mom-life

Kiat Sukses Eriska Rein Turun 15 Kg Setelah Menyapih Putranya

Muhayati Faridatun Kamis, 21 Feb 2019 07:00 WIB
Kiat Sukses Eriska Rein Turun 15 Kg Setelah Menyapih Putranya
Jakarta - Eriska Rein melahirkan anak pertamanya pada Juni 2016 lalu. Setelah sempat naik hingga 20 kilogram, aktris 24 tahun ini perlahan mengembalikan ke berat badan normal.

"Sudah lumayan sih, hampir 15 (kilogram). Karena jujur waktu aku hamil naiknya 20an (kilogram)," ucap Eriska Rein saat ditemui detikcom di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, baru-baru ini.

Istri Mithu Nisar ini bercerita, kesuksesan menurunkan berat badan tak lain karena mengatur pola makan dan berolahraga teratur. Menurut dia, mengatur pola istirahat juga perlu lho, Bunda.



Eriska pun mengaku kalau dia mulai diet setelah menyapih putra pertamanya, Mikhail Zayn Muhsin, beberapa bulan lalu. Selesai masa menyusui, aktris yang kerap membintangi FTV ini merasa lebih banyak memiliki 'me time', salah satunya untuk berolahraga.

"Sekarang lebih healthy diet, clean eating, dan olahraga lagi senang Muay Thai. Terus jaga pola makan, atur kalori, istirahat cukup, dan lebih ke natural diet," tuturnya.

Eriska Rein dan suami/ Eriska Rein dan suami/ Foto: Eriska Rein
Wah, Bunda juga pasti mau ya berat badan kembali normal setelah melahirkan dan menyusui si kecil. Menurut ahli gizi Rita Ramayulis, DCN, M.Kes, hal itu boleh saja dilakukan.

Tapi, selama menyusui tanpa melakukan olahraga dan diet, menurut Rita, berat badan Bunda akan menyusut dengan sendirinya. Ia menambahkan, alasannya karena Bunda memerlukan banyak energi untuk memproduksi ASI, yakni sebanyak 500 sampai 700 kilo kalori (kcal).

"Jika si ibu mengonsumsi makanan sesuai dengan kebutuhannya sebelum hamil atau menyusui, maka ASI diambil dari cadangan tubuh ketika hamil dan secara otomatis akan mempercepat turunnya berat badan," tutur Rita, dilansir detikcom.


Nah, kalau Bunda ingin menurunkan berat badan dengan cepat, Rita menganjurkan untuk menghindari makanan mengandung minyak serta santan yang terlalu kental.

Sebaiknya, kata penulis 23 buku tentang nutrisi dan diet ini, Bunda mengonsumsi makanan mengandung mikronutrien, yaitu zat gizi yang diperlukan dalam jumlah sangat kecil. Contohnya buah-buahan yang mengandung banyak air seperti melon dan semangka.


[Gambas:Video 20detik]

(muf/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi