mom-life

Pertambahan Usia Bikin Libido Wanita Menurun, Mitos atau Fakta?

Ratih Wulan Pinandu Jumat, 22 Feb 2019 20:02 WIB
Pertambahan Usia Bikin Libido Wanita Menurun, Mitos atau Fakta?
Jakarta - Banyak yang bilang, seiring pertambahan usia akan membuat hasrat bercinta wanita menurun. Mitos atau fakta ya, Bun? Banyak Bunda yang curhat jadi malas 'ehem' setelah memiliki anak.

Menjawab hal itu, psikolog dewasa sekaligus sex expert, Elizabeth Santosa, menegaskan bahwa itu hanya mitos belaka. menurutnya, usia tidak berpengaruh pada tingkat libido perempuan. Gairah bercinta bisa menurun karena disebabkan beberapa hal, di antaranya gaya hidup buruk dan malas olahraga.

"Itu hanya mitos, Bunda. Karena yang saya lihat statistiknya banyak wanita yang libidonya tinggi. Dia suka olahraga jadi ada aktivitas. Kedua, gaya hidup yang tidak baik, seperti suka merokok. Atau sepanjang hidupnya cuma ngurusin anak saja dan sama suami dicueki itu juga bisa bikin libido menurun," ungkap psikolog yang biasa disapa Lizzie, saat berkunjung ke kantor HaiBunda, baru-baru ini.



Tak hanya membuat gairah menurun, karena akan berdampak pada hal lain, Bun. Jika dibiarkan bisa membuat Bunda bosan sama pasangan lho. Akibatnya, menjadi beban dan juga hilangnya perasaan sama Ayah, Bun. Disarankan Lizzie untuk membicarakan hal-hal yang membuat Bunda tidak nyaman, sehingga Ayah dapat membantu mencari jalan keluarnya.

Misalnya, Bunda merasa tidak nyaman dengan posisi atau gaya bercinta yang selama ini Ayah lakukan. Segera diskusikan hal itu, agar mendapatkan kepuasan saat 'ehem'. Bercinta, menurutnya, merupakan sebuah kebiasaan yang harus dijaga kenyamanannya. Ibarat bunga, bercinta pun perlu disiram dan dipupuk agar terus bersemi, Bun.

Pertambahan Usia Bikin Libido Wanita Menurun, Mitos Atau Fakta?Alasan libido wanita menurun/ Foto: ilustrasi thinkstock
"Namanya kebiasaan harus dipupuk. Kalau cinta enggak dipelihara dan kegiatan 'ehem' seadanya saja. Tidak dilakukan dan diusahakan ya mati. Padahal kegiatan 'ehem' sebuah kebutuhan. Kasih sayang, sentuhan fisik itu sudah termasuk intimasi, sudah kegiatan 'ehem',"lanjutnya.

Namun, enggak dipungkiri kalau rasa capek akan mempengaruhi libido ya, Bun. Saat Bunda merasa sangat kelelahan, dan tidak ingin 'bermain' bersama Ayah bisa menolaknya secara halus. Katakan saja kalau Bunda sedang kelelahan, pasti Ayah akan mengerti.

Tapi ingat, Bun, jangan keseringan menolak ajakan Ayah. Sebab, suami yang terlalu sering ditolak akan merasa terabaikan dan lama-kelamaan bisa membuatnya malas meminta. Menurut Lizzie, gairah cinta merupakan sesuatu yang harus diusahakan. Dalam arti, butuh niat dan usaha pasangan untuk mengupayakan kehidupan ranjang tetap membara.

"Suami istri sudah saatnya harus saling terbuka, yang jadi masalah kalau Bunda sudah sering menolaknya. Kalau suami sudah enggak pernah meminta itu masalah, karena di dalam hatinya kecewa sampai malas meminta. Kehidupan 'ehem' perlu diusahakan dengan lebih banyak usaha sehingga akan kembali (bergairah)," tegas Lizzie.


Melansir Mayo Clinic, hasrat seksual wanita memang mengalami fluktuasi secara alami secara bertahun-tahun. Perubahan besar dalam kehidupannya akan sangat mempengaruhi libido wanita. Seperti kehamilan, menopause dan mengidap penyakit tertentu. Beberapa obat yang digunakan untuk mengatasi gangguan emosi juga dapat menyebabkan dorongan seks pada wanita menjadi rendah.

Perubahan hormon selama kehamilan dan menyusui dapat meredam gejolak libido seorang wanita. Jadi, Bunda yang sudah memiliki anak enggak perlu merasa bersalah ya, kalau jadi malas diajak bercinta sama Ayah. Ditambah dengan kelelahan, perubahan citra tubuh, tekanan kehamilan atau merawat bayi baru lahir juga menyebabkan perubahan hasrat seksual, Bunda.

Nah, kalau Bunda merasa kehidupan seks bermasalah segera bicarakan dengan suami. Sehingga kehidupan rumah tangga tetap hangat, meski pernikahan sudah lama berlangsung lama.

[Gambas:Video 20detik]

(rap/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi