moms-life

Kebahagiaan Istri Sambut Mandala Shoji Bebas dari Penjara

Yuni Ayu Amida Kamis, 08 Aug 2019 14:30 WIB
Kebahagiaan Istri Sambut Mandala Shoji Bebas dari Penjara
Jakarta - Selesai sudah Mandala Shoji menjalani hukuman 6 bulan penjara di Lapas Kelas IIA Salemba, Jakarta. Kebebasannya pun disambut haru dan bahagia, terutama oleh sang istri, Maridha Deanova Safriana.

"Bahagia, (Mandala) di dalam 6 bulan tidur enggak mengenal bantal, selimut, AC, digigit nyamuk, sekarang bebas alhamdulillah senang banget," ujar Deanova dikutip dari detikcom.

Untuk melengkapi penyambutannya, dari jauh-jauh hari, Deanova sampai belajar masak makanan kegemaran sang suami. Yakni berbagai masakan tanah Jawa, yang merupakan tempat kelahiran Mandala.

"Dia sukanya (masakan) Jawa. Rawon, pecel, makanan Jawa lah," ujar wanita berhijab ini.


"Semoga bisa, udah belajar sih, soto, pecel," lanjutnya.



Seperti Bunda ketahui, Mandala dibui karena terbukti melanggar aturan pemilihan umum (Pemilu). Ia melakukan kampanye Pemilu 2019 dengan membagikan kupon umrah.

Selama Mandala di dalam sel penjara, Deanova harus mengurus sendiri keempat buah hati mereka. Namun kini, dia lega karena akhirnya Mandala bisa berkumpul lagi bersama dia dan anak-anak.

Kebahagiaan Istri Sambut Mandala Shoji Bebas dari PenjaraFoto: Hanif Hawari/detikHOT


Hidup terpisah dari keluarga karena harus menjalani hukuman penjara, seperti dialami Mandala Shoji, tentunya enggak mudah, Bun. Psikolog Saskhya Aulia Prima, M.Psi, mengatakan, saat dirundung masalah seperti menjalani hukuman penjara, support sistem dari keluarga dan teman itu sangat penting. Pasalnya, sumber stres dan kebahagiaan terbesar itu ada pada keluarga dan teman-teman.

"Penelitian 80 tahun dilakukan Harvard, orang tuh bisa happy karena dia punya meaningful relationship dengan orang, kuncinya relationship. Yang paling penting kita punya support sistem yang bagus, itu penguat kita," tutur Saskhya pada HaiBunda, baru-baru ini.

Selain itu, kata Saskhya, kita tidak boleh menghakimi seseorang karena menjalani hukuman di penjara. Meskipun salah, pastinya ada alasan mengapa dia bisa sampai demikian. Dan sebagai keluarga, sebaiknya kita tetap berada di sampingnya untuk menguatkan, dengan harapan dia bisa jadi lebih baik.

"Kita enggak tahu orang masuk penjara, apa benar salah dia, atau salah judgement. Supaya dia bisa lebih baik lagi, dapat pengampunan, ataupun bisa bertahan menjalani hukumannya itu harus ada dukungan sekitar yang menantikan 'kalau lu keluar ada gue lho'," terangnya.

Simak lebih lengkapnya dalam video berikut, Bun.

[Gambas:Video 20detik]



(yun/muf)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi