sign up SIGN UP search


moms-life

Cara Tepat Membersihkan Talenan Sesuai Jenis Bahannya

Melly Febrida Sabtu, 15 Feb 2020 16:44 WIB
Bunda biasanya pakai talenan berbahan jenis apa? Usahakan segera membersihkan usai memakainya ya, demi mencegah berkembangnya bakteri. caption
Jakarta - Semua dapur sepertinya memiliki talenan atau papan untuk memotong sayur-sayuran atau lauk. Tapi, pilihan talenan tiap orang bisa bermacam-macam. Ada yang senang bahan plastik, tapi ada juga yang senang bahan kayu. Bunda di rumah biasanya pakai talenan jenis apa?

Martha Stewart, founder dari Martha Stewart Living Omnimedia mengatakan, talenan digunakan agar meja tetap bersih dan awet. Tapi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemakaian talenan, terutama yang berhubungan dengan kebersihan dan keamanan makanan.


Untuk talenan kayu, kata Stewart, sangat ideal digunakan untuk mengiris dan menyajikan roti atau keju. Berbeda lagi dengan talenan plastik.


"USDA merekomendasikan, talenan plastik yang tidak keropos untuk memotong daging mentah atau unggas karena lebih mudah dibersihkan daripada papan kayu," kata Stewart, dalam bukunya yang berjudul Martha Stewart's Homekeeping Handbook.

Stewart bilang, meski talenan kaca atau granit itu tidak mudah keropos, tapi sebaiknya hindari menggunakannya untuk memotong daging karena bisa merusak pisau. Yang jelas, bedakan talenan untuk produk segar dan daging atau unggas, serta makanan laut mentah.

"Ini akan mencegah kontaminasi silang," ujar Stewart.

Menurutnya, jika tak dibedakan maka rawan bakteri seperti E. coli ditransfer dari daging atau sayuran mentah melalui talenan.

Ilustrasi cara membersihkan talenanIlustrasi cara membersihkan talenan/ Foto: iStock
Bunda juga jangan lupa segera membersihkan talenan usai digunakan. Lantas bagaimana membersihkannya? Berikut ini tips dari Stewart:

1. Cuci bersih setelah digunakan

Talenan plastik ada yang bisa dicuci di mesin cuci piring. Sedangkan talenan kayu bisa dicuci dengan air panas dan cairan pencuci piring ringan kemudian keringkan.

Gosok talenan secara berkala dengan garam kasar, abrasif alami, dan jus lemon, yang bisa menghilangkan bau dan memiliki sifat pemutihan. Bilas dengan kain bersih yang lembab setelah dibersihkan dengan jus lemon, karena asamnya dapat merusak kayu.

"Jangan menaruh talenan kayu di mesin pencuci piring karena bisa patah. Tak dianjurkan juga merendam talenan karena bisa memicu berkembangnya mold atau bakteri," jelas Stewart.

2. Gosok dengan minyak

Agar papan kayu tidak mengering, gosok dengan minyak mineral yang aman untuk makanan. Ini bisa dibeli di toko perangkat keras dan peralatan rumah tangga. Olesi papan seminggu sekali selama sebulan, lalu setiap bulan selama satu tahun, atau setiap kali kayu terasa kering. Gosok minyak dengan wol baja halus dan bersihkan setelah lima menit.

3. Ganti jika tergores

Apabila di talenan sudah timbul goresan yang dalam, ini bisa sulit dibersihkan. Goresan bisa menampung bakteri, karena itu ganti dengan talenan baru. Talenan memang sangat rentan untuk menjadi lembap dan jadi sarang bakteri.

Dikutip dari detikcom, peneliti menemukan ada 80 persen talenan yang retak dan sudah tak layak pakai, namun masih digunakan. Retak pada talenan ini yang sebenarnya sangat mungkin menjadi sarang bakteri.


Bunda, simak juga 5 isi kulkas yang wajib dibuang, dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(muf/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi