mom-life

Harapan Rhoma Irama Soal Kepastian Hukum Putranya

Yuni Ayu Amida Selasa, 16 Apr 2019 20:01 WIB
Harapan Rhoma Irama Soal Kepastian Hukum Putranya
Jakarta - Gugatan kasasi jaksa terhadap pedangdut Ridho Rhoma dikabulkan Mahkamah Agung (MA). Meski Ridho telah menjalani hukuman penjara dan rehabilitasi, hukumannya diperberat menjadi 1,5 tahun. Sebagai ayah, wajar kalau Rhoma Irama mempertanyakan keputusan yang menurutnya tidak adil.

"Negara merehab orang yang sakit dan memenjarakan orang yang melakukan tindak pidana. Ridho bukan pidana tapi dipenjara, oke kita terima. Tapi sudah bebas dan sekarang pengin dipenjarain lagi? Apakah Ridho sebagai anak bangsa mau dihancurkan dan dibinasakan lagi?" kata Rhoma, dikutip dari detikcom.


Rhoma menjelaskan, anaknya sudah bebas sejak Januari 2018. Ya, sudah setahun lebih dan Ridho pun sudah kembali beraktivitas. Namun Rhoma mempertanyakan, mengapa saat ini anaknya dipanggil lagi untuk ditahan.


"Ini artinya sekarang, kalau dikatakan saya tidak mengerti, sekarang yang namanya hukum. Itu mengandung unsur kemanusiaan adil dan beradab. Apakah ini adil? Beradab? Orang sudah bebas dan sehat disuruh penjara lagi," sambungnya.

Menurut si Raja Dangdut, putranya bukanlah seorang kriminal dan hanya sebagai korban penyalahgunaan narkoba. Dan saat ini, Ridho diklaim sudah bersih dari barang haram tersebut.

Di sisi lain, Rhoma memastikan Ridho belum bisa memenuhi panggilan kejaksaan untuk melakukan eksekusi. Alasannya, baik Ridho maupun pengacaranya belum menerima salinan keputusan.

Rhoma menegaskan bukan karena Ridho menghindar atau tidak taat hukum. Tapi justru menurut dia, pihaknya tidak datang karena mentaati hukum dan sesuai dengan undang-undang.

"Jadi secara undang-undang, Ridho harus menerima itu dulu, pengacaranya harus menerima itu dulu, baru eksekusi bisa dilaksanakan," tutur pelantun tembang Cuma Kamu ini.

Harapan Rhoma Irama Soal Kepastian Hukum PutranyaFoto: Ismail/detikHOT

Musisi 72 tahun ini pun mengaku siap jika memang nantinya Ridho harus masuk penjara lagi. Hanya saja, sebelum putusan itu ketuk palu, sang ayah akan terus memperjuangkan anaknya dengan melakukan upaya perlawanan secara hukum.

"Saya sebagai orang tuanya, Ridho sendiri kalau pemerintah dalam hal ini penegak hukum mau melaksanakan penegakan hukum dengan cara seperti ini kita siap. Ridho juga siap mau dipenjara berapa tahun silahkan, karena kita tahu, sebagai rakyat ini tidak bisa apa-apa. Tapi memang kita akan melakukan perlawanan secara hukum," tandasnya.

Apa yang dilakukan Rhoma Irama terhadap Ridho Rhoma ini salah satu bentuk pengorbanan seorang ayah membela anaknya, Bun. Dikatakan konsultan pendidikan James B. Stenson, seorang pria memiliki cara untuk melindungi keluarganya, terutama istri dan anaknya. Perlindungan ini bisa berupa fisik maupun moral.

"Ayah bisa pasang badan ketika ada orang yang mengganggu istri dan anaknya," ujar Stenson, seperti dilansir Parent Leadership.


Selain itu, sikap kepemimpinan seorang ayah akan membantu anak-anaknya memahami hubungan antara upaya dan hasil, antara standar dan prestasi. Ini dibutuhkan sang anak agar bisa mengatasi sikap kanak-kanaknya dan memahami hidup tidak hanya sekadar bermain.

"Selain itu, dia melindungi anak-anaknya dari hal yang mengancam seperti narkoba, pengganggu, penjahat, tindakan tidak adil dari semua jenis, dan potensi bencana yang timbul dari kurangnya pengalaman dan kesalahan seperti berlari ke jalan raya atau bermain-main dengan korek api," tandas Stenson.

Bunda, simak juga ya penuturan Rhoma Irama tentang kepastian hukum sang anak, selengkapnya dalam video berikut:

[Gambas:Video 20detik]

(yun/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi