Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

5 Fakta Menarik Reema Juffali, Pembalap Wanita Pertama di Arab Saudi

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Senin, 25 Nov 2019 16:48 WIB

Simak lima fakta tentang sosok Reema Juffali, pembalap wanita pertama di Arab Saudi.
5 Fakta Menarik Reema Juffali, Pembalap Wanita Pertama di Arab Saudi/ Foto: Instagram @reemajuffali
Seperti yang kita tahu, di Arab Saudi, hampir semua pekerjaan didominasi oleh pria. Bahkan Arab Saudi baru melegalkan wanita boleh mengendarai mobil sekitar 17 bulan lalu. Namun, Reema Juffali berhasil menjadi wanita pertama dari Arab Saudi yang menjadi pembalap.

Wanita berusia 27 tahun itu memulai debutnya sebagai pembalap beberapa bulan setelah legalisasi wanita mengendarai mobil terjadi. Ia berlomba di Jaguar I-PACE eTROPHY, perlombaan semua-listrik di Diriyah, dekat dengan ibu kota Riyadh pada 22 dan 23 November 2019. Demikian dilansir Economic Times.


Di balik predikat hebatnya, ada fakta menarik tentang Reema Juffali. Apa saja faktanya? Berikut lima fakta menarik tentang Reema Juffali, pembalap wanita pertama dari Arab Saudi.

1. Dari kecil ingin jadi pembalap

Dari kecil, Reema Juffali ingin menjadi pembalap. Hal ini ia ungkap ketika menceritakan masa kecilnya.Kala itu Juffali teringat album kecilnya duduk dipangku ayahnya di dalam mobil seakan sedang mengendarai. Juffali juga anak yang aktif.

"Saya selalu menjadi anak yang sangat aktif, saya tidak ikut balet, saya melakukan karate. Saya tidak bermain dengan Barbie, saya menyukai mobil model kecil sejak usia sangat muda. Saya menyukai hal-hal yang tidak hanya digolongkan feminin. Orang tua saya mendorong saya untuk mengejar apa yang ingin saya lakukan," kata Juffali dilansir Arab Times.
5 Fakta Menarik Reema Juffali, Pembalap Wanita Pertama di Arab SaudiReema Juffali/ Foto: Instagram
Juffali kecil bermain di tim sepak bola, main bola basket, bisbol, dan merasa menemukan kebahagiaan dari berolahraga.

"Mobil adalah sesuatu meskipun saya selalu tertarik, saya suka membaca tentang mereka, mobil baru apa yang keluar, semua mobil klasik. Tidak sampai saya sampai kuliah, saya mulai menonton dan belajar tentang balap. Sejak saat itu menjadi tanda tanya "bagaimana saya bisa melakukan ini?" ujarnya.

Waktu remaja, Juffali juga dipanggil 'Opty' berasal dari Optimus Prime karena teman-temannya tahu betapa ia menyukai mobil.

Klik next untuk halaman selanjutnya.

Simak juga video soal carseat:

[Gambas:Video Haibunda]

Menempuh pendidikan di Amerika Serikat

5 Fakta Menarik Reema Juffali, Pembalap Wanita Pertama di Arab Saudi/ Foto: Instagram

Reema Juffali lahir di Jeddah, dan bersekolah di British International School di kota itu. Dia lulus dengan program International Baccalaureate yang bergengsi sebelum memperoleh gelar dalam hubungan internasional dari Northeastern University, Boston, Amerika Serikat.

"Selain dari kekhawatiran orang tua yang biasa, keluarga saya selalu mendukung saya dalam semua hal yang saya lakukan," katanya dilansir News@Northeastern.

Tidak yakin dengan apa yang akan dia lakukan setelah lulus, Juffali menyelesaikan kerjasama enam bulan di Arab International Women's Forum, sebuah organisasi nirlaba yang menghubungkan bisnis Arab dan wanita profesional.

Namun, karena balapan adalah passion, ia melakukan perjalanan ke Florida dan mengikuti kursus tiga hari di Skip Barber Racing School, lulusannya telah memenangkan setiap kejuaraan balap mobil utama AS.

"Itu adalah pembuka mata sesungguhnya dan hanya memperkuat tekad saya untuk melakukan ini," jelasnya.

Sadar bahwa jalan yang biasanya dilalui setelah universitas adalah mencari pekerjaan dengan penghasilan tetap, Juffali berkecimpung di bidang keuangan di New York, menghabiskan waktu singkat di sebuah start-up di London, dan kemudian bermain-main dengan ide membuka restoran bersama saudara perempuannya.

Sampai akhirnya, ia bertemu pembalap Inggris terkemuka Susie Wolff mendorongnya untuk mengambil 'lompatan besar'.
5 Fakta Menarik Reema Juffali, Pembalap Wanita Pertama di Arab SaudiFoto: Instagram @reemajuffali
3. Didukung penuh oleh keluarga

Keluarganya begitu mendukung apa yang Reema Juffali inginkan. Tak membatasi apa yang harus dilakukan oleh perempuan sebagaimana umumnya di keluarga Arab Saudi.

"Keluarga saya sangat senang dan bersemangat. Saya mengatakan kepada mereka bahwa saya akan berlomba di Saudi dan itu akan menjadi hal besar bagi saya dan kami. Mereka seperti 'itu bagus' dan kemudian ketika itu saya kagum pada mereka," ujarnya.

Menjadi pembalap itu seperti takdir yang digariskan untuk Juffali. Dia sempat melihat anak usia 6 sudah mulai belajar mobil balap. Sementara, ia menempuh pendidikan dahulu dan akhirnya baru bisa menjadi pembalap.

Klik next untuk halaman selanjutnya.

Dicibir para lelaki

5 Fakta Menarik Reema Juffali, Pembalap Wanita Pertama di Arab Saudi/ Foto: Instagram

Ada saja rintangan yang dialami Juffali saat menjadi wanita pembalap pertama. Sebagian lelaki di Arab Saudi sempat menganggap ia tak pantas dan disejajarkan dengan pembalap pria.

"Ada beberapa pria yang mengatakan 'ini bukan tempat wanita'. Beberapa pria yang pada dasarnya tidak setuju, apalagi saya bisa menyetir, hanya fakta saya melakukan ini sendiri dan menempatkan diri di luar sana di mata publik," kata Juffali.

"Ini adalah opini dan saya pikir itu valid untuk mereka dan ini adalah bagaimana perasaan mereka dan ini adalah bagaimana mereka dibesarkan. Tapi itu tidak mempengaruhi saya dengan cara apa pun," lanjutnya.

Banyak komentar negatif di Twitter dan Instagram-nya seperti "Kamu tidak berpendidikan!", "Ini bukan feminin".

"Saya tidak melakukan ini untuk orang lain, saya melakukannya karena itu menantang saya dan membuat saya bahagia. Fakta bahwa saya mempengaruhi orang pada saat yang sama adalah fantastis dan jika negatif itu adalah kerugian mereka, bukan milik saya, saya masih melakukan apa yang saya sukai," ujarnya.
5 Fakta Menarik Reema Juffali, Pembalap Wanita Pertama di Arab Saudi/ 5 Fakta Menarik Reema Juffali, Pembalap Wanita Pertama di Arab Saudi/ / Foto: Instagram
5. Punya impian untuk balapan di Le Mans, Perancis

Juffali mengatakan mimpinya adalah suatu hari bisa balapan di Le Mans. Ia ingin mengikuti kompetisi 24 jam di Prancis. Kompetisi tersebut merupakan salah satu kompetisi paling bergengsi di dunia.

"Gol saya adalah untuk berlomba di tingkat atas motorsport," kata Reema Juffali dikutip dari The Telegraph.

(aci/som)
Loading...

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda