HaiBunda

MOM'S LIFE

Meninggal dalam Tidur Seperti Ibu Nirina Zubir, Ini Penjelasan Medisnya

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Selasa, 12 Nov 2019 18:00 WIB
Nirina Zubir/ Foto: Asep Syaifullah/detikHOT
Jakarta - Kabar duka datang dari aktris Tanah Air, Nirina Zubir. Sang ibu, Cut Indria Martini meninggal dunia pada Selasa (12/11/2019).

Kepergian Cut Indira bisa dibilang begitu mendadak, Bun. Nirina mengatakan ibunya meninggal dalam tidur.

Cerita bermula saat sang adik ingin membangunkan sang ibu untuk sarapan. Namun, tidak ada respons dan posisi tidur tidak berubah sejak semalam sebelum dibangunkan.


Adik Nirina kemudian meminta bantuan pada Nirina untuk membangunkan ibunya. Wanita 39 tahun itu kaget karena tubuh ibunya sudah kaku.

"Saya cek memang sudah dingin dan sudah kaku. Sempat kaget karena enggak tahu mesti apa, mesti gimana. Tapi, alhamdulillah sempat dibantuin sama tetangga di sini dan keluarga," kata Nirina.

Tetangganya yang juga dokter lalu memeriksa. Saat itu, sang ibu sudah dinyatakan meninggal dunia.

"Kebetulan tetangga saya ini kan dokter, terus gue panggil untuk cek. Nyokap beneran sudah enggak ada dan dia meyakinkan sudah enggak ada," ujarnya, dikutip dari InsertLive.

Meninggal dalam tidur seperti yang dialami ibunda Nirina bisa disebabkan banyak hal. Menurut ahli saraf dan dan spesialis sleep medicine, Brandon Peters, MD, ada perbedaan penting antara meninggal dalam tidur, terutama saat kondisi sehat dan meninggal ketika tidak sadar karena penyakit yang fatal.

Nirina Zubir/ Foto: Palevi/detikHOT

Penyebab meninggal saat tidur yang paling mungkin bisa saja karena gagal jantung dan gangguan fungsi napas. Ketika seseorang sekarat, ada beberapa sistem di tubuh yang menurun.

"Paling sering disebabkan gagal jantung dan paru. Ketika mengevaluasi penyebab kematian dalam tidur seseorang, akan sangat membantu untuk mencari tahu lebih banyak penyebab yang memengaruhi kedua sistem ini," ujar Peters, dilansir Very Well Mind.

Beberapa bukti juga menunjukkan jika fungsi jantung mungkin saja ditekankan selama tidur. Rapid Eye Movement (REM) dalam tidur dapat mereduksi sistem dengan meningkatnya risiko. Bisa juga ada pola disfungsi jantung sirkadian, masalah yang sering terjadi di malam hari dan menjelang waktu bangun tidur.

"Sedangkan pada penyakit paru, seringkali kronis dan dampaknya bisa berkembang lebih lambat. Namun, ketika sudah kritis, kematian bisa terjadi," pungkasnya.

Simak juga cara Nirina Zubir melatih anaknya agar bisa bangun pagi di video berikut:



(ank/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf A

Mom's Life Melly Febrida

Banyak yang Salah Kaprah! Ini Mitos dan Fakta soal Alat Kontrasepsi yang Perlu Bunda Tahu

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

Anak Suka Meniru Orang Tua? Ternyata Bukan Sekadar Iseng, Ini Alasannya

Parenting Annisa Karnesyia

Kasus Keguguran di Tahanan Perempuan Terungkap, Ini Temuan Terbaru

Kehamilan Amrikh Palupi

10 Contoh Teks Rekon Pribadi, Faktual, Imajinatif hingga Singkat Beserta Strukturnya

Parenting Asri Ediyati

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf A

Anak Suka Meniru Orang Tua? Ternyata Bukan Sekadar Iseng, Ini Alasannya

Banyak yang Salah Kaprah! Ini Mitos dan Fakta soal Alat Kontrasepsi yang Perlu Bunda Tahu

Warga RI Usia 17 Tahun Akan Dapat Saldo Rp50 Ribu di Rekening, Ini Alasannya

10 Contoh Teks Rekon Pribadi, Faktual, Imajinatif hingga Singkat Beserta Strukturnya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK