Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Catat! Bahaya Sembarangan Buang Minyak Goreng Bekas di Wastafel

Annisa Afani   |   HaiBunda

Selasa, 03 Mar 2020 17:07 WIB

Membuang minyak bekas menggoreng di wastafel ternyata bisa berbahaya. Makanya, baiknya hindari membuang minyak bekas menggoreng di wastafel.
Ilustrasi membersihkan wastafel/Foto: Istock
Jakarta - Bunda, biasanya kalau selesai menggoreng ayam dan saat akan mencuci wajan, minyak bekas menggorengnya dibuang di mana?

Kebiasaan kita selama ini selalu membuang segala yang berbentuk cairan ke wastafel, termasuk minyak bekas menggoreng atau yang biasa kita sebut sebagai minyak jelantah. Padahal, Bun, membuang minyak jelantah ke wastafel bukanlah tindakan yang tepat.

Ternyata minyak jelantah sendiri tidak selalu bertahan dalam bentuk cair seperti yang kita ketahui. Selayaknya mentega, minyak jelantah juga dapat berubah menjadi padat saat berada pada suhu rendah atau dingin dan disebut fatberg.


Sebagaimana yang dikutip dari CNN Indonesia, salah seorang Direktur di perusahaan Quarter Moon Plumbing yakni Joel Frederick mengatakan, "Saat minyak dibuang di wastafel, masih dalam wujud cair. Namun saat dingin, minyak akan berubah menjadi padat dan menempel pada dinding pipa".

Artinya, selain karena partikel padat yang tidak sengaja lolos dari saringan, minyak jelantah juga dapat menjadi alasan mengapa pipa wastafel kerap mengalami penyumbatan.

Dari kebiasaan buruk tersebut, masalah yang terjadi tidak selesai hanya dengan membersihkan pipa. Jauh setelah melewati pipa, ternyata hal buruk tersebut terus berlanjut ke saluran pembuangan umum. Lemak yang terkandung dalam minyak dapat bersatu dengan berbagai zat yang ada disana.

Dengan begitu, selanjutnya akan tercipta lagi jenis tumpukan baru yang disebut sebagai Fatberg. Seperti yang diketahui, Fatberg juga dapat tumbuh dan berkembang besar hingga menghambat saluran pembuangan yang ditempatinya.

Dengan penjelasan tersebut, sebaiknya kita dapat berlaku bijak ya, Bun, dalam penggunaan minyak goreng di rumah. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan. Jika minyak yang tersisa di wajan hanya sedikit, bisa dibersihkan dengan tisu selanjutnya wajan dibersihkan di wastafel dengan sabun.


Atau, Bunda juga bisa menjaga minyak goreng agar kualitasnya tetap baik untuk digunakan berulang kali. Dengan begitu, Bunda dapat meminimalisir pembuangan minyak goreng dengan sia-sia.

Untuk merawat wastafel agar tetap bersih dan terhindar dari mampet, Bunda bisa melakukan satu cara seperti dilansir Apartment Therapy berikut.

Bunda cukup menaburkan setengah cangkir soda kue ke dalam pipa pembuangan wastafel, lalu tambahkan satu cangkir cuka. Dari dalam pipa nanti akan muncul suara seperti mendesesis, biarkan reaksi yang terjadi agar bekerja untuk beberapa saat. Sambil menunggu, Bunda bisa merebus air panas. Setelah air mendidih, Bunda bisa menuangkan air tersebut langsung ke pipa wastafel.

Bunda bisa melihat tips mendesain dapur di rumah minimalis pada video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN/rdn)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda