mom-life

Keteguhan Hati Sang Ayah Meski Vanessa Angel Tersandung Masalah

Ratih Wulan Pinandu Selasa, 08 Jan 2019 15:00 WIB
Keteguhan Hati Sang Ayah Meski Vanessa Angel Tersandung Masalah
Jakarta - Doddy Sudrajat tercekat mendengar anak kesayangannya, Vanessa Angel, tersandung kasus prostitusi online. Jantungnya berdegub kencang bak disambar petir, kala mengetahui Vanessa diamankan polisi di Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu (5/1/2019) lalu.

"Setelah ada kejadian seperti ini, rasanya saya nggak percaya. Saya belum ketemu langsung dengan Vanessa, saya baru komunikasi via telepon hari Minggu, dijemput sama Jane Shalimar," ungkap Doddy.

Doddy tak pernah menyangka, jika Vanessa akan tersandung masalah prostitusi. Pasalnya, Vanessa dikenal sebagai anak baik di keluarga mereka. Mengutip wawancara dengan Insertlive, Doddy memang tak lagi bisa mengontrol pergaulan anaknya itu, Bun. Terlebih, setelah mereka memutuskan pisah rumah beberapa tahun lalu.



Ya, diceritakan Doddy, sudah tujuh tahun belakangan artis 27 tahun itu menyewa rumah di bilangan Jakarta Selatan. Vanessa sudah terbiasa hidup mandiri. Bahkan, untuk urusan pekerjaan pun sudah tak lagi melibatkan sang ayah sebagai manager.

"Sudah hampir tujuh tahun nggak sama saya, jadi sudah nggak bisa ngontrol siapa teman-temannya, lingkungan sosialnya. Tapi kalau ada acara spesial, ada yang ulang tahun suka bawa teman akrabnya dikenalin. Dulu pas saya yang pegang, saya manager-in semua saya kenal," lanjut Doddy.

Meski begitu, Doddy sebagai orang tua selalu berusaha untuk memberikan nasihat yang terbaik untuk putrinya. Ia mengingatkan Vanessa untuk selalu menjaga attitude dan pergaulannya sebagai public figure. Namun, Vanessa kini telah beranjak menjadi gadis dewasa, yang tak lagi mudah diatur seperti saat dia masih remaja kan, Bun.

"Jaga diri kamu, kan kamu sebagai public figure, biasalah sebagai orang tua kasih nasihat saja," lanjut Doddy, sambil mengusap keringatnya.

Meski Tersandung Masalah, Ayah Tetap Percaya Vanessa Angel Anak BaikVanessa Anel tersandung masalah/ Foto: Instagram vanessaangelofficial

Bahkan, perbedaan jarak pun tak lantas membuat hubungan anak dan ayah itu menjadi jauh. Diungkap Doddy, komunikasi mereka tetap terjaga, meski tak bisa lagi mengawasi anak perempuannya itu setiap waktu.

Ke mana pun pergi, Vanessa tak akan lupa untuk memberitahu Doddy. Begitu pula sebaliknya, saat sang anak lupa, maka Doddy akan menghubunginya lebih dulu.

"Kalau syuting suka bilang, ngabarin. Kalau nggak ngabarin saya suka nanya, 'Kak Echa syuting dimana'. Kalau dia nggak syuting atau lagi nggak enak badan juga bilang lagi di rumah," tuturnya menambahkan.

Kini, Doddy hanya bisa berharap agar kasus yang menimpa anaknya bisa segera terselesaikan. Tak dipungkiri olehnya, pemberitaan di media membuat keluarga besar mereka terguncang. Bahkan, mereka tak lagi mau menonton televisi demi menjaga telinga dan pikiran agar tetap tenang.

Doddy pun mengakui, kondisi kesehatannya menurun setelah mendengar berita penangkapan putrinya. Tak hanya dia saja, karena sang istri, kakak, serta kakek dan nenek Vanessa ikut terguncang mengetahui kabar Vanessa. Pikiran berat membuat mereka sempat tak mau lagi menyentuh makanan.

Namun perlahan, seiring kabar perubahan status Vanessa dalam kasus prostitusi ini membuat sang ayah dan keluarga bisa menghela napas.

"Reaksi keluarga lega, agak sedikit lega. Kita berdoa saja mudah-mudahan dari status saksinya bisa bebas dari tuntutan, atas kasus yang dituduhkan. Tapi di media gencar dimana-mana, untuk sementara kita nggak mau nonton tv dulu deh, yang penting untuk sementara kita tahu langsung dari Vanessa dan Mbak Jane dia sudah turun jadi saksi dan boleh pulang," tegas Doddy dengan muka tabah.


Dalam kondisi seperti ini, dukungan ayah memang sangat dibutuhkan Vanessa Angel. Diungkap psikolog Ayoe Sutomo, anak akan mulai mengalami masalah krusial sejak usia remaja. Ayoe menyarankan, sebaiknya orang tua tidak melewatkan fase krusial dalam hidup anaknya tersebut.

Salah satu caranya, menurut Ayoe, menempatkan diri sebagai pelindung sekaligus sahabatnya. Berusahalah menjadi teman cerita yang baik dan menyenangkan untuk anak-anaknya.

"Jadi saat anak moody, kemudian marah-marah melulu, pahami bahwa itu adalah perubahan hormon yang terjadi. Jadi, dalam kondisi itu tidak sepenuhnya salah anak," papar Ayoe.

(rap/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi