parenting
3 Cara Mengajari Anak Mengaji di Era Digital agar Tetap Semangat
HaiBunda
Kamis, 12 Feb 2026 15:20 WIB
Daftar Isi
Mengajarkan anak agar rajin mengaji Al-Qur'an tentu menjadi impian bagi banyak orang tua. Namun, di era digital seperti sekarang, mendidik anak untuk belajar agama rasanya semakin sulit ya, Bunda.
Anak-anak kini tumbuh dengan gadget dan internet yang selalu ada di sekitar mereka. Tak jarang, hal seperti ini justru lebih menarik perhatian anak dibandingkan dengan kegiatan belajar mengaji.
Memasuki bulan Ramadhan, tentu kita sebagai orang tua ingin anak selalu bersemangat mengaji selama sebulan penuh, setuju tidak, Bunda? Momen ini kerap menjadi waktu yang tepat bagi Bunda untuk menanamkan kebiasaan baik sejak dini.
Lalu, tak sedikit juga orang tua yang ingin tahu, bagaimana cara mengajarkan anak supaya tetap dekat dengan Al-Qur'an di tengah perkembangan teknologi yang begitu pesat?
Tenang saja, Bunda, ada beberapa pendekatan yang bisa dilakukan agar anak tetap semangat belajar Al-Qur'an di era digital. Pendekatan ini bisa disesuaikan dengan keseharian anak, lho.
Cara mengajari anak mengaji di era digital
Menjelang Ramadhan, Bunda bisa mulai ajak Si Kecil menghafal doa-doa pendek yang mudah untuk diingat. Lewat cara ini, belajar agama jadi terasa seperti bermain alias tidak membebani pikiran mereka.
Seorang Chief Business Development Officer Vokal.ai, Fara Abdullah mengatakan bahwa orang tua bisa mulai mengenalkan Al-Qur'an melalui kebiasaan membaca doa dalam aktivitas sehari-hari.
"Kalau bangun tidur, ajak anak baca doa. Saat salat Subuh mau ambil wudhu, baca doa lagi. Ketika mau makan, baca doa juga. Jadi, sebagai orang tua, ini sangat mudah diterapkan lewat kebiasaan doa sehari-hari agar mereka terbiasa mengingat Al-Qur'an," tutur Fara Abdullah dalam acara Ramadhan with ngaji.ai, Rabu (11/2/2026).
Tak hanya itu saja, ada beberapa cara lain yang juga bisa Bunda terapkan supaya anak tetap semangat untuk mengaji.
1. Biasakan anak mengaji setiap hari
Mengajak anak untuk mengaji tidak perlu dilakukan dalam waktu yang terlalu lama. Bunda cukup meluangkan waktu sekitar 10 sampai 15 menit saja, misalnya saat sedang santai sebelum tidur atau tepat setelah salat Maghrib.
"Kalau misalnya kita punya waktu, meski cuma 5 menit, 10 menit, atau 15 menit sebelum tidur atau setelah salat Magrib, itu sudah bisa dimanfaatkan untuk mengaji bersama anak," ujar Chief Operating Officer Vokal.ai, Vannya Sunanto.
Kebiasaan ini jika rutin dilakukan setiap harinya akan membentuk karakter positif pada diri anak, Bunda. Mereka tidak akan merasa terpaksa karena sudah terbiasa melakukan ini sebagai bagian dari rutinitas hariannya.
2. Memanfaatkan teknologi untuk belajar mengaji
Penggunaan gadget sebenarnya tidak selalu berdampak buruk bagi anak asalkan Bunda bisa mendampinginya dengan bijak. Kini, Bunda bisa memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan Artificial Intelligence atau AIÂ untuk anak belajar mengaji.
"Di era sekarang, anak-anak tetap bisa dekat dengan Al-Qur'an, asal ada pendampingan yang tepat, baik dari orang tua maupun lewat teknologi seperti AI," ungkap Vannya.
"Sekarang apa yang mau dipelajari, berapa lama, dan secepat apa prosesnya, itu bisa kita sesuaikan sendiri. Jadi, sebenarnya kapan saja dan di mana saja, insya Allah bisa dimanfaatkan," lanjutnya.
Penggunaan teknologi ini juga dibuat ramah bagi anak-anak usia dini yang baru mulai mengenal huruf-huruf Al-Qur'an. Lewat bantuan teknologi, Bunda tetap bisa mendampingi Si Kecil dan membimbingnya saat belajar mengaji.
"Mulai dari usia sekitar 4 tahun mereka sudah bisa belajar di situ. Tentunya ya, semua tetap perlu didampingi oleh orang tua," pungkasnya.
3. Menjadi teladan yang baik bagi Si Kecil
Anak-anak biasanya lebih mudah meniru apa yang mereka lihat secara langsung, Bunda. Kalau kita rutin membaca Al-Qur'an di rumah, mereka pun juga terbiasa mengaji sebagai bagian dari kesehariannya.
"Biasanya, anak lebih cepat mencontoh apa yang mereka lihat, ya. Kalau orang tua sudah terbiasa membaca Al-Qur'an, anak akan menangkap bahwa mengaji itu kegiatan yang biasa mereka lakukan," ujar Vannya Sunanto.
Dalam hal ini, Bunda hanya cukup hadirkan contoh dalam sehari-hari supaya anak terbiasa dengan suasana Islami di rumah. Ketika anak melihat Bunda menikmati setiap lembar ayat yang dibaca, rasa ingin tahu mereka pun akan muncul dengan sendirinya.
Itulah ulasan tentang beberapa cara mengajari anak mengaji di era digital yang bisa diterapkan di rumah. Bunda sudah coba salah satunya?
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Parenting
7 Surat yang Menjelaskan Tentang Hari Kiamat, Bisa Diajarkan ke Anak
Parenting
Kisah Sabar dan Gigihnya Nabi Hud Memperingatkan Kaum 'Ad untuk Beribadah kepada Allah
Parenting
10 Film Kartun Terbaik untuk Anak yang Mendidik
Parenting
5 Manfaat Bersepeda bagi Tumbuh Kembang Anak
Parenting
5 Cara Sederhana Beri Contoh Baik pada Anak
7 Foto
Parenting
7 Potret Anak Artis Jago Olahraga Sejak Kecil, Salah Satunya Putra Sandra Dewi
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
30 Surat Pendek Juz Amma yang Mudah Dihafal, Bisa Diajarkan pada Anak
15 Rekomendasi Kartun Muslim untuk Anak yang Bisa Ajarkan dari Mengaji dan Berdoa
Cara Sonny Septian Mendidik King Faaz agar Paham Agama di Era Sekarang