sign up SIGN UP search


moms-life

Menarik Dicoba Nih Bunda, Tips Menanam Seledri dalam Pot

Asri Ediyati Kamis, 21 May 2020 09:05 WIB
Fresh homegrown celery in home garden pot Menarik Dicoba Nih Bunda, Tips Menanam Seledri dalam Pot/ Foto: Getty Images/iStockphoto/CoinUp
Jakarta -

Di rumah saja seperti ini, ada banyak hal produktif yang bisa kita lakukan. Salah satunya adalah budidaya tanaman ala rumahan. Kali ini HaiBunda akan membahas tips menanam seledri dalam pot.

Tanaman seledri (Apium graveolens) merupakan tanaman dengan banyak manfaat, Bunda. Seledri sering dijadikan herba atau tanaman berkhasiat obat. Daun seledri dikonsumsi sebagai lalapan dan penghias hidangan.

Bijinya dijadikan bahan penyedap dan ekstrak minyak seledri dimanfaatkan sebagai obat. Dilansir laman resmi Cybex Kementan RI, budidaya seledri sangat cocok dilakukan di dataran tinggi dengan ketinggian 1000 - 1200 meter dari permukaan laut.


Akan tetapi, tanaman ini masih toleran kok bila ditumbuhkan di dataran rendah. Namun, satu yang perlu diingat, tanaman ini kurang tahan terhadap curah hujan tinggi, Bunda.

Jika Bunda tertarik untuk mencoba menanam seledri ala rumahan, berikut tips menanam seledri dalam pot:

1. Persemaian

Tanaman seledri sebelum ditanam perlu disemai terlebih dahulu, Bunda. Persemaian dapat dilakukan di dalam bak plastik dengan ukuran 28x36x6 cm. Media tanam yang digunakan adalah tanah topsoil, (tanah permukaan yang subur umumnya berwarna gelap karena banyak mengandung humus) ditambah pupuk kandang ayam dan serbuk gergaji.

Untuk dijadikan media tanam, bahan tadi dicampur dengan perbandingan 2:1:1. Aduk ketiga bahan tersebut, kemudian masukkan ke bak plastik.

Sebelum disemaikan, sebaiknya biji seledri direndam dalam air dengan suhu 50 derajat Celsius selama 15 menit untuk merangsang perkecambahan. Setelahnya, biji ditaburkan secara merata, lebih mudah bila biji dicampur dengan pasir halus agar penyebaran merata.

Tutup benih dengan tanah tipis dan siram permukaan bedengan sampai lembap. Untuk menjaga kelembaban persemaian ditutup dengan alang-alang atau jerami dan tutup tersebut ditinggikan apabila kecambah telah tumbuh.

Seledri (Apium graveolens L.) adalah sayuran daun dan tumbuhan obat yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan. Beberapa negara termasuk Jepang, Cina dan Korea mempergunakan bagian tangkai daun sebagai bahan makanan. Di Indonesia tumbuhan ini diperkenalkan oleh penjajah Belanda dan digunakan daunnya untuk menyedapkan sup atau sebagai lalap. Penggunaan seledri paling lengkap adalah di Eropa: daun, tangkai daun, buah, dan umbinya semua dimanfaatkan.Seledri (Apium graveolens L.)./ Foto: Ari Saputra

2. Penanaman seledri

Setelah kurang lebuh 40 hari atau telah mempunyai 3-4 daun, bibit seledri yang sehat di cabut dengan akarnya. Pindahkan bibit seledri ke polybag kecil atau gelas plastik bekas air mineral.

Setelah tanaman cukup besar pindahkan lagi ke pot yang lebih besar. Media tanaman yang cocok adalah campuran tanah subur/topsoil, pupuk kandang dan serbuk gergaji/sekam dengan perbandingan 1:1:1.

Campurkan semua bahan tersebut, kemudian masukkan ke dalam polibag atau pot yang berukuran besar. Bila Bunda punya pot gantung akan lebih bagus menggunakan moss atau akar eceng gondok sebagai media tanam karena bobotnya yang ringan.

3. Pemeliharaan

Pemeliharaan tanaman seledri pada skala rumah tangga enggak sulit kok. Yang penting selalu jaga kelembaban media tanam, terutama di musim panas, hama dan penyakit jarang ditemukan.

Usahakan tanah tetap gembur dan tanah tidak boleh kekeringan atau tergenang air (becek). Untuk mempercepat daun seledri tumbuh besar, buang setiap keluar anakan pada tanaman seledri, sehingga pertumbuhan daunnya maksimal.

Membiarkan tumbuh anakan akan mengurangi pertumbuhan besar daun, tetapi hal ini bisa dilakukan apabila kita ingin memperbanyak tanaman seledri tersebut lewat anakan, pisahkan anakan yang sudah cukup banyak perakarannya.

4. Pemupukan

Pemupukan cukup dengan menyemprotkan pupuk daun seperti Gandasil D seminggu sekali saja, Bunda.

5. Panen

Panen dapat dilakukan seminggu sekali dengan memetik daun yang sudah cukup besar.

Bagaimana? Bunda tertarik untuk menanam seledri di rumah?

Simak juga tips menyemai tomat di kebun secara langsung:

[Gambas:Video Haibunda]



(aci/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi