HaiBunda

MOM'S LIFE

Cara Glenn Alinskie agar Anak Mau Terbuka pada Ortu

Amelia Sewaka   |   HaiBunda

Senin, 24 Dec 2018 11:06 WIB
Cara Glenn Alinskie agar Anak Mau Terbuka pada Ortu/Foto: Instagram Glenn Alinskie
Jakarta - Tiap orang tua punya cara sendiri dalam mengasuh anak, agar berperilaku sesuai yang diinginkan. Seperti yang dilakukan Glenn Alinskie nih. Glenn Alinskie dan Chelsea punya cara sendiri agar si kecil Nastusha terbiasa terbuka pada orang tuanya.

Hal ini diungkapkan dalam unggahan Instagram Glenn Alinskie. Dia memposting foto dirinya bersama Nastusha, yang tampak membisikkan sesuatu ke ayahnya.

"Selalu dengarkan anakmu ketika mereka masih kecil, apapun itu. Jika kamu tak mendengarkan hal kecil ketika anakmu masih kecil, mereka tak akan mengatakan hal besar ketika anak sudah besar. Karena buat mereka, semua hal selalu besar," tulis Glenn.


Manis sekaligus 'ngena' banget ya kata-kata Glenn ini, Bun. Faktanya, penting lho mendengarkan anak walau mereka masih kecil. Efeknya bahkan bisa berpengaruh sampai anak besar nanti.





Glenn Alinskie memang sayang banget sama putri semata wayangnya ini. Bahkan terinspirasi Nastusha, Glenn sampai membuat game tentang putrinya yang menggemaskan ini lho.

"Ide sebenarnya dari saya karena saya sendiri suka main game. Nah terpikir kayaknya enak nih bikin game tentang Nastusha," ujar Glenn dilansir detikcom.

Dalam game yang ia beri nama 'Sweet Dreams Nastusha', Glenn menggunakan animasi sang putri. Digambarkan, game itu dimainkan ketika Nastusha sewaktu tidur dan ada yang mengganggu seperti nyamuk atau anjing tapi ada seekor gajah yang membantu melindung anaknya.

"Mainannya nggak ribet, jadi kapan pun kita bisa main. Misalnya dalam keadaan macet kita masih bisa mainin. Tapi posisinya kita sebagai penumpang ya bukan yang nyetir. Atau naik kereta, naik bus, pokoknya dalam keadaan santai lah," tambah Glenn.

Ayah penyayang anak banget ya Glenn.

Nah, bicara soal mendengarkan anak seperti yang dilakukan Glenn Alinskie, penting banget sebenarnya dalam mengasuh anak kita juga harus mendengarkan mereka. Dikhawatirkan misalnya anak dibully atau ada masalah, mereka hanya diam. Alhasil orang tua nggak tahu.

Jangan sampai karena masalah anak nggak tertangani, mereka jadi depresi atau mengalami masalah psikologi. Anna Surti Ariani, psikolog anak dari Klinik Terpadu UI mengatakan, kuncinya dekati dulu anak. Buat anak nyaman dengan orang tua jadi berikan dia seperti banyak pelukan, belaian lalu diajak ngobrol.



"Orang tua perlu mendengarkan anaknya. Jangan cuma ngasih nasihat mulu karena biasanya orang tua kan gitu, jadi ya anak juga malas mau ngomong apa," kata psikolog yang akrab disapa Nina ini.

Karena itu, dirasa Nina sangat perlu mendengarkan anak biar dia bisa mengekspresikan emosinya. Maka orang tua perlu bertanya, tapi juga nanya jangan dibombardir dengan begitu anak jadi bebas berekspresi dan sehat mental.

Komunikasi orang tua ke anak ngefek banget lho, Bun, ke perilaku mereka. Ketika komunikasi kita ke mereka efektif, anak nggak hanya cerdas tapi emosinya juga bisa tumbuh dengan baik. (aml/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

4 Shio Paling Menarik, Bukan Cuma Cantik tapi Punya Karisma Kuat

Mom's Life Elia Amaliana

Keren! Btari Anak Omesh & Dian Ayu Berhasil Sabet 3 Medali di Kompetisi Debat Internasional

Parenting Asri Ediyati

Anak Krakatau Erupsi, Ini 5 Cara Lindungi Keluarga dari Abu Vulkanik

Parenting Fauzan Julian Kurnia & Tiara Jasmine

Rafi Pangestu Anak Annisa Trihapsari Resmi Nikah, Sultan Djorghi Ikut Dampingi di Pelaminan

Mom's Life Amira Salsabila

Cara Membuat Tahu Aci yang Gurih dan Kenyal, Lengkap dengan Resepnya

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

4 Shio Paling Menarik, Bukan Cuma Cantik tapi Punya Karisma Kuat

Keren! Btari Anak Omesh & Dian Ayu Berhasil Sabet 3 Medali di Kompetisi Debat Internasional

Hamil 12 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?

Rafi Pangestu Anak Annisa Trihapsari Resmi Nikah, Sultan Djorghi Ikut Dampingi di Pelaminan

Sering Bilang "Aku Ingin Anakku Bahagia"? Psikolog Ungkap Dampaknya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK