HaiBunda

MOM'S LIFE

Pesan Sandiaga Uno, Luangkan Waktu untuk Orang Tua Meski Sibuk

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Jumat, 14 Jun 2019 14:39 WIB
Sandiaga Uno/ Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Calon wakil presiden nomor urut dua, Sandiaga Uno baru-baru ini berikan pesan pada netizen. Ia mengunggah video dengan keluarganya yang sedang melakukan makan dalam rangka kumpul Lebaran. Sandi juga mengenalkan kedua orang tuanya.

"Ini Kakek Online, Razif Halik Uno namanya, panggilannya Henk Uno. Beliau adalah insinyur, yang pensiun di usia 50 tahun. Kok pensiunnya muda banget ya? Sementara Papa Online (panggilan Sandi dari netizen) dua hari lagi usianya 50 tahun. Kalau mengikuti jejak Kakek Online, pensiun umur 50," kata Sandi.


Setelah itu, Sandi mengenalkan sang bunda, Mien Uno, dan saudaranya. Makan bersama keluarga kali itu terlihat hangat, meski Lebaran sudah lewat. Hal ini karena Sandi dan keluarganya belum sempat berkumpul di hari H. Di akhir video, Sandi berterima kasih pada orang tuanya karena sudah bisa berkumpul bersama.

"Berkat jasa-jasa mereka juga, apa yang kita inginkan tercapai. Terima kasih Oma Online dan Opa Online," ujar Sandi.


Enggak lupa, Sandi pun menulis pesan pada pengikutnya di caption akun Instagram-nya. Sandi meminta netizen untuk meluangkan waktunya bersama orang tua walau sibuk.

"Untuk netizen, anak-anak onlineku di seluruh wilayah Indonesia, sesibuk-sibuk apapun kita, jangan lupa luangkan waktu bersama Ayah dan Ibu. Mereka yang telah membesarkan kita dari kecil, dan menuntun kita menggapai apa yang kita cita-citakan," tulis Sandi.

Benar yang dikatakan Sandi ya, Bun. Kita mungkin sibuk dengan kegiatan dan pekerjaan. Akan tetapi jangan lupa untuk tetap berkomunikasi orang tua. Ini penting karena, dikutip dari Aging in Place, isolasi, kesepian, dan kebosanan adalah masalah yang paling umum di antara orang tua yang menua.

Bisa juga diperparah oleh masalah mobilitas. Ketidakmampuan untuk beraktivitas sebanyak yang mereka bisa dapat menambah rasa kesepian yang mereka rasakan setiap hari. Lebih buruk lagi, mereka melihat teman-teman mereka meninggal.


Ada lebih sedikit kesempatan untuk berteman dan terlibat dalam keterlibatan sosial, menambah alasan mengapa banyak orang tua yang lebih tua cenderung tinggal di rumah.

Untuk itu, penting bagi kita, anak-anaknya meluangkan waktu berkumpul, menghubungi orang tua, memberi semangat, dan mengajak orang tua untuk terlibat komunitas sosial.


(aci/som)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Potret Reza SMASH Resmi Menikah di KUA & Pulang Naik Moge Curi Perhatian Netizen

Mom's Life Amira Salsabila

11 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Bawah Wastafel Dapur, Waspadai Bahayanya

Mom's Life Amira Salsabila

Bikin Bangga! Potret Cinta Laura Jadi Duta Nasional UNICEF Indonesia

Mom's Life Annisa Karnesyia

Singkirkan 6 Benda Ini Jelang Imlek, Dianggap Pembawa Sial di Rumah

Mom's Life Annisa Karnesyia

USG Rahim Bersih: Ciri dan Cara Mengetahui setelah Keguguran

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

20 Kado Anniversary Pernikahan untuk Pasangan yang Bagus dan Berguna

Singkirkan 6 Benda Ini Jelang Imlek, Dianggap Pembawa Sial di Rumah

5 Potret Reza SMASH Resmi Menikah di KUA & Pulang Naik Moge Curi Perhatian Netizen

USG Rahim Bersih: Ciri dan Cara Mengetahui setelah Keguguran

11 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Bawah Wastafel Dapur, Waspadai Bahayanya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK