HaiBunda

MOM'S LIFE

Cara Tepat Menyimpan Dana Darurat agar Keuangan Keluarga Aman

Yuni Ayu Amida   |   HaiBunda

Rabu, 13 Mar 2019 08:00 WIB
Cara Tepat Menyimpan Dana Darurat agar Keuangan Keluarga Aman /Foto: istock
Jakarta - Bunda pasti memiliki setumpuk harapan dan goals yang ingin dicapai di masa depan. Apapun harapan itu, mulailah dengan membuat rencana keuangan untuk meraihnya. Salah satunya dengan mempersiapkan dana darurat.

Menurut Founder and CEO Finansialku, Melvin Mumpuni, dana darurat adalah instrumen keuangan yang harus disiapkan paling awal. Fungsinya sebagai dana utama yang akan digunakan saat terjadi keadaan mendesak atau genting, di luar rencana yang dibuat.


"Dana darurat itu penting. Kita enggak tahu kapan situasi darurat itu datang. Kayak ban mobil, kita enggak tahu kapan bannya kempes, tapi ada ban serep, nah itu seperti keuangan," jelas Melvin, dalam konferensi pers 'Gerakan Punya #PunyaSimpenan Emas untuk Masa Depan' di Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa (12/3/2019).


Melvin menuturkan, kalau kita tidak punya dana darurat, bisa jadi masalah untuk keuangan berikutnya. Ia mencontohkan, bila seseorang yang tak punya dana darurat tiba-tiba mengalami hal yang tak diinginkan, misal kecelakaan, apa yang dilakukan? Pasti bingung pinjam sana-sini ya, Bun.

"Misal, pinjam sama keluarga masih enggak ada bunga, tapi kalau pinjaman online. Kalau dalam kondisi darurat itu, misal kecelakaan, dua hari sembuh enggak? Enggak kan, dirawat di rumah sakit kan? Bunga jalan kan? Itu merembet ke masalah keuangan berikutnya. Serem ya?" jelasnya.

Melvin pun memberikan tips bagaimana sebaiknya cara menyimpan dana darurat. Pertama, tentukan jumlah dana darurat. Untuk yang masih lajang, 6 kali dari pengeluaran bulanan, 9 kali bagi yang sudah menikah, dan 12 kali untuk yang sudah menikah dan memiliki anak.

"Misal, saya punya pengeluaran bulanan 5 juta, berarti kalau saya single dana darurat saya 30 juta," ujar Melvin.


Kedua, dia menambahkan, monitor dana darurat yang sudah terkumpul. Usahakan nilainya berada di atas kenaikan harga-harga kebutuhan dasar. Kemudian ketiga, pilihlah penyimpanan yang tepat untuk menyimpan dana darurat. Karena kalau salah pilih, nilai dana darurat kita bisa berkurang.

"Instrumen yang bisa dipilih untuk menyimpan dana darurat adalah emas atau logam mulia. Hindari menyimpan dana darurat dalam bentuk perhiasan, karena nilainya akan dikurangi oleh biaya pembuatan dan juga model perhiasan tersebut," tutup Melvin. (yun)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

7 Ciri Orang dengan EQ Tinggi yang Terlihat dari Kebiasaannya

Mom's Life Annisa Karnesyia

Resep Sosis Gulung Mie, Camilan Favorit Anak Saat Liburan

Mom's Life Tiara Jasmine & Adi Prakoso

Cara Mengenali Orang Egois dari 9 Ucapan yang Sering Mereka Katakan saat Ngobrol

Mom's Life Amira Salsabila

Curahan Hati Shireen Sungkar Kenang Orang Tua Cerai, Bahagia saat Bisa Saling Memaafkan

Mom's Life Annisa Karnesyia

Tata Cara Sujud Sahwi, Bacaan dan Syarat Melakukannya

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Kisah Bunda Melahirkan Bayi Kembar dengan Berat 9 Kg, Jadi Sorotan setelah Pecahkan Rekor

5 Pasta Gigi Bayi 1 Tahun ke Atas yang Aman Jika Tak Sengaja Tertelan, Pilih Terbaik Cegah Karies

Momen Tak Terduga Jackie Chan Panggil Iko Uwais ke Panggung

Resep Sosis Gulung Mie, Camilan Favorit Anak Saat Liburan

7 Ciri Orang dengan EQ Tinggi yang Terlihat dari Kebiasaannya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK