mom-life

Tips Diet Sukses Sembari Puasa di Bulan Ramadan

Radian Nyi Sukmasari Selasa, 30 Apr 2019 08:07 WIB
Tips Diet Sukses Sembari Puasa di Bulan Ramadan
Jakarta - Bulan Ramadan akan segera tiba. Bagi Bunda dan keluarga yang berencana menurunkan berat badan, gimana kalau memanfaatkan momen puasa Ramadan? Agar upaya tersebut berhasil, perhatikan dulu tipsnya ya.

Seperti kita tahu, puasa memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, salah satunya me-reset tubuh agar lebih sehat. Nah, disampaikan dokter spesialis gizi klinis dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan, dr.Arti Indira, M.Gizi, Sp.GK, saat puasa sejatinya jam makan hanya digeser.

"Yang awalnya makan di tengah-tengah, siang hari, ini kegeser. Nah, supaya sukses menurunkan bobot sambil puasa, triknya pas sahur usahakan makan sedekat mungkin waktu imsak," tutur Arti, saat berbincang dengan HaiBunda.



Apa asupan yang disarankan untuk dikonsumsi? Arti bilang, karbohidrat terutama karbohidrat kompleks. Misalnya nasi merah, roti gandum, atau pasta gandum. Karbohidrat kompleks ini, Bun, mengandung serat lebih banyak, sehingga kita bisa kenyang lebih lama.

Tips Diet Sukses Sembari Puasa di Bulan RamadanIlustrasi diet/ Foto: iStock
Tiap kali makan pun jangan lupa mengonsumsi protein, sekitar 1 - 2 porsi tiap sahur atau sekitar 60 - 80 gram untuk protein nabati dan hewani. Hal yang penting juga, kurangi asupan gorengan.

"Ibu-ibu kadang kan pengen yang simpel, beli makanan siap saji, nanti tinggal digoreng. Sebulan terus kayak gitu, enggak sadar berat badan naik deh," kata dia.

Untuk itu, Arti menyarankan, Bunda mengolah makanan untuk sahur dengan dikukus, direbus, atau mengolahnya dengan memakai air fryer. Jangan lupa juga, Bun, sempatkan makan buah. Jika ingin minum susu sah-sah saja kok. Pastikan juga kita minum air putih yang cukup ya.

Saat buka puasa, konsumsi karbohidrat simpleks. Arti menyarankan, untuk membatalkan puasa, makan dua atau tiga buah kurma saja sudah cukup kok. Apalagi, kurma juga mengandung mineral seperti magnesium, kalsium, dan kalium.

"Biasanya kan kita bablas pas buka puasa, makan semangkuk kolak, tambah es buah, minumnya teh manis, dan enggak lupa makan gorengan. Gula darah akhirnya naiknya melejit. Kalau kurma memang menaikkan gula darah, tapi enggak terlalu melejit," papar Arti.


Setelah salat Maghrib, jangan lupa minum air putih. Jika terbiasa minum susu pun boleh karena susu juga mengandung protein, kalsium, dan gula. Setelah itu, jika ingin konsumsi makanan lengkap enggak masalah.

"Tetap menunya dengan gizi seimbang. Terus habis tarawih, boleh makan satu porsi snack. Kalau agak lapar dan kebetulan banyak aktivitas, boleh yang lebih lengkap. Misal yoghurt dengan potongan buah, roti pakai alpukat," kata Arti.

Tapi, bukan berarti Bunda enggak boleh menikmati kudapan lain saat berbuka puasa lho. Buah, kue kukus, bahkan gorengan enggak masalah dikonsumsi. Tapi ingat, jumlahnya jangan berlebihan ya, Bun. Kalau begitu, ketika Ramadan selesai yang ada angka timbangan bergeser ke kanan deh, he-he-he.

[Gambas:Video 20detik]

(rdn/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi