sign up SIGN UP search


moms-life

Penting Lho Bicarakan Kontrasepsi dengan Suami, Manfaat hingga Jenisnya

Asri Ediyati Selasa, 23 Jun 2020 19:09 WIB
ilustrasi pasangan caption
Jakarta -

Kontrasepsi kini masih jadi hal yang dinomorduakan oleh masyarakat Indonesia. Terbukti saat konselor laktasi Citra Ayu Mustika membuat polling kehamilan di tengah pandemi melalui Instagram-nya. Rupanya, ribuan netizen yang menjawab polling tersebut positif hamil karena belum berani memakai kontrasepsi.

"Saya agak khawatir mengapa banyak yang belum berani memakai kontrasepsi. Ternyata, jawaban yang paling dominan adalah karena mereka takut gemuk, jerawatan, dan kedua adalah tidak diizinkan oleh suaminya. Nah, jawaban yang kedua ini menarik," kata Citra di Webinar Saatnya Menjadi LELAKI ANDALAN: Peduli, Setara dan Bertanggung Jawab, Rabu (17/6/2020).

"Lalu saya coba bedah lagi, apa alasan suami tidak mengizinkan, rata-rata jawabannya yang paling populer adalah embel-embel agama terus yang kedua enggak tega sama istri," sambungnya.


Menurut ibu dua anak ini, padahal kontrasepsi enggak cuma untuk istri, Bunda. Namun, tanggung jawab soal kontrasepsi juga ada pada suami. Citra pun berharap, para suami memberikan izin untuk istri memakai kontrasepsi karena itu salah satu bentuk kasih sayang.

"Memberikan izin untuk istri memakai kontrasepsi karena itu salah satu bentuk kasih sayang, lho," kata Citra.

Handsome man kissing woman on cheek under a duvet in the bed. Happy young couple lying down comfortably in their bed at home. Young couple having fun lying on bed at home.ilustrasi pasangan suami istri/ Foto: iStock

Sementara, menurut pemerhati sosial Widya Setyanto, dari penelitian sebuah disertasi, penggunaan kondom laki-laki di Malaysia dan Indonesia hanya 2,9 persen. Lalu, hasil yang lebih parah lagi menunjukkan, penggunaan kontrasepsi di Indonesia baik laki-laki maupun perempuan mentok di angka 30 persen.

Ini artinya, para pasutri harusnya lebih sadar bahwa urusan kontrasepsi itu adalah urusan berdua, Bunda. "Untuk itu, perlu didiskusikan berdua, pemanfaatan, penggunaannya (kontrasepsi)," ujarnya di kesempatan yang sama.

Ryan, sapaan akrabnya, malah menyarankan para suami lebih baik menyerahkan urusan kontrasepsi pada istri. Maksudnya, istrinya yang menentukan kontrasepsi mana yang tepat untuk dipakai.

"Serahkan pada perempuan, karena kalau laki-laki kan (secara umum) hanya dua kontrasepsinya. Perempuan juga jadi korban paling besar," kata Ryan.

Belum lagi, menurutnya, kondom telah distigmatisasi masyarakat sebagai alat pencegah penularan penyakit seksual saja bukan kontrasepsi. Kondom seolah-olah jadi barang kelas dua yang dipakai oleh orang nakal. Kenyataannya, kontrasepsi dengan kondom juga bekerja kok, Bunda.

Jadi, untuk urusan kontrasepsi, baiknya didiskusikan bersama suami ya, Bunda. Sebagai wanita, Bunda perlu berani bicara metode KB mana yang paling tepat.

Simak juga pesan bijak Lenna Tan pada pasangan yang ingin menikah muda:

[Gambas:Video Haibunda]



(aci/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi