Jakarta -
Bunda kerap membeli ayam di pasar? Nah, tahukah Bunda bagaimana cara memilih ayam yang segar dan membedakannya dengan ayam tiren (mati kemaren)?
Dalam tayangan Dr.Oz Indonesia di Trans TV, menurut dr. Alberta Claudia, memilih ayam segar pertama dilihat dari warnanya. Ayam yang segar akan berwarna putih kekuningan atau bisa juga putih agak kemerahan.
"Ada yang agak kemerahan sama agak kuning, kalau merah ini yang dipotong malam dan sudah dicuci. Kalau yang kuning ini baru banget dipotong dan belum dicuci, yang penting warnanya segar," ujar dokter yang akrab disapa Claudia.
Kemudian, bisa dicium dari baunya. Ayam yang masih segar tidak akan menimbulkan bau busuk atau tidak sedap. Selain itu, bisa dilihat dari lemaknya. Pada ayam segar, lemaknya tampak merata, tidak terlalu menggumpal, dan berwarna kekuningan.
"Ini salah satu ciri kalau ayamnya ini
fresh dan segar, dan biasanya kalau jenis ayamnya beda, lemaknya sedikit, seperti di ayam pejantan," tukasnya.
Sedangkan ayam tiren atau mati kemaren merupakan ayam yang sudah mati sebelum disembelih atau dipotong. Bahkan ayam tersebut bisa saja mati karena sakit, sehingga sangat berbahaya untuk kesehatan jika dikonsumsi.
Berikut ini ciri-ciri ayam mati kemaren alias tiren, dilansir
detikcom:- Daging beraroma agak amis
- Daging berwarna kebiruan, pucat, dan tidak segar
- Sayatan pada leher terlihat tidak lebar
- Terdapat bercak darah pada bagian kepala atau leher ayam
- Harganya lebih murah
Simak selengkapnya dalam video berikut, Bun.
(yun/muf)