Sign Up search


moms-life

Konsumsi Bawang Hitam, Ada Enggak Sih Risiko dan Efek Sampingnya?

Jujuk Ernawati Jumat, 20 Mar 2020 16:02 WIB
Konsumsi Bawang Hitam, Ada Enggak Sih Risiko dan Efek Sampingnya? Bawang hitam/Foto: iStock
Jakarta - Bawang putih hitam atau yang lebih dikenal dengan bawang hitam (black garlic) memiliki sejumlah manfaat dan dianggap aman untuk dikonsumsi. Namun jangan berlebihan mengonsumsinya ya Bun karena berpotensi menimbulkan masalah kesehatan bagi sebagian orang.

Misal jika mengonsumsi bawang hitam sehat bagi tubuh dengan dosis yang dianjurkan, tentu tidak akan sehat jika Bunda mengonsumsinya terlalu banyak setiap hari. Bahkan jika Bunda atau ada keluarga yang mengonsumsi obat antikoagulan, dikutip dari black.garlic.org, tidak dianjurkan untuk banyak mengonsumsi bawang hitam.




Alasannya, bawang hitam bisa menurunkan tekanan darah dan meningkatkan risiko perdarahan. Nah jika menggunakan pengencer darah atau obat untuk tekanan darah tinggi, sebaiknya jaga asupan bawang hitam dalam jumlah sedang supaya tidak kontraindikasi dengan obat-obatan tersebut.

Selain itu, mengonsumsi banyak bawang hitam juga bisa memberikan gejala alergi. Apalagi bagi Bunda yang memang punya alergi pada bawang putih, sehingga memberi efek serupa jika mengonsumsi bawang hitam.

Beberapa alergi tersebut, seperti iritasi usus, sariawan, sakit tenggorokan, kesulitan bernafas, mual, pilek, asma atau masalah kulit seperti dermatitis setelah mengonsumsi bawang hitam.
Jika muncul efek samping tersebut, sebaiknya hentikan mengonsumsinya dan segera temui dokter.

Faktor lain yang perlu dipertimbangkan ketika makan bawang hitam, selain alergi adalah efek jangka panjangnya. Misalnya, banyak berkeringat, pusing, reaksi alergi, ketidaknyamanaaan pencernaan, ketidakteraturan menstruasi, dan perdarahan.

Konsumsi Bawang Hitam, Ada Enggak Sih Risiko dan Efek Sampingnya? Bawang hitam/Foto: iStock


Supaya terhindar dari efek buruk bawang hitam, berapa dosis yang disarankan?

Sebenarnya ada kesulitan jelas dalam menentukan dosis yang direkomendasikan karena langkanya studi tentang bawang hitam. Namun jika mengacu pada bawang putih mentah, maka dosis harian yang disarankan untuk orang normal adalah 2 hingga 5 gram jika dalam kondisi segar, dan 0,4 hingga 1,2 gram jika dikeringkan menjadi bubuk.

Pada dasarnya jika Bunda tidak berlebihan mengonsumsinya, maka hanya manfaat yang didapat. Pasalnya, manfaat bawang hitam lebih baik dibanding dengan bawang putih. Namun pemaksimalan manfaat sehat ini terletak pada bagaimana proses fermentasi itu dilakukan, baik suhu hingga waktu yang dibutuhkan dalam prosesnya.

Jika semua berjalan baik maka bawang hitam punya manfaat sehat dua kali lipat dibanding bawang putih mentah. Contohnya, aktivitas antioksidan dan antikanker bawang hitam lebih baik dibanding bawang putih.


Bunda bisa saksikan masak bersama anak di video berikut ini yuk!

[Gambas:Video Haibunda]




(jue/jue)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi