moms-life

Pesan Penyemangat dari Istri Ernest Prakasa untuk Para Ibu

Amelia Sewaka Jumat, 08 Feb 2019 07:09 WIB
Pesan Penyemangat dari Istri Ernest Prakasa untuk Para Ibu
Jakarta - Dengan perkembangan digital yang sudah sangat pesat seperti sekarang ini terutama pada media sosial, kita jadi mudah tahu banyak. Sekaligus, kita juga mudah membandingkan hidup kita dengan hidup orang lain, benar nggak, Bun? Mungkin hal inilah yang membuat Meira Anastasia juga ikut angkat bicara.

Dalam sebuah foto yang Meira unggah, di mana foto tersebut adalah foto yang sama namun pose dan waktunya saja yang berbeda, ia katakan dulu tak pernah berani memposting foto yang bagian kanan. Namun, sekarang ia sudah lebih santai dan menerima apapun kata orang tentang dirinya.

"Ingat ya, nggak semua foto 'sempurna' yang kita lihat di Instagram adalah keadaan real mereka selama 24 jam. Yuk, kita fokus ke kehidupan kita masing-masing, mari belajar untuk nggak selalu membandingkan hidup kita yang real dengan kehidupan orang yang kita lihat hanya di Instagram," tulis Meira.





[Gambas:Instagram]



Istri dari Ernest Prakasa ini menambahkan, kalau hidup nggak cuma kita lihat di media sosial aja, jadi nggak perlu keras sama diri sendiri ya Bunda. Meira memang nggak sekali dua kali mengunggah sesuatu yang bermakna atau sekadar untuk menyemangati ibu lain. Pada unggahan lain, Meira yang memposting foto ibu inspiratif lainnya, Chrissy Teigen, membahas tentang tantangan yang sedang hits, #tenyearschallenge.

"Gara-gara #10yearschallenge kemarin, jadi banyak yang berpikir: Iya dulu saya kurus! Ya, sepuluh tahun lalu, belum ada anak dan badan masih cihuy. Sekarang kita jadi mikir, 'Kok gue sekarang gini ya?'. Ya, namanya juga punya anak, nggak cuma badan yang berubah tapi semua aspek kehidupan kita juga berubah. Kuncinya, adalah menerima. Ketika kita menerima kalau keadaan sudah tidak sama lagi dengan dulu dan kondisi ini yang harusnya dijalani, biasanya jadi lebih santai. Be best version of you as a mom/wife/woman," tulis Meira Anastasia.

[Gambas:Instagram]




Tak hanya itu, ibu dua anak ini juga merasakan kok yang namanya dinyinyirin netizen. Apa-apa serba dikomentari termasuk bentuk tubuh, dan segala macamnya. Tips lain yang Meira berikan adalah, jangan masukin ke hati.

"Taruhan deh, beberapa menit kemudian setelah mereka ngomong atau komentar yang bikin kuping panas, mereka juga udah nggak inget lagi tuh. Mungkin move on ke ngomentarin orang lain lagi, atau mikirin problem yang sebenarnya mereka hadapi. Jadi kenapa kita yang sakit hati? Rugi. Mending tenaga dan pikiran kita pakai untuk hal yang lebih bermanfaat dan berguna bagi kita dan orang lain," tulis Meira Anastasia di postingan lainnya.

Nggak cuma yang muda yang berkompetisi, para ibu juga bisa lho berkompetisi atau yang disebut mom-petition. Keadaan yang Meira gambarkan mungkin sudah bisa masuk di antaranya apalagi membandingkan di ajang media sosial yang kini kencang banget. Dilansir Psychology Today, beberapa ibu merasakan mom-petition ini sejak kehamilan. Ya, dari mulai kepo soal berat badan ibu lain setelah dan sebelum hamil, kemudian ada perbandingan lain soal melahirkan normal atau caesar.

Menurut psikolog dari Tiga Generasi, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial, jadi wajar kadang kita cenderung melihat keadaan orang lain.

"Jadi kepo alias ingin tahu juga 'dapur' orang lain dan para ibu ini juga ada kecenderungan 'pengen'. Ketika hal itu bagus, kita pengen kayak ibu itu, tapi kalau jelek jadi ya merasa, 'Oh oke saya lebih baik ternyata'," papar Vera.

Vera menyarankan agar kita pakai 'kaca mata kuda'. Fokus aja sama diri sendiri, dan penting untuk seorang ibu realistis mengenali diri dan realistis sampai mana batas dirinya.


(aml/rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi