HaiBunda

MOM'S LIFE

Diet Ekstrem Via Vallen, Makan Dikit Banget & Banyak Minum Air

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Jumat, 15 Nov 2019 17:41 WIB
Diet Ekstrem Via Vallen/ Foto: Instagram @viavallen
Jakarta -

Berat badan Via Vallen turun 3kg setelah menjalani diet ekstrem. Perubahan tubuh dan penampilan wanita 28 tahun ini cukup pesat, Bun.

Bobot Via turun dari 62kg menjadi 59kg. Padahal sebelumnya, kata Via, beratnya naik 4kg.

Dalam akun Instagram miliknya, pelantun lagu Sayang ini menjelaskan diet ketat yang tengah dijalaninya. Termasuk soal makanan yang dia konsumsi.

"Diet kak? Gimana caranya bisa secepat itu?" tanya seorang netizen.

"Saya konsumsi obat diet herbal, makan dikit banget, kalau terasa lapar makan buah pepaya, sedikit olahraga, dan banyakin minum air putih biar kenyang," tulis Via dalam Instagram Stories.

Ternyata sebelum menjalani diet ketat ini, tubuh Via pernah kurus dan beratnya 46kg. Ia mengonsumsi obat dari China dalam bentuk pil yang harganya sekitar Rp30 ribu. Efek obat menyebabkan nafsu makannya naik dan berat badan bertambah.

Terkait dengan diet ekstrem yang tengah dijalaninya sekarang, Via justru tidak menganjurkan orang untuk mengikutinya, Bun. Ia juga mengaku merasa lemas saat menjalani diet itu.

"Karena aku punya maag, jadi ini diet yang lumayan ekstrem, so jangan diikuti ya. Karena aku saja sudah mulai ngerasa lemas," ujarnya.

Tangkapan layar Instagram Stories Via Vallen/ Foto: Instagram @viavallen


Tak hanya Via, diet ketat dan ekstrem mulai banyak digemari untuk menurunkan berat badan. Beberapa ada yang berhasil, tapi tak sedikit yang gagal.

Lalu bagaimana diet yang benar dan sehat? Menurut ahli gizi Mochammad Rizal, S.Gz, semua jenis diet akan berhasil selama tubuh dalam kondisi defisit kalori. Artinya, ketika kalori yang dikonsumsi lebih sedikit daripada kalori yang dikeluarkan sehari-hari untuk aktivitas.

Namun, menghilangkan asupan karbohidrat, bahkan buah-buahan adalah diet yang tak seimbang dan tak beragam. Meski sedang diet, tubuh juga butuh gizi yang lengkap.

"Diet yang baik adalah diet yang seimbang dengan beragam sumber makanan. Tubuh membutuhkan zat gizi yang lengkap, bukan cuma zat gizi makro tapi juga mikro," kata Rizal.

Hal ini juga dibenarkan dr.Merdina Manik, M.Gizi, dari RSUD Kramat Jati. Menurutnya, zat makronutrien seperti karbohidrat dibutuhkan tubuh sebanyak 60 - 75 persen dari kebutuhan kalori, lemak 10 - 25 persen, dan protein sebanyak 10 - 15 persen.

"Diet yang disarankan adalah diet gizi seimbang dengan ketentuan jumlah kebutuhan makronutrien tadi," ujar Merdina.

Simak juga tips mengukur penurunan berat badan di video berikut, Bunda.


(ank/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

Mom's Life Arina Yulistara

3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin

Mom's Life Amira Salsabila

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

Parenting Annisa Karnesyia

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

Parenting Kinan

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK