mom-life

Mengatasi Rasa Tak Nyaman Bercinta karena Istri Pakai KB Spiral

Annisa Karnesyia Minggu, 31 Mar 2019 20:04 WIB
Mengatasi Rasa Tak Nyaman Bercinta karena Istri Pakai KB Spiral
Jakarta - Intrauterine Device (IUD) atau KB spiral adalah jenis alat kontrasepsi andalan beberapa wanita kerana terbukti nyaman dan aman. Tapi, pemasangan KB spiral kerap menimbulkan keluhan terkait aktivitas hubungan intim.

"Saat berhubungan intim, beberapa suami merasa tidak nyaman karena merasakan benang dari KB spiral seperti menusuk-nusuk," kata dr.Tirsa Verani, SpOG dari Rumah Sakit Brawijaya Antasari, dalam Talkshow #AktifTanpaAnemia bersama DKT Indonesia, di Hotel Royal tulip Gunung Geulis, Bogor, baru-baru ini.

Menurut Tirsa, hal ini terjadi karena ukuran benang KB spiral yang terlalu panjang atau pendek. Bunda tidak perlu khawatir, ukuran panjang benang bisa diatur oleh dokter dengan memotongnya.


"Benang bisa diakali oleh dokter. Misalnya dilipat ke dalam atau dipendekkan dengan dipotong," ujarnya.


Menurut Rachna Vanjani, dokter obgyn dari Amerika Serikat, rata-rata panjang area vagina wanita sekitar 10 cm. Dengan leher rahim dan rahim yang terletak di bagian atas vagina.

"Kebanyakan dokter akan memotong benang KB spiral sekitar 3 sampai 4 cm dengan perkiraan benang yang lembut akan berada di sekitar leher rahim atau secara fisik dapat terselip di belakang leher rahim sehingga tidak keluar atau menggantung ke dalam vagina," ujar Vanjani, dikutip dari Cosmopolitan.

Dengan kondisi benang seperti itu, Vanjani menambahkan, pasangan pasti tidak akan merasakan benang KB spiral selama berhubungan intim. Meski begitu, jarang sekali pasangan bisa merasakan benang itu.

"Sebenarnya, benang dari KB spiral itu hanya terasa seperti sentuhan kecil di penis pria. Jarang yang menganggapnya sebagai gangguan," kata Vinjani.

Vinjani menjelaskan, jika beberapa jenis KB spiral memang memiliki jenis benang yang bisa dirasakan pasangan saat berhubungan intim. Jadi, dia menyarankan untuk menunggu selama beberapa bulan sebelum dilakukan tindakan oleh dokter.

"Jika pasangan merasakan benang, bisa ditunggu dulu selama beberapa bulan. Namun, jika benang masih menjadi masalah utama dalam berhubungan intim, sebaiknya segera ke dokter agar benang segera dipotong atau diselipkan ke dalam rahim," tutup Vinjani.

Namun, jangan karena benang KB spiral mengganggu hubungan intim, Bunda berhenti menggunakannya ya. Hal terpenting, Bunda selalu berkomunikasi dengan pasangan dan konsultasi ke dokter.


[Gambas:Video 20detik]

(ank/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi