayak menormalisasi perasaan istrinya," tutur psikolog klinis dewasa dari Tiga Generasi, Sri Juwita Kusumawardhani seperti dilansir detikcom.

Tenang, jangan diambil pusing, Bun. Kali ini HaiBunda akan berikan 4 tips bagaimana harus bersikap menghadapi mertua yang menyebalkan seperti dikutip dari The Huffington Post.

1. Tetapkan Batas Tegas dan Tanggapi Saran dengan Baik

4 Tips Menyikapi Mertua yang Menyebalkan/ Foto: Thinkstock


Kadang kita merasa berterima kasih ketika ayah atau ibu mertua kasih 'wejangan' atau masukan tentang rumah tangga karena pengalaman mereka sudah berpuluh-puluh tahun menjalaninya. Tapi, di sisi lain kita sebal karena merasa tiap rumah tangga itu berbeda dan kita nggak harus sama persis mengikuti jalan mertua.

"Tak apa. Bersikaplah tegas, ringkas namun tetap baik. Apapun saran dan masukannya, tetaplah jadi diri sendiri. Kalau mereka gigih, beri penjelasan akan konsekuensi yang didapat pasangan, beri tahu juga bahwa kita punya batasan dan akan membuat pilihan sendiri apapun konsekuensinya," tutur Deanna Brann, seorang psikoterapis dan penulis Reluctantly Related: Secrets To Getting Along With Your Mother-In-Law Or Daughter-In-Law.

Kita boleh kok menolak saran mertua dengan lembut misal, 'Saya tahu Ibu atau Ayah berusaha membantu tapi kami ingin mencoba menjalani rumah tangga kami'. Atau dengan lembut menyarankan bahwa waktu telah berubah dan jalan inilah yang kita tempuh untuk pasangan soal program hamil.

2. Alihkan Perhatian

4 Tips Menyikapi Mertua yang Menyebalkan/ Foto: Thinkstock

Ada momen di mana mood atau kondisi kita sedang buruk dan kurang bisa menerima masukan atau perintah dari mertua. Coba tarik dan buang napas, ambil air minum, dan duduk kembali. Bilang jujur ke pasangan bahwa kita sedang nggak mood menghadapi kemauan mertua juga membantu lho, Bun.

"Saya senang mengajarkan orang lain untuk belajar seni 'mengalihkan' subjek atau berjalan menjauh. Ketika sebuah percakapan mengarah ke pembicaraan yang 'beracun', saatnya untuk bangun, mengambil segelas air dan tanya tentang perjalanan yang akan datang atau topik ringan lainnya," kata Stephanie Buehler, psikolog yang tinggal di Southern California.

3. Jangan tersinggung

4 Tips Menyikapi Mertua yang Menyebalkan/ Foto: thinkstock

Ketika kita menikahi pasangan, maka kita 'menikah' pula dengan keluarganya dengan berbagai sejarah di dalamnya.

"Memahami masalah keluarga pasangan berasal dapat sangat membantu ketika kita belajar bagaimana mendekati mereka," kata F Diane Barth, psikoterapis dan penulis blog Psychology Today Off The Couch.

Biasanya orang tua sulit melakukan transisi dari mengasuh anak-anak mereka, hingga anak mereka punya hubungan spesial dengan orang lain dan membuat anak lebih memerhatikan pasangannya daripada orang tuanya.

"Menetapkan batas yang lembut tetapi tegas dan konsisten dapat membantu transisi ini. Orang tua mungkin mulai menyadari bahwa anak-anak mereka membutuhkan untuk menjalani kehidupan mereka sendiri," tambah Diane.

4. Lihat dari Sudut Pandang Mertua

4 Tips Menyikapi Mertua yang Menyebalkan/ Foto: thinkstock


Mertua juga manusia, yang punya kesalahan dan bisa berbuat salah. Bagaimanapun orang tua akan berjuang menghadapi kenyataan anaknya telah dewasa dan berusaha menerima orang lain yakni pasangan anak dalam keluarganya.

"Saat hubungan kita dengan mertua tampak mustahil cobalah untuk bersimpati padanya dan selalu waspada terhadap perubahan perilaku positif," kata Amanda Deverich, terapis pernikahan dan keluarga yang tinggal di Williamsburg, Virginia.

Nggak ada orang yang 100 persen buruk. Akan ada saatnya ibu mertua kita menghormati jadwal atau permintaan kita yang lain. Atau memuji masakan kita dan mengatakan sesuatu yang positif kembali. Jadi, tetap semangat ya, Bun. (aml/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Kasus Keguguran di Tahanan Perempuan Terungkap, Ini Temuan Terbaru

Kehamilan Amrikh Palupi

Potret Aktris 'Agensi Rumah Tangga' Fita Anggriani Bersama Suami dan Dua Anak

Mom's Life Amira Salsabila

Berat Badan Turun Tanpa Diet, Rigen Rakelna Ungkap Kebiasaan yang Dilakukan

Mom's Life Arina Yulistara

10 Contoh Teks Rekon Pribadi, Faktual, Imajinatif hingga Singkat Beserta Strukturnya

Parenting Asri Ediyati

9 Zodiak Paling Drama, Masalah Kecil Bisa Jadi Panjang

Mom's Life Elia Amaliana

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Warga RI Usia 17 Tahun Akan Dapat Saldo Rp50 Ribu di Rekening, Ini Alasannya

10 Contoh Teks Rekon Pribadi, Faktual, Imajinatif hingga Singkat Beserta Strukturnya

Kasus Keguguran di Tahanan Perempuan Terungkap, Ini Temuan Terbaru

Potret Aktris 'Agensi Rumah Tangga' Fita Anggriani Bersama Suami dan Dua Anak

9 Resep MPASI 6 Bulan ke Atas Anti Sembelit, Enak & Praktis Dibuat

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK