mom-life

Cerita Kreatif Aliya Rajasa Buat Kostum 'Shark-Ti' untuk Putranya

Asri Ediyati Senin, 25 Feb 2019 12:11 WIB
Cerita Kreatif Aliya Rajasa Buat Kostum 'Shark-Ti' untuk Putranya
Jakarta - Aliya Rajasa mengaku harus kreatif menjadi ibu 'zaman now'. Apalagi setelah anak keduanya, Pancasakti Maharajasa Yudhoyono sekolah. Lewat Instagram miliknya, istri Ibas Yudhoyono ini menceritakan tentang tugasnya saat membantu Sakti membuat pekerjaan rumah.

Bukan PR yang biasa diterima kita waktu zaman sekolah dulu, Bun, melainkan PR karya seni. Tugas tersebut menuntut anak dan ibu kreatif menciptakan kostum yang menarik.

Mau enggak mau, Aliya harus terampil membantu anaknya membuat kostum sendiri. Diakui Aliya, awalnya ia kebingungan, untungnya para guru dan ibu-ibu lain membantu mengutarakan ide.


"PR anak zaman sekarang, membuat cerita dari karakter favorit, lalu buat kostumnya sendiri. Harus DIY. Mammienya harus kreatif, untung gurunya helpful dan ada teman-teman, ibu-ibu seperjuangan di kelasnya Sakti jadi nanya-nanya dan berbagi info cara-cara DIY. Thank you mommies," tulis Aliya di laman Instagram @ruby_26.

Sakti akhirnya berhasil membuat kostum buatannya sendiri. Ia terinspirasi dari ikan hiu. Setelah kostum jadi, Sakti akan tampil di kelas dan membawakan cerita karangannya. Sakti akan berperan dengan karakter yang ia ciptakan sendiri, Shark-Ti. Hi-hi-hi, kreatif ya?

[Gambas:Instagram]


Di penutup, Aliya juga menyebut ibu mertuanya, Ani Yudhoyono, dan kakak iparnya, Annisa Yudhoyono.

"Memo - Mema lihat Sakti jadi Shark! Di cerita karangan Sakti, karakternya namanya Shark-Ti. Jalan ceritanya berasal dari Sakti sendiri, mammie membantu mengilustrasikannya menjadi gambar, Sakti mewarnai. Tunggu Sakti perform ya Jumat besok, nanti divideoin untuk Memo-Pepo (panggilan Ani-SBY) dan Mema-Pepa (panggilan Annisa-Agus) yang lagi di Singapura. Semangat!" tutup Aliya.

Berbicara ibu kreatif, secara profesional adalah hal yang tak terbantahkan antara kreativitas dan menjadi ibu.

"Ketika wanita dituntut untuk produktif secara profesional itu artinya, adalah waktu yang terbaik untuk mereka memiliki anak," tutur Anna Abraham, seorang profesor di Leeds Beckett University yang mempelajari ilmu saraf kreativitas, seperti dilansir The Atlantic.

Ketika Anna menjadi seorang ibu, dia menyadari dirinya harus mengubah kebiasaan dan pola sehari-harinya. Anna tahu mengembangkan kreativitas sering kali melibatkan perubahan cara kita memandang dunia.

"Menjadi seorang ibu memberi kita perspektif yang berbeda. Kita berurusan dengan situasi yang sepenuhnya baru. Kita menemukan sisi diri yang benar-benar baru. Semua ini bisa berguna untuk kreativitas, yang merupakan hal baru," ungkap Anna.

(aci/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi