HaiBunda

MOM'S LIFE

Cara Unik Singapura Menekan Penyebaran Nyamuk Demam Berdarah

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Rabu, 25 Dec 2019 13:01 WIB
Cara Unik Singapura Menekan Penyebaran Nyamuk Demam Berdarah/ Foto: thinkstock
Jakarta - Singapura punya cara unik untuk memerangi kasus demam berdarah. Mereka menciptakan spesies nyamuk baru untuk menginfeksi nyamuk betina aedes aegypti.

Mengutip Channel News Asia, fasilitas produksi nyamuk ini merupakan upaya baru National Environment Agency (NEA) di Singapura untuk memerangi demam berdarah. Menurut Menteri Lingkungan dan Sumber Daya Air Amy Khor, terjadi lonjakan kasus demam berdarah di negara ini, dilaporkan terjadi hampir 15.000 kasus dan 20 kematian.


Fasilitas ini diharapkan bisa menghasilkan lima juta nyamuk setiap minggu. Tujuannya untuk memperluas jangkauan percobaan proyek yang dinamakan Wolbanchia.


Proyek Wolbachia merupakan cara untuk menginfeksi nyamuk jantan aedes aegypti dengan bakteri wolbanchia, sehingga ketika kawin dengan betina, telurnya tidak akan menetas. Nyamuk jantan yang terinfeksi juga tidak menggigit.

Proyek ini mulai memasuki fase keempat pada November 2019 lalu. Sebelumnya, pada fase ketiga yang mencakup 144 blok perumahan, terjadi penekanan sebesar 90 persen.

CEO NEA Tan Meng Dui mengatakan, jika fasilitas ini memiliki banyak fungsi. Ada teknologi seperti sistem pemberian makan otomatis, tempat pemeliharaan untuk pertumbuhan pupa, dan pelepasan nyamuk.

Ilustrasi nyamuk demam berdarah/ Foto: thinkstock

Teknologi ini membantu petugas NEA meningkatkan jumlah nyamuk yang dipanen dan dilepaskan dalam periode lebih singkat. Selain itu, ada juga sistem daur ulang air yang memungkinkan NEA memulihkan sampai 70 persen air limbah.

"Selain memberi kami skalabilitas untuk memperluas pelepasan nyamuk aedes jantan dengan Wolcahia, ini juga berfungsi untuk solusi inovatif," kata Tan.

Dalam video yang diunggah di Facebook Nas Daily, dijelaskan singkat tentang nyamuk aedes aegypti yang terinfeksi dengan bakteri Wolbanchia disebut nyamuk baik. Sedangkan nyamuk betina yang belum terinfeksi disebut nyamuk jahat.


"Jika nyamuk baik ini jatuh cinta dengan nyamuk jahat, maka nyamuk jahat tidak akan bisa lagi punya anak," terang salah satu orang dalam video itu.

Setelah nyamuk baik tercipta, mereka dilepaskan dengan menggunakan 'mosquito gun' atau senjata nyamuk. Dalam waktu singkat, baik nyamuk baik maupun jahat akan mati tanpa memiliki anak.

Simak juga gejala dan jenis-jenis demam berdarah di video berikut:

(ank/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Kapan Jadwal Hari Pertama Puasa Ramadhan 2026? Simak Tanggalnya

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Potret Pangeraan Mateen & Istri Umumkan Nama Anak Pertamanya, Curi Perhatian Netizen

Parenting Nadhifa Fitrina

Bukan Sembarangan, Ini Alasan Uang Kusam Tak Dipakai dalam Angpao Imlek

Mom's Life Angella Delvie Mayninentha & Muhammad Prima Fadhilah

5 Potret Reza SMASH Resmi Menikah di KUA & Pulang Naik Moge Curi Perhatian Netizen

Mom's Life Amira Salsabila

Singkirkan 6 Benda Ini Jelang Imlek, Dianggap Pembawa Sial di Rumah

Mom's Life Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

3 Cara Mengajari Anak Mengaji di Era Digital agar Tetap Semangat

Kapan Jadwal Hari Pertama Puasa Ramadhan 2026? Simak Tanggalnya

Bukan Sembarangan, Ini Alasan Uang Kusam Tak Dipakai dalam Angpao Imlek

Mengenal Kanker Usus Besar, Penyakit yang Diidap James Van Der Beek Sebelum Meninggal

Bunda Hamil/Promil, Apa Harus 'Buang' Kucing Peliharaan?Ini Penjelasan Dokter Hewan

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK